Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kurang Hati-Hati Saat Bakar Sampah, Lansia di Magetan Alami Luka Bakar 68 Persen

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Magetan – Niat membersihkan sampah di pinggir jalan dengan cara dibakar berujung petaka bagi Sukarno, 77, warga Kelurahan Bendo, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ia mengalami luka bakar hingga 68 persen setelah api merembet ke rumpun bambu dan kini menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD dr. Sayidiman Magetan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026). Sukarno diduga panik ketika api yang semula digunakan untuk membakar sampah merembet ke rumpun bambu di sekitarnya. Ia kemudian berusaha memadamkan api seorang diri hingga mengalami luka bakar serius.

Camat Bendo, Hermin Supraptiwi, membenarkan kondisi korban yang masih membutuhkan penanganan medis intensif. Berdasarkan keterangan dokter yang menangani, luka bakar yang dialami Sukarno mencapai 68 persen.

“Betul, berdasarkan keterangan dokter yang menangani, Pak Karno mengalami luka bakar 68 persen. Sekarang masih di ICU Magetan,” kata Hermin saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Menurut Hermin, Sukarno sempat direncanakan dirujuk ke rumah sakit yang memiliki layanan bedah plastik untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, rencana tersebut belum terealisasi karena masih menunggu kepastian rumah sakit yang bersedia menerima pasien.

“Sebetulnya dirujuk ke bedah plastik, tetapi mungkin menunggu jawaban dari rumah sakit yang mau menerima belum ada. Akhirnya di Magetan saja,” ujarnya.

Di tengah kondisi korban yang membutuhkan perawatan intensif, persoalan sosial keluarganya turut menjadi perhatian pemerintah setempat. Sukarno diketahui tinggal bersama anaknya yang merupakan penyandang disabilitas.

Hermin mengatakan, Sukarno merupakan penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan telah memiliki jaminan kesehatan. Meski demikian, pemerintah kecamatan berupaya mengoordinasikan bantuan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan korban dan keluarganya.

Pihak kecamatan telah berkomunikasi dengan Dinas Sosial dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Selain itu, pemerintah kecamatan membuka donasi bagi masyarakat yang ingin turut membantu meringankan beban keluarga Sukarno.

“Kami sudah komunikasikan dengan Dinsos dan Baznas. Kami juga membuka donasi untuk beliau,” jelas Hermin.

Selama Sukarno menjalani perawatan di rumah sakit, sejumlah anggota keluarga, termasuk keponakan dan saudara iparnya, bergantian mendampingi korban.

Sebelumnya, Kapolsek Bendo AKP Agus Supriyanto menjelaskan, peristiwa bermula ketika Sukarno membersihkan sampah di pinggir jalan dengan cara membakarnya. Namun, api kemudian merembet ke rumpun bambu di sekitar lokasi.

Diduga panik melihat api yang semakin membesar, korban berusaha memadamkannya seorang diri hingga mengalami luka bakar serius.

“Awalnya korban itu membersihkan sampah-sampah dengan cara dibakar. Lalu apinya merembet ke rumpun bambu. Diduga panik korban mencoba memadamkan api sendirian hingga akhirnya mengalami luka bakar serius,” terang Agus.

Agus mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat cuaca kering. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merembet ke vegetasi atau material lain yang mudah terbakar, sehingga membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

“Yang jelas, jangan bakar-bakar saat kemarau seperti ini. Selain membahayakan diri sendiri, juga dapat membahayakan orang lain,” tegasnya.

Masyarakat diimbau menghindari pembakaran sampah secara terbuka, khususnya di dekat rumpun bambu, semak kering, dan bahan mudah terbakar lainnya. Jika api mulai membesar dan sulit dikendalikan, warga sebaiknya segera menjauh ke tempat aman dan meminta bantuan petugas daripada mengambil risiko memadamkannya seorang diri. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 618
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
  • Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    Nahas, Cari Ikan di Jam Sekolah, Pelajar MTs di Ponorogo Tewas Tenggelam

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Ponorogo ditemukan tewas tenggelam di Sungai Genting, Desa Menang, Kecamatan Jambon, Kamis (13/2/2025). Insiden ini terjadi saat jam sekolah. Ketika itu, korban bersama teman-temannya pergi berburu ikan mabuk di sungai. Korban, Revaldo Novanda Putra (12), siswa kelas 1 MTs meninggalkan sekolah saat jam istirahat […]

    Bagikan
  • Titik Api Baru Muncul di Lereng Lawu Magetan, 8 Hektare Hutan Pinus Terbakar

    Titik Api Baru Muncul di Lereng Lawu Magetan, 8 Hektare Hutan Pinus Terbakar

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu kembali memunculkan titik api baru di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026). Sedikitnya delapan hektare kawasan hutan produksi di Petak 66 RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, terdampak kobaran api. Titik kebakaran diketahui sekitar pukul 11.30 WIB setelah kepulan asap terlihat dari kawasan hutan di […]

    Bagikan
  • KBIHU Ulul Azmi Al Mukarromah Gelar Walimatus Safar Haji, 51 Jemaah Siap Berangkat ke Tanah Suci

    KBIHU Ulul Azmi Al Mukarromah Gelar Walimatus Safar Haji, 51 Jemaah Siap Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang musim haji tahun 2025, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Ulul Azmi Al Mukarromah Madiun menggelar acara Walimatus Safar Haji bersama 51 calon jemaah pada Senin (12/05/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan persiapan spiritual dan logistik para jemaah sebelum berangkat menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Dari […]

    Bagikan
  • 380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    380 Calhaji Asal Kabupaten Madiun Mulai Jalani Pemeriksaan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Ratusan Calon Jemaah Haji (CJH) mulai melakukan berbagai persiapan syarat keberangkatan. Salah satunya yakni pemeriksaan kesehatan sebagai syarat keberangkatan haji tahun ini. Sebanyak 380 dari total kuota 382 calon jemaah telah melaksanakan pemeriksaan per tanggal 8 Februari 2025 lalu. “Dari data yang masuk di Siskohat (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu), di […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati area Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Rabu (23/07/2025), untuk mengikuti tradisi kirab tumpeng porak penutup bulan Muharram atau Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, warga sudah memenuhi lokasi untuk menunggu delapan tumpeng raksasa berisi hasil bumi yang dikirab dari Kantor Kecamatan Kauman. Setibanya di lokasi, tumpeng-tumpeng […]

    Bagikan
expand_less