Berita Terkini
Trending Tags

IPAL SPPG di Kota Madiun Belum Standar, Pemkot Ancam Laporkan ke BGN

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 230
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun sidak IPAL SPPG Ngegong terkait limbah MBG, (7/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Persoalan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun kembali menjadi sorotan. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menemukan fasilitas IPAL di SPPG Ngegong masih belum memenuhi standar saat inspeksi mendadak (sidak), Kamis (7/5/2026).

Sidak dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat evaluasi terkait pengelolaan limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar beberapa pekan lalu. Dalam sidak tersebut, Bagus menilai pengelola belum melakukan pembenahan meski sudah beberapa kali mendapat peringatan dari pemerintah kota.

“Masih ada IPAL yang belum standar. Sudah kami ingatkan untuk segera diperbaiki,” ujar Bagus.

Selain mengecek fasilitas IPAL, rombongan juga memantau pelaksanaan program MBG di sejumlah lokasi, mulai dari TK Dharma Wanita, SDN Ngegong, hingga Puskesmas Ngegong.

Menurut Bagus, persoalan pengelolaan limbah tidak bisa dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Apalagi, pemerintah kota telah berulang kali meminta pengelola SPPG melakukan pembenahan fasilitas pengolahan limbah.

Image Not Found
Pemkot Madiun ancam laporkan SPPG bermasalah ke Badan Gizi Nasional, (7/5/2026), Foto : Kris-Sinergia

“Sudah berbulan-bulan kami ingatkan, tapi kondisinya masih sama,” tegasnya.

Pemkot Madiun pun memberikan ultimatum kepada pengelola SPPG agar segera mengganti atau memperbaiki fasilitas IPAL yang tidak sesuai standar. Jika tidak ada tindak lanjut, pemerintah kota akan melaporkan persoalan tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kalau tidak diganti, akan kami laporkan ke BGN untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Meski demikian, Bagus menegaskan kewenangan pemberian sanksi maupun langkah lanjutan terhadap SPPG berada di tangan BGN.

“Perkara nanti BGN mengambil sikap bagaimana, itu kewenangannya BGN,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    Dari Tanah ke Rabat Beton untuk Masa Depan Petani di Desa Kembangan Lereng Gunung Lawu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kembangan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan. Desa ini berpenduduk 3.443 jiwa dengan mayoritas warganya berprofesi sebagai petani. Seperti halnya desa-desa lain di lereng Gunung Lawu, Kembangan juga dianugerahi tanah yang subur dan cocok untuk pertanian. Namun, di balik potensi alam tersebut, desa ini masih memerlukan percepatan […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    Puluhan Ribu Wisatawan Padati Telaga Sarangan Selama Libur Lebaran 2025

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Telaga Sarangan tetap menjadi jujugan destinasi wisata di Kabupaten Magetan. Hal itu terlihat dari belasan ribu wisatawan baik lokal maupun luar daerah yang berkunjung tiap harinya saat momen libur lebaran 2025. Bahkan, akhir pekan lalu tercatat sekitar 20 ribu pengunjung. “Ya kesini bersama keluarga. Pilih ke Telaga Sarangan itu karena […]

    Bagikan
  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    Pemkab Magetan Dukung Pengembangan Unesa, Minta Kampus Jadi Penggerak Pemerataan Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menyatakan dukungan terhadap rencana pengembangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Kabupaten Magetan. Namun, Pemkab berharap pengembangan kampus tidak hanya berorientasi pada perluasan fasilitas pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pengungkit pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah lain di Kabupaten Magetan. Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan, keberadaan Kampus 5 […]

    Bagikan
expand_less