Niat Mancing Berujung Petaka, Bocah 10 Tahun di Ponorogo Tewas Tenggelam
- account_circle Ega Patria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 65
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Ponorogo — Empat bocah berusia sekitar 10 tahun tenggelam di Sungai Kedung Sulur, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut, satu anak meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil diselamatkan.
Korban meninggal diketahui berinisial AF (10), warga Desa Glinggang, Kecamatan Sampung, Ponorogo. Korban merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, putra pasangan Khusnuddin (40) dan Ryna Setyani (35).
Sedangkan tiga anak lain yang selamat yakni HS (10), HN (10), dan AY (10), warga Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan. Salah satu korban selamat, HS, sempat menjalani observasi di Puskesmas Badegan.
Kapolsek Badegan AKP Hariyono mengatakan, peristiwa bermula saat keempat anak tersebut memancing di area Sungai Kedung Sulur. Karena tidak mendapatkan ikan, mereka kemudian memutuskan mandi dan berenang di sungai.
“Anak-anak ini awalnya memancing, kemudian mandi di sungai. Korbannya ada empat, satu meninggal dunia dan satu sempat dibawa ke puskesmas. Berdasarkan informasi dari orang tua, mereka tidak bisa berenang,” ujar AKP Hariyono.
Diduga para korban tidak mengetahui kedalaman sungai. Mereka tenggelam di bagian sungai yang dikenal warga sebagai “kedung” dengan kedalaman sekitar enam meter.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berusaha memberikan pertolongan. Tiga anak berhasil diselamatkan, sementara AF hilang tenggelam.
Suwito, warga setempat, mengatakan dua anak sempat berteriak meminta tolong saat melihat temannya tenggelam. Warga bernama Jamal kemudian datang membantu proses penyelamatan.
“Awalnya mereka memancing lalu mandi di sungai. Ada yang tenggelam dan teman-temannya teriak minta tolong,” kata Suwito.
Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih dua jam, tubuh korban akhirnya ditemukan warga tidak jauh dari lokasi awal tenggelam.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan pihak keluarga. (Ega)
- Penulis: Ega Patria
- Editor: Diez





