Berita Terkini
Trending Tags

Dispendukcapil Kebut Aktivasi IKD, Hingga Terjun ke Desa – Desa

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 227
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dispendukcapil Madiun kebut aktivasi IKD lewat layanan keliling desa. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menargetkan warga usia produktif untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Hingga akhir April 2026, capaian aktivasi IKD di Kabupaten Madiun tercatat telah mencapai 20 persen dari total wajib KTP.

Berdasarkan data Dispendukcapil Kabupaten Madiun, jumlah warga yang telah memiliki KTP elektronik mencapai 585.100 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 120.697 warga telah mengaktivasi IKD.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Madiun, Sayogyo, mengatakan pihaknya kini memfokuskan percepatan aktivasi IKD kepada masyarakat berusia 17 hingga 45 tahun. Kelompok usia tersebut dinilai lebih familiar dengan penggunaan smartphone sehingga lebih mudah mengakses aplikasi IKD.

“585.100 kami sudah mencapai 120.697 sehingga sudah mencapai 20,69 persen. Warga Kabupaten Madiun usia 17 tahun sampai 45 supaya aktivasi IKD atau Identitas Kependudukan Digital,” kata Sayogyo Senin (18/5/2026).

Menurutnya, Dispendukcapil rutin membuka layanan adminduk keliling di berbagai desa setiap bulan. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan capaian aktivasi IKD sekaligus perekaman KTP elektronik bagi warga.

Di sisi lain, warga berusia di atas 45 tahun dinilai masih mengalami kendala dalam penggunaan smartphone sehingga proses aktivasi IKD belum optimal pada kelompok tersebut.

” Kami dari dispendukcapil terus mendorong penggunaan IKD karena dinilai lebih praktis dan memudahkan masyarakat dalam berbagai aktivitas administrasi,  Selain itu, IKD juga telah diakui sebagai identitas resmi yang sah selain KTP fisik.” tambahnya.

Dispendukcapil Kabupaten Madiun berharap peningkatan layanan jemput bola ke desa-desa dapat mempercepat transformasi administrasi kependudukan berbasis digital di wilayah tersebut. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Soekarno-Hatta Ngawi, Polisi Gerak Cepat Atasi Gangguan Lalu Lintas

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Sebuah pohon tumbang menutup sebagian ruas Jalan Soekarno-Hatta, Desa Kartoharjo, Kecamatan Ngawi, pada Sabtu siang (21/6/2025). Insiden ini sempat menghambat arus kendaraan di jalur utama tersebut. Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polres Ngawi bersama Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, segera turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di tempat kejadian, […]

    Bagikan
  • Lewati Medan Terjal, Prajurit Lintas Udara Yonif 501/BY Evakuasi Warga Maybrat Yang Terserang Babi Hutan

    Lewati Medan Terjal, Prajurit Lintas Udara Yonif 501/BY Evakuasi Warga Maybrat Yang Terserang Babi Hutan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Maybrat/Papua – Prajurit Lintas Udara Yonif 501/BY bergerak cepat usai menerima informasi seorang warga yang menjadi korban serangan babi hutan saat berkebun di Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya. Tim yang dipimpin oleh Serda Edy Siswanto segera bergerak menuju lokasi kejadian. Serangan babi hutan memang sering kali terjadi di wilayah perkebunan saat warga […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    Ratusan Warga Magetan Capai Usia Seabad, Disdukcapil Perkuat Layanan Jemput Bola

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 304
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan tak hanya dikenal dengan potensi wisata alamnya, tetapi juga memiliki fenomena demografi yang cukup mencuri perhatian. Ratusan warganya tercatat berusia 100 tahun lebih. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mencatat, sedikitnya 156 warga masuk kategori lansia berusia sekitar satu abad. Dari jumlah tersebut, 126 orang berusia 100 […]

    Bagikan
  • Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan penarikan iuran oleh SMA Negeri 2 Mejayan kepada orang tua/walimurid mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam unggahan di akun Instagram @emildardak pada Rabu (04/06/2025), ditegaskan agar jangan pernah mau jika ada yang memaksakan iuran di SMA/SMK di Jawa Timur. Pemprov Jatim menegaskan jika tidak […]

    Bagikan
  • Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    Bagikan Bendera Merah Putih, Kapolsek Wungu Ajak Warga Tingkatkan Rasa Nasionalis Jelang HUT ke-80 RI

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Wungu menggelar aksi pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 7 Agustus 2025 bersama jajaran TNI dan Kecamatan Wungu di Jalan Raya Perbatasan Kota- Kabupaten Madiun. Kapolsek […]

    Bagikan
  • Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    Petani Tebu PG Rejoagung Madiun Aman Pembayaran, Berbeda dengan Wilayah SGN

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Ketika banyak petani tebu di Kabupaten Madiun mengeluhkan pembayaran hasil panen yang macet, petani tebu di bawah naungan Pabrik Gula (PG) Rejoagung Baru justru tak mengalami masalah serupa. Mereka menerima pembayaran hasil giling tebu setiap pekan sesuai harga pokok penjualan (HPP) Rp14.500 per kilogram. Sekretaris DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat […]

    Bagikan
expand_less