Berita Terkini
Trending Tags

Tambang di Magetan, Izin Dari Provinsi Jateng, Operasi di Jatim

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 105
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Protes akan keberadaan Tambang yang izinnya dari Jateng, Foto : Kusnanto – Sinergia

Aktivitas Tambang Parang Magetan Tuai Protes Warga

Sinergia | Kab. Magetan – Aktivitas tambang seluas lebih dari 10 hektar di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendadak menjadi sorotan. Pasalnya, kegiatan pertambangan yang dijalankan oleh CV Putra Anugerah tersebut diduga belum mengantongi izin resmi dari Provinsi Jawa Timur, meski telah beroperasi di wilayah Magetan.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat perusahaan yang bersangkutan disebut hanya mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ironisnya, Pemerintah Kabupaten Magetan sebelumnya tidak mengetahui keberadaan aktivitas pertambangan tersebut.

Warga sekitar tambang pun melayangkan protes keras. Mereka menilai kehadiran tambang tersebut ilegal dan meresahkan, serta mendesak agar aktivitasnya dihentikan. Suasana mediasi antara warga dan pihak perusahaan yang digelar Forkopimda Magetan di Balai Desa Sayutan, Rabu (07/05/2025), sempat berlangsung tegang hingga aparat kepolisian turun tangan untuk menjaga kondusivitas.

Perwakilan CV Putra Anugerah, Edy, sempat mengklaim telah mengantongi izin dari dua provinsi. Namun setelah dilakukan pengecekan, dokumen yang ditunjukkan ternyata hanya berasal dari Provinsi Jawa Tengah.

Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdakab Magetan, Heru Triyono, membenarkan hal tersebut.

“Setelah kami periksa, dokumen izin yang diklaim berasal dari dua wilayah, ternyata hanya ada satu, yaitu dari Jawa Tengah,” ujar Heru.

Aktivitas Tambang Parang Magetan Tuai Protes Warga

Image Not Found
Kondisi tambang di Magetan yang di protes oleh warga, Foto : Kusnanto – Sinergia

Menanggapi situasi ini, pemerintah daerah mengambil langkah cepat dengan menghentikan sementara seluruh kegiatan tambang di lokasi tersebut. Pemkab Magetan kini tengah menunggu hasil koordinasi lanjutan antara Dinas ESDM dari dua provinsi serta kementerian terkait guna menentukan langkah selanjutnya.

“Perwakilan CV Putra Anugerah telah diminta menghentikan aktivitas pertambangan hingga ada keputusan resmi dari instansi yang berwenang,” lanjut Heru.

Ketua Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Magetan, Supriyanto Joyo, menilai kejadian ini sebagai bentuk pelanggaran tata kelola pertambangan. Ia menegaskan bahwa izin usaha harus sesuai dengan wilayah administratif lokasi kegiatan.

“Kalau wilayah tambangnya di Magetan, maka izinnya harus dari Jawa Timur. Ini soal kepatuhan hukum dan ketertiban administrasi yang tak bisa diabaikan,” tegas Supriyanto.

Tambang tersebut berada di kawasan kebun jeruk, tepatnya di Dusun Jeruk, Desa Sayutan, tak jauh dari tugu batas Jawa Timur–Jawa Tengah. Lahan yang digunakan merupakan petok dan pipil milik warga setempat. Seluruh alat berat dan peralatan tambang kini telah diamankan.

Warga Desa Sayutan menyatakan menerima keputusan penghentian sementara tersebut. Namun mereka berharap pemerintah daerah ke depan lebih sigap dan aktif dalam mengawasi aktivitas pertambangan di wilayahnya.

Langkah preventif, bukan sekadar reaktif, dinilai penting untuk mencegah masuknya aktivitas tambang tak berizin yang dapat merugikan masyarakat dan mengganggu ketertiban daerah.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    Polres Ponorogo Bagikan Ratusan Paket Sembako Untuk Tukang Becak

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Polres Ponorogo bersama sejumlah organisasi mahasiswa menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) bagi para pengemudi becak kayuh di depan gerbang Mapolres Ponorogo, Senin pagi (20/10/2025). Setidaknya ada 250 tukang becak menerima paket sembako yang diserahkan langsung oleh Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo. Kegiatan ini melibatkan perwakilan mahasiswa dari HMI, PMII, IMM, […]

    Bagikan
  • Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    Seorang Warga Tolak Jenazah Lewat Depan Rumah, Pengantar Terpaksa Lintasi Sungai Berbatu

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peristiwa tak biasa terjadi di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Rombongan pengantar jenazah terpaksa menyeberangi sungai berbatu karena dilarang melintasi jalan dan jembatan di depan rumah salah satu warga. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 19 April 2025 sekitar pukul 15.00 WIB, saat jenazah Mulyadi (38), warga Desa Wates, hendak dimakamkan di […]

    Bagikan
  • Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

    Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda gudang farmasi milik RSUD dr Harjono Ponorogo, Minggu (4/1/2026) sore. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan setelah asap hitam pekat membumbung di area rumah sakit Lokasi kebakaran berada di bangunan terpisah dari ruang perawatan pasien Humas RSUD dr Harjono Ponorogo, Sugianto, menjelaskan kebakaran diketahui sekitar pukul 16.15 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    Tukang Becak Di Kota Madiun Ditemukan Meninggal Dunia, Ada Bercak Darah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga RT 30 RW 08, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, digemparkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan, Selasa (28/10/2025). Korban diketahui bernama Soleman (73), warga Jiwan, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak. Menurut keterangan warga sekitar, korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan luka […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    Ini Langkah Pemkot Madiun Dalam Penataan Pedagang Kaki Lima

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi salah satu penggerak ekonomi di masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah bagi para PKL bukan berupa penertiban, melainkan penataan. Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dalam sosialisasi Peraturan Daerah serta Peraturan Wali Kota Madiun tentang PKL yang diikuti pelaku […]

    Bagikan
  • Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    Arus Mudik Mulai Naik, 15.600 Kendaraan Keluar Tol Madiun dalam Sehari

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Volume kendaraan pada masa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan signifikan di wilayah Madiun. Hingga Selasa malam (17/3/2026), tercatat belasan ribu kendaraan pribadi keluar melalui Gerbang Tol Madiun. Direktur Utama PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), Arie Irianto, menyebut lonjakan mulai terlihat sejak H-5 hingga H-4 Lebaran. “Dari data […]

    Bagikan
expand_less