Berita Terkini
Trending Tags

Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 170
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan, Foto : Istimewa – Sinergia

Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut.

Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan bersama auditor independen hingga kini belum juga rampung. Padahal, hasil audit ini sangat krusial untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Sudah dilakukan audit eksternal dan kami bekerja sama dengan kepolisian. Tapi sampai sekarang hasilnya belum keluar. Jadi, kami masih menunggu perkembangannya,” kata Kepala Dinkop & UKM Magetan, Sukartini, saat dikonfirmasi pada Selasa (22/07/2025).

Kondisi memprihatinkan koperasi MSI terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi B DPRD Magetan pada awal Mei lalu. Dalam forum itu disebutkan, sebanyak 16.385 nasabah tak bisa menarik dana simpanan mereka, dengan total kerugian mencapai Rp. 43 miliar. Bahkan, kondisi keuangan koperasi dinyatakan sudah tidak sehat sejak tahun 2021.

Meski kasus ini telah berlangsung cukup lama, hingga pertengahan Juli 2025, belum ada kepastian hukum yang jelas. Proses penyelidikan dinilai berjalan lambat lantaran harus menunggu selesainya audit sebagai dasar hukum untuk melangkah ke tahap pidana.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen mengusut kasus tersebut secara serius. Namun, ia menekankan bahwa kepolisian tak bisa gegabah melangkah ke ranah pidana tanpa bukti audit yang sah.

“Kami bersungguh-sungguh dalam penanganan kasus Koperasi MSI ini karena sangat meresahkan dan melibatkan banyak korban. Tapi kami tidak bisa serta-merta masuk ke ranah pidana. Harus ada audit independen terlebih dahulu,” ungkap Erik.

Ia juga menyebutkan, hingga akhir Juni 2025 lalu, baru 33 nasabah yang resmi melapor ke kepolisian. Sementara pemeriksaan terhadap 323 orang lainnya telah dilakukan dalam rangka pengumpulan bahan keterangan dan pendalaman unsur pidana.

Ironisnya, dari lebih dari 16 ribu anggota koperasi yang menjadi korban, mayoritas belum melapor secara resmi ke pihak berwenang. Hal ini dikhawatirkan dapat memperlambat proses hukum yang sedang berjalan.

“Laporan resmi baru 33 orang. Kami harap korban lainnya segera melapor agar penanganan bisa lebih komprehensif,” imbuh Kapolres.

Dengan belum selesainya audit serta minimnya laporan dari korban, penyelesaian kasus Koperasi MSI tampaknya masih akan memakan waktu. Ribuan nasabah pun harus terus bersabar menanti kejelasan nasib dana mereka yang hingga kini masih terkatung-katung.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • RRI Madiun Gelar Festival Budaya, Dorong Pelestarian Seni Lokal dan Penguatan UMKM

    RRI Madiun Gelar Festival Budaya, Dorong Pelestarian Seni Lokal dan Penguatan UMKM

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – RRI Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni dan budaya lokal melalui Gelar Budaya RRI Madiun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (26/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026). Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Direktur SDM dan Umum LPP RRI, Dedi Suparman, di halaman RRI Madiun, Jumat (26/6/2026) sore. Gelar Budaya […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    BPBD Kota Madiun Evakuasi Sarang Tawon Vespa dengan Teknik Pembakaran

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – BPBD Kota Madiun menerima laporan dari pihak PLN terkait keberadaan sarang tawon vespa pada Sabtu (15/3/2025). Hal itu diketahui oleh petugas PLN saat akan pembersihan panel kontrol yang ada di sekitar Pabrik Gula Rejo Agung, yang terletak di Jalan Basuki Rahmat guna pemeliharaan. Setelah menerima informasi keberadaan sarang tawon tersebut, pihak […]

    Bagikan
  • Diikuti 210 Peserta dari Berbagai Daerah Ramaikan Kerjunas Menembak di Kota Madiun

    Diikuti 210 Peserta dari Berbagai Daerah Ramaikan Kerjunas Menembak di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Madiun terus melakukan penjaringan atlit-atlit menembak di Kota Madiun. Gelaran Kejuaraan Nasional Menembak di Stadion Wilis Kota Madiun terpantau pada Sabtu (19/07/2025) dipertandingkan ratusan peserta dari berbagai daerah. Kejurnas ini juga bagian dari  memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Kota Madiun. Sesi pertama telah berlangsung pada […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    Tragedi Maut di Perlintasan JPL 08 Magetan, PT KAI Mulai Diperiksa Polisi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kecelakaan tragis yang melibatkan Kereta Api Malioboro Ekspres dan tujuh sepeda motor di perlintasan sebidang di Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, kini memasuki babak baru. Polres Magetan mulai menyelidiki unsur kelalaian, termasuk yang melibatkan jajaran manajemen PT KAI Daop 7 Madiun. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    Pemkot Madiun Bakal Rombak Gedung Kesenian Menjadi Depo Arsip

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membutuhkan gedung depo arsip. Sebab, keberadaan bangunan tersebut sangat penting untuk tempat penyimpanan arsip statis. Dalam rangka memperingati Hari Kearsipan ke-54 pada Senin (05/05/2025), Wali Kota Madiun, Maidi memerintahkan Dinas terkait untuk segera merealisasikan gedung depo arsip. “Kota Madiun ini peringkat ke-4 […]

    Bagikan
  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.958
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
expand_less