Berita Terkini
Trending Tags

Dampak Banjir di Ngawi, Jembatan Penghubung Putus dan Rumah Warga Rusak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 382
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jembatan penghubung antar dusun di Desa Jeblogan Ambrol dampak Banjir, (14/2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Sabtu (14/2/2026) petang, mengakibatkan kerusakan cukup parah. Selain merusak satu rumah warga, derasnya arus juga memutus jembatan penghubung antar-dusun di Desa Jeblogan.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan intens mengguyur kawasan itu selama sekitar satu jam. Air Sungai Buntung meluap dan menghantam bangunan penahan jembatan hingga ambrol. Luapan air menyebabkan akses antara Dusun Kluweng dan Sumbersari terputus total. Warga pun terpaksa memutar melalui jalur alternatif dengan jarak tempuh lebih dari satu kilometer.

“Airnya datang mendadak dan langsung menerjang rumah, sementara penghuninya segera kami evakuasi,” ujar Sumadi, salah satu warga yang ikut melakukan penyelamatan. Ia menuturkan bahwa meskipun nyawa penghuni rumah berhasil diselamatkan, seluruh isi rumah tidak bisa diselamatkan karena arus banjir terlalu kuat.

Image Not Found
Rumah salah satu warga porak poranda terdampak banjir, (14,2/2026), Foto : Kusnanto – Sinergia

Rumah yang rusak itu milik Misinah, 57 tahun, warga Desa Sirigan, Kecamatan Paron. Saat banjir datang, warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi penghuni rumah. Kini, Misinah dan keluarganya sementara waktu menumpang di rumah tetangga.

Kepala Dusun Kluweng, Maryono, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi membuat bangunan penahan jembatan tak mampu menahan tekanan air sungai. “Curah hujan sangat lebat dan akhirnya membuat penahan jembatan jebol sehingga akses warga terputus,” katanya.

Selain di Desa Jeblogan, kerusakan juga terjadi pada bangunan penahan jembatan di Desa Sirigan. Petugas dari BPBD Kabupaten Ngawi hingga masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan serta kebutuhan penanganan lanjutan bagi warga terdampak. (Nan)

Image Not Found

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Arrachmando

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    Jelang Lebaran, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Kestabilan Harga Bahan Pangan

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wali Kota Madiun, Maidi yang di dampingi Wakil Walikota Madiun, F Bagus Panuntun melakukan pengecekan harga bahan pangan di Pasar Besar Kota Madiun pada Sabtu (29/03/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah memastikan bahwa harga barang-barang kebutuhan pokok di […]

    Bagikan
  • Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    Olahan Lele Jumbo Disulap Jadi Makanan Kekinian

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Melimpahnya hasil budidaya ikan lele di Ponorogo, Jawa Timur, kerap tidak sepenuhnya terserap pasar. Terlebih untuk lele ukuran jumbo yang dianggap kurang diminati konsumen. Namun, kondisi ini justru menjadi peluang emas bagi Asri Ananda (40), warga Desa Siman, Kecamatan Siman, Ponorogo. Sejak 2013, ibu tiga anak ini menyulap lele jumbo menjadi […]

    Bagikan
  • Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    Tujuh Pompa Air Sawah Raib Digondol Maling, Petani Terancam Gagal Atur Irigasi Saat Kemarau

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim kemarau yang seharusnya menjadi waktu krusial bagi petani untuk menjaga pasokan air ke lahan pertanian justru diwarnai keresahan. Sebanyak tujuh unit pompa air milik petani di Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, dilaporkan hilang dicuri dalam satu malam. Salah satu korban, Amir Saripudin, mengaku baru mengetahui pompa miliknya hilang saat […]

    Bagikan
  • Pemkab dan DPRD Madiun Sepakati Perubahan Status BPR Jadi Perseroda Play Button

    Pemkab dan DPRD Madiun Sepakati Perubahan Status BPR Jadi Perseroda

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama DPRD menyepakati perubahan status hukum Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Kabupaten Madiun dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Terbatas Daerah (Perseroda). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Kamis (29/1/2025). Selain perubahan status badan hukum, rapat paripurna juga menyetujui Rancangan […]

    Bagikan
  • Sekolah Rakyat Madiun Siap Sambut Siswa Baru Lewat MPLS Pekan Depan, Proyek Ditarget Rampung Akhir Juli

    Sekolah Rakyat Madiun Siap Sambut Siswa Baru Lewat MPLS Pekan Depan, Proyek Ditarget Rampung Akhir Juli

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Madiun memasuki tahap akhir. Progres fisik proyek yang dibangun di Kelurahan Nglames, Kabupaten Madiun, kini telah mencapai 90,061 persen. Sejumlah fasilitas utama sudah siap digunakan untuk mendukung kegiatan awal tahun ajaran baru, termasuk agenda open house yang dijadwalkan berlangsung pada 14–15 Juli 2026 sebagai bagian dari Masa […]

    Bagikan
  • PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    PKL di Jalan Suromenggolo Wajib Bongkar Rombong Usai Berjualan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Suromenggolo Kabupaten Ponorogo, mulai 12 Februari 2025 dilarang meninggalkan gerobak atau rombong dagangannya di lokasi berjualan. Aturan ini ditegaskan melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdagkum) Ponorogo sebagai bagian dari upaya penataan kawasan umum di Bumi Reyog. “Mulai […]

    Bagikan
expand_less