Selasa, 27 Okt 2026
Trending Tags

Tambang di Magetan, Izin Dari Provinsi Jateng, Operasi di Jatim

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Protes akan keberadaan Tambang yang izinnya dari Jateng, Foto : Kusnanto – Sinergia

Aktivitas Tambang Parang Magetan Tuai Protes Warga

Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang seluas lebih dari 10 hektar di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendadak menjadi sorotan. Pasalnya, kegiatan pertambangan yang dijalankan oleh CV Putra Anugerah tersebut diduga belum mengantongi izin resmi dari Provinsi Jawa Timur, meski telah beroperasi di wilayah Magetan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat perusahaan yang bersangkutan disebut hanya mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Magetan sebelumnya tidak mengetahui keberadaan aktivitas pertambangan tersebut.

Warga sekitar tambang pun melayangkan protes keras. Mereka menilai kehadiran tambang tersebut ilegal dan meresahkan, serta mendesak agar aktivitasnya dihentikan. Suasana mediasi antara warga dan pihak perusahaan yang digelar Forkopimda Magetan di Balai Desa Sayutan, Rabu (07/05/2025), sempat berlangsung tegang hingga aparat kepolisian turun tangan untuk menjaga kondusivitas.

Perwakilan CV Putra Anugerah, Edy, sempat mengklaim telah mengantongi izin dari dua provinsi. Namun setelah dilakukan pengecekan, dokumen yang ditunjukkan ternyata hanya berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Magetan, Heru Triyono, membenarkan hal tersebut.

“Setelah kami periksa, dokumen izin yang diklaim berasal dari dua wilayah, ternyata hanya ada satu, yaitu dari Jawa Tengah,” ujar Heru.

Aktivitas Tambang Parang Magetan Tuai Protes Warga

Image Not Found
Kondisi tambang di Magetan yang di protes oleh warga, Foto : Kusnanto – Sinergia

Menanggapi situasi ini, pemerintah daerah mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara seluruh kegiatan tambang di lokasi tersebut. Pemkab Magetan kini tengah menunggu hasil koordinasi lanjutan antara Dinas ESDM dari dua provinsi serta kementerian terkait guna menentukan langkah selanjutnya.

“Perwakilan CV Putra Anugerah telah diminta menghentikan aktivitas pertambangan hingga ada keputusan resmi dari instansi yang berwenang,” lanjut Heru.

Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Magetan, Supriyanto Joyo, menilai kejadian ini sebagai bentuk pelanggaran tata kelola pertambangan. Ia menegaskan bahwa izin usaha harus sesuai dengan wilayah administratif lokasi kegiatan.

“Kalau wilayah tambangnya di Magetan, maka izinnya harus dari Jawa Timur. Ini soal kepatuhan hukum dan ketertiban administrasi yang tak bisa diabaikan,” tegas Supriyanto.

Tambang tersebut berada di kawasan kebun jeruk, tepatnya di Dusun Jeruk, Desa Sayutan, tak jauh dari tugu batas Jawa Timur–Jawa Tengah. Lahan yang digunakan merupakan petok dan pipil milik warga setempat. Seluruh alat berat dan peralatan tambang kini telah diamankan.

Warga Desa Sayutan menyatakan menerima keputusan penghentian sementara tersebut. Namun mereka berharap pemerintah daerah ke depan lebih sigap dan aktif dalam mengawasi aktivitas pertambangan di wilayahnya.

Langkah preventif, bukan sekadar reaktif, dinilai penting untuk mencegah masuknya aktivitas tambang tak berizin yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    Penyaluran PKH Tahap Pertama Sentuh 27 Ribu Lebih KPM

    • calendar_month Sabtu, 20 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap pertama tahun 2025 telah menyentuh 27.295 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Magetan. Bantuan sosial ini langsung dikirimkan oleh Kementerian Sosial ke rekening masing-masing penerima sesuai dengan kategori yang ditetapkan. Kabid Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Magetan, Dwi Cahyo Ariwibowo, menerangkan bahwa nilai […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 380
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Bengawan Solo, Minggu (15/2/2026) siang. Penemuan tersebut pertama kali dilihat oleh seorang warga yang sedang memancing di tepi sungai, sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak berwenang. Rekaman video warga memperlihatkan tubuh perempuan itu dalam […]

    Bagikan
  • MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    MBG di Ponorogo Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ponorogo untuk sementara dihentikan. Pantauan di lapangan, aktivitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di halaman Kodim 0802 Ponorogo tampak sepi pada Senin (19/05/2025). Tak terlihat kegiatan memasak maupun lalu-lalang kendaraan pengantar makanan seperti biasanya. Dua unit mobil pickup yang biasa […]

    Bagikan
  • Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    Apel Perdana Usai Lebaran: ASN Terlambat, Ada yang ‘Adu Cepat’ Lewat Pagar

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana apel perdana pasca libur Idul Fitri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/3/2026) pagi, diwarnai pemandangan tak biasa. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) terpantau datang terlambat, bahkan ada yang nekat mencari jalan alternatif hingga melompati pagar demi menghindari keterlambatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya belasan ASN terlihat tidak hadir tepat […]

    Bagikan
  • Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serangan hama tikus dan wereng coklat masih menjadi ancaman utama bagi pertanaman padi di Kabupaten Magetan pada musim tanam tahun ini. Meski luas serangan relatif terkendali dibandingkan total luas tanam padi yang mencapai 62.767 hektare, petani diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) […]

    Bagikan
  • Peringati HAN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Anak Disabilitas Naik Kereta Gratis dan Tampilkan Unjuk Bakat

    Peringati HAN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Anak Disabilitas Naik Kereta Gratis dan Tampilkan Unjuk Bakat

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh setiap 23 Juli dengan menggelar kegiatan edukasi bagi anak-anak penyandang disabilitas. Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak merasakan pengalaman naik kereta api secara gratis sekaligus menampilkan berbagai pertunjukan bakat. Kegiatan diikuti siswa-siswi dari SLB […]

    Bagikan
expand_less