Berita Terkini
Trending Tags

Ketersediaan Fasilitas UMKM Magetan Dinilai Belum Maksimal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
  • visibility 80
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pusat Oleh – Oleh Kota Magetan. Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus melakukan upaya demi memperkuat perekonomian lokal melalui dukungan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Industri Kecil Menengah (IKM). Sejumlah program strategis telah digulirkan, termasuk pembangunan Rumah Promosi dan Rumah Kemasan. Namun, hingga kini, sebagian pelaku usaha menilai manfaat kedua fasilitas tersebut belum sepenuhnya dirasakan.

Rumah Promosi yang dibangun oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Magetan mulanya bertujuan agar menjadi etalase produk unggulan IKM, mulai dari olahan makanan hingga kerajinan kulit. Bangunan itu berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Selosari, fasilitas ini berdiri tak jauh dari sentra industri kulit di Jalan Sawo.

Proyek yang dikerjakan pada tahun anggaran 2021 itu menelan dana sekitar Rp 2,07 miliar dari APBD setelah proses lelang, dari pagu awal Rp 3 miliar. Saat ini, pelaku IKM masih bisa dengan leluasa menempati lokasi tersebut tanpa biaya, sambil menunggu hasil appraisal untuk pengelolaan lanjutan. Pemkab Magetan juga berencana bakal menyerahkan pengelolaannya kepada pihak ketiga dengan dalih agar lebih profesional.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan peningkatan daya saing UMKM yang tertuang dalam Renstra Dinas Koperasi dan UMKM 2024–2026 serta Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026. Bahkan pada 2023, sejumlah pelaku usaha dan pejabat Disperindag melakukan studi banding ke Gerai Decomekers di Yogyakarta untuk belajar strategi promosi dan pemasaran produk lokal.

Selain Rumah Promosi, Pemkab Magetan juga membangun Rumah Kemasan pada tahun 2020 dengan anggaran Rp 2,3 miliar dari APBD. Fasilitas ini dirancang untuk membantu pelaku UMKM dalam urusan desain dan kualitas kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Namun, bangunan tersebut kini difungsikan sementara sebagai kantor Disperindag dengan alasan efisiensi anggaran. Kondisi ini menimbulkan kritik karena fasilitas yang sejatinya disiapkan untuk mendukung UMKM belum menjalankan peran sebagaimana mestinya.

Kebijakan pengembangan Rumah Kemasan sendiri sejalan dengan arahan Kementerian UMKM. Pada Januari 2025, Menteri Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya fasilitas semacam ini untuk menekan biaya produksi dan distribusi, seperti yang telah berhasil diterapkan di Temanggung.

Seorang pelaku usaha makanan ringan di Magetan mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pemanfaatan fasilitas tersebut. Ia menilai program dengan anggaran besar itu tidak berjalan sesuai harapan.

“Tempat promosi itu jarang diketahui pelaku usaha. Sejak pengelolaannya berpindah ke Disperindag, kegiatan di sana jadi sepi. Sayang, padahal tujuannya bagus,” ujarnya.

Ia juga menyebut sosialisasi mengenai Rumah Kemasan belum menyentuh banyak pelaku usaha.

“Saya sendiri tidak pernah mendapat informasi bagaimana cara memanfaatkan fasilitas itu. Sepertinya hanya kalangan tertentu yang tahu,” tambahnya.

Menurutnya, koordinasi antardinas perlu diperkuat.

“Akan lebih baik jika semua pihak, termasuk bupati, duduk bersama mencari solusi. Fasilitas sudah ada, tinggal bagaimana memaksimalkannya agar benar-benar bermanfaat,” sarannya.

Beberapa tahun terakhir, Rumah Promosi dilaporkan sepi pengunjung dan memerlukan evaluasi menyeluruh. Berdasarkan kajian akademik Universitas Brawijaya, strategi pengembangan UMKM di Magetan masih perlu ditingkatkan terutama dalam akses permodalan dan pemasaran.

Meski demikian, potensi IKM Magetan tetap menjanjikan. Produk kulit yang menjadi ikon daerah terus dikenal luas. Pada 2025, UMKM Magetan bahkan tampil di Anjungan Jawa Timur TMII untuk memperkenalkan produk lokal ke pasar yang lebih besar.

Pemerintah daerah diharapkan segera menuntaskan proses administrasi dan membuka ruang kolaborasi dengan pelaku usaha agar Rumah Promosi dan Rumah Kemasan benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi rakyat.

Dengan pengelolaan yang tepat, dua fasilitas tersebut dapat menjadi fondasi penting menuju kemandirian UMKM Magetan di masa depan.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    Cuaca Ekstrem Terjang Tiga Kecamatan di Ngawi, Tiga Rumah Warga Rusak Parah

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Ngawi. Hujan deras yang berlangsung lama disertai angin kencang menerjang tiga kecamatan sekaligus pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Widodaren, Kecamatan Ngawi, dan Kecamatan Kedunggalar. Kasi Kedaruratan BPBD Ngawi, Partoyo, mengonfirmasi bahwa peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    Bupati Madiun Hari Wuryanto Lantik 137 Pejabat Fungsional

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 137 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha, Jumat (24/05/2025). Pelantikan tersebut terdiri atas 133 pejabat fungsional dan empat pegawai negeri sipil (PNS), sebagai bagian dari implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS. […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    Polres Madiun Kota Buru Tersangka Baru Kasus Narkotika Libatkan Iptu BS

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang menjerat seorang perwira polisi Polsek Manguharjo, Kota Madiun, memasuki babak baru. Dalam tahap penyidikan, Polres Madiun Kota menduga Iptu BS memiliki jaringan peredaran narkoba di Surabaya. Hal itu disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi, usai apel jam pimpinan di halaman Mako […]

    Bagikan
  • Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    Kasus Perampasan dan Penculikan Suminem Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap Polres Magetan di Magelang

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang menimpa seorang lansia di wilayah Kecamatan Karas. Dalam waktu kurang dari 30 jam, polisi berhasil menangkap tiga pelaku di sebuah hotel di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mereka yakni A (53) asal Banten, A K (37), dan A J […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk Tangki Pertamina di Jalur Plaosan–Sarangan

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Plaosan–Sarangan, tepatnya di wilayah Desa Pacalan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Seorang pengendara sepeda motor bernama Sunu Bagus, warga Jalan Kalimantan, Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan Magetan, meninggal dunia di tempat setelah terlindas truk tangki Pertamina. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, korban […]

    Bagikan
  • Tiga Besar Calon Sekda Ponorogo Mengerucut, Penentuan Di Tangan Plt Bupati

    Tiga Besar Calon Sekda Ponorogo Mengerucut, Penentuan Di Tangan Plt Bupati

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo tahun 2026 telah memasuki tahap akhir. Panitia Seleksi (Pansel) Jawa Timur resmi mengumumkan tiga nama kandidat terbaik yang berhak melaju ke tahap penentuan. Pengumuman tersebut tertuang dalam surat nomor 13/PANSEL/KAB-PO/2026 tentang hasil akhir seleksi terbuka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Ponorogo. […]

    Bagikan
expand_less