
Sinergia | Magetan – Sebuah sepeda motor Honda bernopol AD 6778 SD ditemukan dalam kondisi ringsek di tepi Jalan Tembus Sarangan, kawasan turunan tajam Lawu Green Forest (LGF), Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (4/1/2025). Motor tersebut berada di lokasi tanpa pengendara, sehingga sempat memicu kepanikan warga dan para pengguna jalan yang melintas.
Penampakan motor rusak berat tanpa pemilik membuat warga sekitar menduga telah terjadi kecelakaan serius. Lokasi kejadian yang berada di jalur ekstrem dengan turunan panjang, tikungan menyudut, serta jurang di sisi jalan menambah ketegangan.
Bayu, salah seorang warga yang melihat pertama kali, mengatakan banyak orang langsung mengira pengendaranya terjatuh ke jurang.
“Waktu ditemukan, motornya sudah rusak dan pengendaranya tidak tampak. Itu membuat warga menganggap korban mungkin terperosok ke jurang,” tuturnya.
Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa sepeda motor tersebut dikendarai Rico (20), warga Karanganyar, Jawa Tengah. Ia ditemukan dalam keadaan selamat meski mengalami luka ringan.
Rico saat itu melaju dari arah Cemorosewu menuju Sarangan bersama beberapa temannya. Ketika hendak melewati pertigaan jalur tembus dan jalur lama Sarangan, rem motornya tiba-tiba gagal berfungsi. Dari keterangan yang disampaikan kepada warga, insiden terjadi karena besi pengait rem tromol belakang patah, membuat motor tak bisa dikendalikan hingga menabrak pembatas jalan.
Meskipun motornya ringsek, Rico tidak sampai terpental ke jurang. Ia hanya mengalami lecet pada tangan dan kaki. Menyadari kondisinya selamat, ia memutuskan meninggalkan motor dan berjalan ke titik yang memiliki sinyal ponsel untuk menghubungi rombongannya.
“Kondisi korban baik, hanya ada luka lecet. Dia berjalan pergi karena di area itu sulit sekali mendapatkan sinyal,” pungkas Bayu. (Nan/Krs)