Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 283
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi pokok pokok pikiran DPRD tahun anggaran 2027 bersama TAPD Pemkab Madiun,
Foto : Tova Pradana-Sinergia

Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat sosialisasi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif terkait usulan serta program prioritas pembangunan daerah.

Rapat sosialisasi berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Senin (12/1/2026). Selain dihadiri jajaran legislatif, forum tersebut diikuti jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Madiun, yang terdiri dari Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Kepala DPMD, Inspektorat, Kepala Bagian Hukum, serta 15 camat se-Kabupaten Madiun.

Sosialisasi Pokir digelar seiring akan dilaksanakannya masa reses pertama DPRD pada awal 2026. Reses menjadi pintu awal penjaringan aspirasi masyarakat yang nantinya dirumuskan dalam bentuk usulan program pembangunan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, yang memimpin rapat menjelaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk memastikan seluruh usulan hasil reses tetap sejalan dengan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.

“Pokir DPRD ini disosialisasikan untuk menyamakan persepsi. Dalam reses nanti akan banyak usulan dari masyarakat, tetapi yang bisa diakomodasi adalah usulan yang sesuai dengan program skala prioritas Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar Mudjono.

Menurut dia, DPRD telah memiliki kamus usulan yang berfungsi sebagai pedoman atau guideline bagi anggota dewan dalam menampung aspirasi masyarakat. Kamus tersebut memuat batasan jenis usulan yang dapat diterima, diproses, maupun yang tidak bisa diakomodasi.

“Di kamus usulan sudah jelas mana yang boleh, mana yang tidak, dan mana yang bisa diakomodir. Tujuannya agar pembangunan di Kabupaten Madiun bisa berjalan lebih cepat dan sesuai visi-misi daerah,” jelasnya.

Mudjono menegaskan, DPRD tidak mempermasalahkan adanya pembatasan tersebut karena program prioritas daerah memang harus menjadi acuan utama. Aspirasi masyarakat tetap dapat diperjuangkan selama linier dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Sepanjang aspirasi masyarakat itu sejalan dan linier dengan program prioritas daerah, tentu kita tampung dan kita perjuangkan menjadi program kegiatan pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga menjelaskan mekanisme Pokir DPRD secara umum diawali dari kegiatan reses. Hasil reses tersebut kemudian dirumuskan dalam bentuk usulan dan disampaikan kepada TAPD untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme eksekutif.

“Setelah usulan disampaikan ke TAPD, lalu masuk ke tahap proposal. Selanjutnya itu sudah menjadi ranah eksekutif. DPRD tidak ikut dalam penentuan realisasi, karena itu bergantung pada kemampuan keuangan daerah,” pungkas Mudjono. Melalui sosialisasi ini, DPRD dan Pemkab Madiun berharap proses perencanaan pembangunan ke depan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan selaras antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Magetan, 1 Korban Dilarikan ke RSUD dr. Soedono

    Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Magetan, 1 Korban Dilarikan ke RSUD dr. Soedono

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – 1 korban kecelakaan di perlintasan kereta api sebidang JPL 08, KM 176+586, dekat Stasiun Magetan yang terjadi pada Senin siang (19/05/2025) dievakuasi ke RSUD dr. Soedono. Korban berinisial RH (22) saat ini tengah mendapat perawatan intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr. Soedono, dr. Heru […]

    Bagikan
  • Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Padang Mbranang 2026 sukses menjadi magnet wisata baru dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108. Festival seni digital yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada 24–26 Juli 2026 itu dipadati ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati pertunjukan video mapping, digital art experience, permainan cahaya, hingga karya visual […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    Dispendukcapil Madiun Gelar Layanan “Leladi Sesami” di Pasar Pundensari

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun menghadirkan pelayanan jemput bola bertajuk Leladi Sesami di Pasar Pundensari, Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Minggu (27/4/2025). Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat secara langsung di pusat aktivitas warga. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Sayogyo, menyatakan bahwa Leladi […]

    Bagikan
  • PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    PRI Targetkan Struktur Lengkap di 38 Kabupaten/Kota Jatim dan 75 Kursi DPR RI pada Pemilu 2029

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Partai Rakyat Indonesia (PRI) mulai mempersiapkan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Di Jawa Timur, partai tersebut menargetkan struktur kepengurusan terbentuk di seluruh 38 kabupaten/kota. Ketua DPD PRI Jawa Timur Syafiq Constantin Arsalan mengatakan, hingga kini struktur kepengurusan PRI telah terbentuk di 29 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penyelesaian struktur di […]

    Bagikan
  • Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Hiace Tabrak Truk, 2 Korban MD

    Diduga Sopir Mengantuk, Minibus Hiace Tabrak Truk, 2 Korban MD

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 790
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut di ruas Tol Solo–Kertosono KM 619+200A menyebabkan 2 nyawa melayang. Kecelakaan itu terjadi wilayah Desa Sukorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Rabu (20/5/2026). Sebuah minibus Toyota Hiace menghantam truk Mitsubishi Canter usai sopir diduga mengalami microsleep saat berkendara. Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB. Benturan keras menyebabkan bodi […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
expand_less