Berita Terkini
Trending Tags

Kementerian PU Survei 2 Lahan Sekolah Rakyat di Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
  • visibility 259
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan survei lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kota Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menyiapkan dua calon lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang kini memasuki tahap survei oleh tim teknis Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pengecekan telah dilakukan pada Jumat (20/2/2026) lalu sebagai bagian dari proses verifikasi lokasi program nasional tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Soeko Dwi Handiarto, menjelaskan bahwa terdapat dua opsi lahan yang diajukan kepada pemerintah pusat. Lokasi pertama berada di belakang Perumahan Griya Sakinah Al-Kautsar, Jalan Ring Road Barat. Opsi kedua terletak di kawasan Winongo, tepatnya di selatan rel kereta api sekitar Jalan Minak Kuncar.

“Tim teknis dari Kementerian PU meninjau kondisi fisik lahan, mulai dari aksesibilitas, kontur tanah, hingga kesiapan dokumen pendukung untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” ujar Soeko.

Menurutnya, selain aspek teknis, kelengkapan administrasi menjadi perhatian utama. Seluruh persyaratan yang diminta Kementerian PU maupun Kementerian Sosial (Kemensos) harus segera dipenuhi. Ia pun telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mempercepat penyusunan dokumen.

“Dokumen yang diperlukan harus segera dilengkapi. Apa pun syarat dari kementerian, Pemkot harus siap,” tegasnya.

Image Not Found
Pemkot Madiun menyiapkan lahan seluas kurang lebih 8 hektare untuk pembangunan SR. Foto : Kris-Sinergia

Pemkot Madiun menyiapkan lahan seluas kurang lebih 8 hektare untuk pembangunan SR. Meski desain awal mengacu pada prototipe dari pemerintah pusat, kemungkinan akan dilakukan penyesuaian dengan kondisi riil di lapangan.

“Di prototipe sudah ada konsepnya. Namun, melihat kondisi lahan, desain bisa saja disesuaikan,” jelas Soeko.

Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang menyasar masyarakat pada kelompok desil 1 hingga 5 atau kelompok ekonomi terbawah. Konsep pendidikan yang diterapkan adalah sistem asrama (boarding school) dengan pemenuhan kebutuhan siswa secara terpadu, mulai dari pendidikan hingga kebutuhan harian.

“Karena ini boarding school, seluruh kebutuhan siswa dipenuhi dalam satu sistem yang komprehensif,” tambahnya.

Soeko memastikan, keberadaan Sekolah Rakyat tidak akan berbenturan dengan kebijakan pendidikan gratis tingkat SD dan SMP yang telah berjalan di Kota Madiun. Pasalnya, program ini memiliki segmentasi penerima manfaat yang berbeda dan secara khusus ditujukan bagi masyarakat paling rentan secara ekonomi.

“Ini program nasional untuk desil terbawah, sehingga tidak tumpang tindih dengan kebijakan yang sudah ada,” pungkasnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    Pemkab Madiun Uji Coba Program MASTER CETE, Dorong Pembelajaran Kontekstual di Luar Kelas

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 703
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mulai menguji coba Program MASTER CETE (Masyarakat Terdidik, Cerdas, dan Terampil). Program ini sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong penguatan ekonomi daerah. Uji coba program ini digelar di Madiun Umbul Square, Senin (15/12/2025) yang diikuti ratusan siswa tingkat SD dan […]

    Bagikan
  • Hari Pers Nasional : TNI dan Media Perkuat Persatuan Bangsa

    Hari Pers Nasional : TNI dan Media Perkuat Persatuan Bangsa

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di era kemajuan digital informasi saat ini, TNI dan media seakan tak terpisahkan. Keduanya memiliki tugas besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan. “TNI dan media memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto dalam keterangannya, Minggu (9/2/2025). Kolaborasi keduanya dapat […]

    Bagikan
  • Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    Soal OTT KPK, Ketua DPRD Armaya Nilai Jadi Peringatan Keras Birokrasi Pemkot Madiun

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun yang menjerat Wali Kota nonaktif, Maidi menjadi keprihatinan kalangan Legislatif. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, Armaya menilai perkara tersebut menjadi peringatan keras birokrasi di Kota Pendekar. Pasalnya, peristiwa itu dinilai bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Meluas hingga 7 Hektare

    Kebakaran Lahan Jati di Gunung Bungkuk Magetan Meluas hingga 7 Hektare

    • calendar_month Minggu, 23 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran melanda lahan tanaman jati milik warga di kawasan Gunung Bungkuk, Desa Bungkuk, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (23/8/2026) sore. Api membakar lahan seluas sekitar tujuh hektare sebelum berhasil ditangani petugas dan warga. Penanganan kebakaran dinyatakan selesai sekitar pukul 19.50 WIB setelah melibatkan BPBD Magetan bersama TNI, Polri, PMI, […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    Pemkab Magetan Luncurkan Gerakan Pilah Sampah dari Rumah untuk Tekan Timbunan 260 Ton Per Hari

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan resmi meluncurkan gerakan “Pilah Sampah dari Rumah” sebagai langkah strategis menekan lonjakan sampah harian yang mencapai 260 ton per hari. Inisiatif ini sekaligus menjadi respons terhadap instruksi pemerintah pusat yang menyoroti meningkatnya ancaman darurat sampah di berbagai daerah. Program ini menekankan kewajiban warga untuk memisahkan sampah organik dan […]

    Bagikan
  • Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    Kolaborasi KAI Daop 7 Madiun dan Pemda Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan Lewat “Railtour Jawa Timur”

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun terus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah dalam upaya mendorong pembangunan pariwisata berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan Peresmian Railtour Jawa Timur. Sinergi KAI dan Pemda untuk Pariwisata Berkelanjutan dengan tema “Keliling Dunia Tanpa Paspor dengan Kereta Api,” yang digelar […]

    Bagikan
expand_less