Anggaran Gendut Perjalanan Dinas DPRD Kota Madiun Jadi Sorotan, Lebih Elok Digeser Untuk Pendidikan
- account_circle Mandor
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 80
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Anggaran Perjalanan Dinas wakil rakyat belakangan jadi sorotan. Di Kota Madiun, tahun 2026 ini DPRD sudah menganggarkan sekittar 11 milyar untuk 30 orang anggota dewan.
Sementara Dinas Pendidikan tahun ajaran baru ini memasang 2,1 milyar pengadaan seragam baru beserta atribut untuk ribuan calon siswa SD dan SMP. Kondisi jomplang sontak memantik reaksi publik.
Mantan ketua Bawaslu Kota Madiun, Kokok Heru Purwoko cukup kaget mendengar nilai besarnya anggaran perjalanan dinas DPRD. Dia tidak yakin perjalanan dinas hasilnya bisa maksimal.
“Angka yang sangat jumbo, dan gendut. Masak setahun mau dolan saja. Itu kan percuma. Itu dewan mau pergi kemana saja sampai 11 milyar setahun,” ujar Kokok HP, melalui sambungan telepon, Minggu (24/05/2026).
Dia menyarankan lebih bijak dan elok kalau anggaran itu digeser nanti saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026. “Wajib hukumnya digeser itu di PAK, kan PAK sebentar lagi,” katanya.
Kokok membandingkan anggaran perjalanan dinas dengan kondisi anggaran pendidikan. Misal saat ini Dinas Pendidikan ada alokasi seragam baru 2,1 milyar. “Sangat jomplang, ribuan calon siswa baru bisa dianggarkan hanya 2,1 milyar” sergahnya.
Diketahui, anggaran DPRD Kota Madiun tahun 2026 pada pos pengadaan belanja dan jasa total ada 86 item. Masing masing dibagi pos pengadaan swakelola ada 43 item dengan nilai 15,5 milyar termasuk di dalamnya 11 milyar perjalanan dinas
Sedangkan pengadaan non swakelola juga sama ada 43 item dengan total 5,7 milyar.
Sehingga jika ditotal pengadaan di laman Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) totalnya mencapai 21,3 milyar. (Ndor)
- Penulis: Mandor
- Editor: Diez





