Berita Terkini
Trending Tags

Bantuan Pangan 30 Kg Mulai Disalurkan ke 11.625 Keluarga di Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 187
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun dan Bulog Madiun salurkan bantuan pangan. (20/8/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Bantuan pangan berupa beras mulai disalurkan kepada 11.625 keluarga penerima bantuan pangan di Kota Madiun pada Kamis (20/8/2026). Seperti Penyaluran di Kelurahan Kanigoro, Rejomulyo hingga Pilangbango yang dilakukan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun bersama Perum Bulog Madiun. Masing-masing penerima akan mendapatkan total 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun mengatakan bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Bulog dan pemerintah daerah.

“Bantuan pangan yang sudah mulai disalurkan dari Badan Pangan Nasional melalui teman-teman di Bulog. Pemerintah Kota bekerja sama dengan Bulog hari ini mendistribusikan bantuan pangan dari pusat, yaitu 30 kilogram beras per orang atau per KK sesuai dengan data penerimanya,” ujar Bagus.

Bagus berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat yang masuk dalam daftar penerima. Ia juga mengingatkan agar bantuan beras tidak dijual kembali.

“Pesan saya jangan dijual, tinggal nambahi sayur dan lauk,” tegasnya.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Madiun Agung Sarianto menjelaskan, bantuan pangan di Kota Madiun dialokasikan kepada 11.625 penerima ditargetkan rampung pada September nanti. Pasalnya secara nasional, Penyaluran akhir September harus tuntas.

“Insyaallah targetnya di awal September kita sudah selesai, karena di akhir September itu targetnya nasional harus selesai semuanya di akhir September,” katanya.

Image Not Found
Bulog Madiun pastikan kualitas beras bantuan terjaga. Foto : Kris-Sinergia

Agung memastikan Bulog melakukan perawatan untuk menjaga kualitas beras sebelum didistribusikan kepada masyarakat. Perawatan dilakukan secara berkala melalui penyemprotan dan fumigasi.

“Setiap bulan ada namanya perawatan kualitas dengan spraying. Kemudian per tiga bulannya kami ada fumigasi biar kutu ini tidak ke mana-mana,” jelasnya.

Selain perawatan berkala, Bulog juga dapat melakukan pengolahan kembali terhadap beras apabila ditemukan kualitas yang dinilai kurang baik sebelum sampai kepada penerima.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan beras bantuan yang disalurkan tetap dalam kondisi layak dan memenuhi standar kualitas.

Bulog juga membuka mekanisme pengaduan apabila masyarakat menerima beras yang kualitasnya kurang baik. Penerima dapat menyampaikan laporan melalui kelurahan atau desa setempat.

“Nanti monggo dilaporkan lewat kelurahan atau desa. Nanti tim kami yang akan mengganti langsung. 2×24 InsyaAllah akan kami ganti,” kata Agung.

Masyarakat penerima pun diharapkan segera melaporkan apabila menemukan persoalan pada bantuan beras yang diterima sehingga dapat ditindaklanjuti oleh petugas Bulog telah berkoordinasi dengan sejumlah kelurahan dan kecamatan untuk mengatur jadwal distribusi.

“Jadi kami menyesuaikan jadwalnya dengan kelurahan yang akan menjadi tempat pembagiant,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    Uji Petik PDPB Bawaslu Magetan Ungkap Data Pemilih Baru dan TMS Meningkat Signifikan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga akurasi data pemilih terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Magetan melalui rangkaian pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Data pengawasan menunjukkan hasil uji petik yang dilakukan melalui koordinasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah desa/kelurahan, hingga aparat keamanan. Dari hasil itu, ditemukan 172 data pemilih baru dan 158 data pemilih TMS. Sementara pada […]

    Bagikan
  • Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    Sepekan Ramadan, Polres Magetan Ungkap 3 Kasus Besar dan Amankan 21,38 Gram Sabu

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sepekan memasuki bulan Ramadan 2026, jajaran Kepolisian Resor Magetan menggencarkan Operasi Pekat Semeru 2026. Hasilnya, aparat membongkar tiga kasus menonjol diantaranya peredaran uang palsu, perjudian, dan penyalahgunaan bahan peledak. Selain itu, Satresnarkoba juga mengamankan 21,38 gram sabu dari tiga tersangka. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa seluruh operasi […]

    Bagikan
  • Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    Sidak Jelang Nataru, Forkopimda Magetan Pastikan Harga Pasar Masih Terkendali

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Forkopimda Kabupaten Magetan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik penting, Kamis (18/12/2025). Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), bahan pokok, serta elpiji tetap aman dan mencukupi selama libur panjang akhir tahun. […]

    Bagikan
  • Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    Kisah Ully Haque Ussianti, Perempuan 36 Tahun yang Sukses Kembangkan Jamu Telang dan Buka Peluang Kerja

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Di kawasan Kelurahan Demangan, tepatnya di Jalan Suwolobumi Gang Saptaloka, semangat wirausaha tumbuh dari tangan seorang perempuan. Dialah Ully Haque Ussianti, pemilik usaha bernama Malika yang dikenal sebagai produsen olahan bunga telang dan berbagai jamu tradisional. Usaha ini bermula pada tahun 2020, saat pandemi COVID-19 melanda. Di tengah ketidakpastian, Ully […]

    Bagikan
  • Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    Pasca Longsor, BBWS Bengawan Solo Mitigasi Kerawanan Jalur Lingkar Selatan Telaga Sarangan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 357
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya penanganan jangka panjang pasca longsor di jalur lingkar selatan Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, mulai digarap serius. Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, Senin (19/1/2026), menurunkan tim teknis untuk melakukan survei dan pengambilan data topografi di titik longsoran sebagai bahan perencanaan pemulihan permanen. Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Telaga Sarangan, […]

    Bagikan
expand_less