Berita Terkini
Trending Tags

DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pokir 2027, Samakan Persepsi dengan Eksekutif Jelang Serap Aspirasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • visibility 232
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPRD Kabupaten Madiun menggelar sosialisasi pokok pokok pikiran DPRD tahun anggaran 2027 bersama TAPD Pemkab Madiun,
Foto : Tova Pradana-Sinergia

Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat sosialisasi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD untuk Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi antara legislatif dan eksekutif terkait usulan serta program prioritas pembangunan daerah.

Rapat sosialisasi berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Senin (12/1/2026). Selain dihadiri jajaran legislatif, forum tersebut diikuti jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Madiun, yang terdiri dari Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, Kepala DPMD, Inspektorat, Kepala Bagian Hukum, serta 15 camat se-Kabupaten Madiun.

Sosialisasi Pokir digelar seiring akan dilaksanakannya masa reses pertama DPRD pada awal 2026. Reses menjadi pintu awal penjaringan aspirasi masyarakat yang nantinya dirumuskan dalam bentuk usulan program pembangunan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Mudjono, yang memimpin rapat menjelaskan bahwa sosialisasi ini penting untuk memastikan seluruh usulan hasil reses tetap sejalan dengan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.

“Pokir DPRD ini disosialisasikan untuk menyamakan persepsi. Dalam reses nanti akan banyak usulan dari masyarakat, tetapi yang bisa diakomodasi adalah usulan yang sesuai dengan program skala prioritas Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar Mudjono.

Menurut dia, DPRD telah memiliki kamus usulan yang berfungsi sebagai pedoman atau guideline bagi anggota dewan dalam menampung aspirasi masyarakat. Kamus tersebut memuat batasan jenis usulan yang dapat diterima, diproses, maupun yang tidak bisa diakomodasi.

“Di kamus usulan sudah jelas mana yang boleh, mana yang tidak, dan mana yang bisa diakomodir. Tujuannya agar pembangunan di Kabupaten Madiun bisa berjalan lebih cepat dan sesuai visi-misi daerah,” jelasnya.

Mudjono menegaskan, DPRD tidak mempermasalahkan adanya pembatasan tersebut karena program prioritas daerah memang harus menjadi acuan utama. Aspirasi masyarakat tetap dapat diperjuangkan selama linier dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

“Sepanjang aspirasi masyarakat itu sejalan dan linier dengan program prioritas daerah, tentu kita tampung dan kita perjuangkan menjadi program kegiatan pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga menjelaskan mekanisme Pokir DPRD secara umum diawali dari kegiatan reses. Hasil reses tersebut kemudian dirumuskan dalam bentuk usulan dan disampaikan kepada TAPD untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme eksekutif.

“Setelah usulan disampaikan ke TAPD, lalu masuk ke tahap proposal. Selanjutnya itu sudah menjadi ranah eksekutif. DPRD tidak ikut dalam penentuan realisasi, karena itu bergantung pada kemampuan keuangan daerah,” pungkas Mudjono. Melalui sosialisasi ini, DPRD dan Pemkab Madiun berharap proses perencanaan pembangunan ke depan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan selaras antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah daerah.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    Intensitas Hujan Tinggi, Empat Desa di Madiun Terdampak Luapan Sungai

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (22/2/2026) malam memicu luapan air sungai di sejumlah titik. Sedikitnya empat desa di Kecamatan Balerejo terdampak genangan, meski air dilaporkan belum sampai masuk ke rumah warga. Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Fajar Lumaksono, […]

    Bagikan
  • Awas! Ngabuburit di Sekitar Rel Bisa Picu Kecelakaan dan Jerat Hukum

    Awas! Ngabuburit di Sekitar Rel Bisa Picu Kecelakaan dan Jerat Hukum

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengeluarkan peringatan tegas kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur kereta api selama bulan Ramadan, khususnya saat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas warga yang berkumpul di sekitar rel kereta, terutama selepas sahur dan […]

    Bagikan
  • SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    SILPA Magetan Masih Tinggi, DPRD Minta Perencanaan APBD Diperbaiki

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Besarnya SILPA menjadi perhatian DPRD Kabupaten Magetan. Wakil Ketua DPRD Magetan, Suyatno, menilai tingginya SILPA perlu menjadi bahan evaluasi bersama antara legislatif dan eksekutif agar tidak terus berulang pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, masih tingginya SILPA dapat disebabkan oleh perencanaan yang kurang tepat maupun keterlambatan petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) […]

    Bagikan
  • Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    Disnakerin Kabupaten Madiun Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi Pelayanan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya menjaring aspirasi dan masukan dari para pemangku kepentingan terkait kualitas layanan publik, Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Permenpan RB Nomor 16 Tahun 2017 yang mewajibkan setiap perangkat daerah penyelenggara layanan publik membuka […]

    Bagikan
  • DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    DLH Madiun Siapkan Verifikasi Adipura 2025, Maksimalkan TPS3R

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun menggelar rapat persiapan verifikasi lapangan menjelang penilaian akhir Adipura 2025. Pertemuan yang berlangsung Rabu (19/11/2025), dihadiri perwakilan dari seluruh unsur pentahelix Kabupaten Madiun, diantaranya Pemerintah yg dihadiri para Kepala Perangkat Daerah terkait, Semua Camat, Perwakilan Kepala Desa/Lurah, kemudian dari Dunia Usaha diwakili para Adm Perhutani, […]

    Bagikan
  • Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    Paceklik Anggaran, PKB dan Partai Golkar Mendukung Penggabungan OPD Pemkab Madiun

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 611
    • 0Komentar

    Sinergia | Kabupaten Madiun – Wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD Kabupaten Madiun bersikap mendukung penuh terkait opsi penggabungan sejumlah OPD. PKB dan Partai Golkar menilai opsi ini menjadi salah satu sikap cerdas disaat paceklik anggaran. “Pada dasarnya FPKB mendukung dalam rangka efesiensi anggaran Pemkab Madiun, dengan prinsip ramping struktur namun kaya fungsi,” tegas […]

    Bagikan
expand_less