Sabtu, 24 Okt 2026
Trending Tags

Penggeledahan KPK di Kota Madiun, Rumah Warga Jatiwangi Disasar, Kaos Pilkada dan HP Disita

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 410
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Penggeledahan KPK di rumah warga Perumahan Jatiwangi Regency Kota Madiun, sejumlah barang disita. (7/4/2026). Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun, Selasa (7/4/2026). Kali ini, rumah seorang warga di Perumahan Jatiwangi Regency menjadi sasaran.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang milik penghuni rumah, Agung Tri Winarto. Barang yang diamankan antara lain kaos bertema Pilkada 2024 serta satu unit telepon seluler.

“Yang dibawa tadi kaos sama HP saya. Kaosnya memang banyak, itu kaos Pilkada,” ujar Agung kepada awak media.

Agung menegaskan tidak ada dokumen lain yang turut disita dalam proses tersebut. Ia juga membantah memiliki keterkaitan proyek dengan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi yang saat ini tengah tersangkut kasus dugaan korupsi.

“Tidak ada sama sekali. Hanya sebatas pertemanan,” katanya.

Penggeledahan berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB dan melibatkan sekitar delapan personel KPK. Sejumlah kendaraan operasional terlihat terparkir di depan lokasi selama kegiatan berlangsung.

Petugas kepolisian turut dikerahkan untuk melakukan pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif.

Langkah ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Maidi. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan suap, pemerasan, serta penyalahgunaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Sehari sebelumnya, Penyidik KPK telah menggeledah rumah pribadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun, Noor Aflah. Selain itu, kantor kontraktor PT Uler Raya Indonesia di Kecamatan Jiwan juga turut menjadi sasaran penggeledahan dalam rangkaian penyidikan yang sama. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan  photo_camera 3

    Pembekalan dan Pelatihan Damkar Bagi Karyawan SPPG Simo dan SPPG Krajan 

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 460
    • 0Komentar

    Sinergia| Kab.Madiun – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Simo Balerejo dan SPPG Krajan Mejayan mengadakan pelatihan pemadam kebakaran (Damkar) bagi seluruh relawannya. Diadakan di SPPG Krajan Mejayan, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), utamanya saat terjadi kebakaran. “Kami mengundang Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun untuk mengedukasi tim relawan baik dari SPPG […]

    Bagikan
  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Kerahkan 355 Personel dan Pantau Titik Rawan 24 Jam photo_camera 2

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Kerahkan 355 Personel dan Pantau Titik Rawan 24 Jam

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menggelar apel pasukan Operasi Angkutan Lebaran 2026 pada Jumat (13/3/2026). Apel ini menjadi bagian dari kesiapan KAI Daop 7 dalam menghadapi lonjakan penumpang sekaligus memperkuat pengamanan perjalanan kereta api selama musim mudik dan balik Lebaran. Vice President Daop 7 Madiun, Ali […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    Pemkab Madiun Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir dan Longsor

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Lapangan Desa Kuwu, Kecamatan Balerejo, Kamis (11/12/2025). Apel dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dan diikuti ratusan personel gabungan dari berbagai instansi. Dalam keterangannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa Madiun termasuk wilayah yang rentan terhadap […]

    Bagikan
  • PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    PR Pemkab Madiun ! 22 Ribu Rumah Tangga di Madiun Belum Nikmati Akses Sanitasi Layak

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun memiliki segudang pekerjaan rumah salah satunya masih banyak rumah tangga di 206 Desa/Kelurahan belum memiliki Sanitasi limbah domestik yang layak. Tercatat sekitar 22 ribu rumah tangga di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, belum memiliki akses terhadap sanitasi yang layak. Angka ini setara dengan 12,4 persen dari total 184 […]

    Bagikan
  • Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    Tak Terima Diceraikan, Pria Bacok Mantan Istri dan Kakak Ipar Hingga Luka Parah

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Seorang pria di Ponorogo nekat membacok mantan istri dan kakak iparnya hingga mengalami luka serius di kepala dan tangan. Pelaku, Sugito, warga Desa Munggung, Kecamatan Pulung, langsung menyerahkan diri ke polisi usai melakukan penganiayaan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (28/3) di Desa Pupus, Kecamatan Ngebel, Ponorogo. Korban, Sutiyem (40) dan […]

    Bagikan
  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
expand_less