Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Spot Foto Bugenvil Sarangan Viral, Wisatawan Sebut Mirip Danau Como Italia

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 237
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Panorama Sarangan disebut wisatawan mirip Danau Como. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menjadi perhatian wisatawan setelah spot foto dengan latar bunga bugenvil dan panorama perbukitan viral di media sosial.

Keindahan spot tersebut bahkan disebut wisatawan memiliki kemiripan dengan suasana Danau Como di Italia. Popularitasnya di media sosial turut mendorong rasa penasaran wisatawan dari berbagai daerah untuk datang dan mengabadikan momen di lokasi tersebut.

Maya Yuniasti Antika Savitri, wisatawan asal Wonogiri, mengaku tertarik mengunjungi spot foto tersebut karena menawarkan pemandangan yang dinilainya sangat menarik. Menurutnya, daya tarik kawasan itu tidak hanya berasal dari bunga bugenvil, tetapi juga perpaduan telaga, vila dan pegunungan yang menjadi latar belakang.

“Semua indah, ada telaganya, ada vila-vilanya, ada gunung-gunungnya, semuanya cantik. Seperti di Danau Como Italia,” ujar Maya.

Maya mengatakan keberadaan spot foto bugenvil tersebut diketahuinya setelah melihat lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan. Ia pun ikut mengantre untuk mendapatkan kesempatan berfoto di lokasi tersebut.

Bagi Maya, spot tersebut menjadi salah satu lokasi favorit ketika berkunjung ke Sarangan. Ia mengaku sudah hampir lima kali datang ke kawasan wisata yang berada di lereng Gunung Lawu tersebut.

Hal serupa disampaikan Lina Rengganis, wisatawan asal Surabaya. Ia mengetahui keberadaan spot foto tersebut melalui TikTok dan sengaja datang untuk mencoba mengabadikan foto maupun video di lokasi yang sedang viral.

Lina yang baru pertama kali berkunjung ke Sarangan menilai suasana kawasan tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Selain memiliki pemandangan yang estetik, udara sejuk membuat wisatawan tetap nyaman meski kawasan wisata sedang ramai.

“Taunya dari TikTok. Lagi viral jadi pengen coba ke sini. Ternyata bagus dan worth it. Suasananya juga adem, enak buat duduk, foto dan bikin video,” kata Lina.

Menurut Lina, hampir setiap sudut kawasan Sarangan memiliki pemandangan yang menarik untuk dijadikan latar foto. Ia pun mengaku ingin kembali berkunjung karena merasa pengalaman wisata di Sarangan cukup menarik.

“Kalau bagus suka, karena tempatnya estetik dan bagus juga buat konten. Pasti pengen balik lagi karena bagus,” ujarnya.

Image Not Found
Wisatawan mengabadikan momen di spot bugenvil Sarangan. Foto : Kus-Sinergia

Fenomena viralnya spot foto bugenvil tersebut turut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Magetan. Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan, Yosef Cahyo Wibawanto, mengatakan meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi salah satu dampak positif dari popularitas spot tersebut.

“Yang viral saat ini spot foto bugenvilnya,” kata Yosef.

Menurut Yosef, daya tarik spot foto itu muncul dari kreativitas pengelola dan masyarakat di lapangan yang menata bunga bugenvil hingga membentuk latar visual yang menarik. Keindahan tersebut kemudian semakin dikenal setelah wisatawan mengunggah foto dan video melalui berbagai platform media sosial.

Yosef menilai fenomena tersebut menunjukkan besarnya peran media sosial dalam mempromosikan destinasi wisata. Bahkan, saat periode liburan sekolah, kunjungan ke kawasan Telaga Sarangan sempat mencapai sekitar 9.000 wisatawan dalam satu hari.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan kondisi normal yang berada di kisaran 4.000 wisatawan per hari.

“Dampak dari media sosial sangat luar biasa,” jelas Yosef.

Seiring meningkatnya kunjungan, Pemkab Magetan bersama pengelola dan petugas lapangan juga meningkatkan pemantauan di kawasan wisata. Patroli dilakukan terutama di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan untuk mengantisipasi kemacetan maupun gangguan keamanan.

Yosef mengatakan wisatawan tidak perlu khawatir selama berada di kawasan Sarangan karena petugas akan melakukan pengawasan secara berkala.

“Kami terus melakukan patroli untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi wisatawan,” ujarnya.

Selain spot foto bugenvil, terdapat sejumlah lokasi lain di sekitar Sarangan yang mulai menarik perhatian wisatawan. Salah satunya taman yang juga ramai ditanyakan pengunjung karena dinilai memiliki daya tarik visual untuk berfoto.

Pemkab Magetan berharap viralnya spot foto tersebut tidak hanya meningkatkan kunjungan ke satu lokasi, tetapi juga memberikan dampak terhadap destinasi wisata lain di sekitar Sarangan.

Wisatawan diharapkan tidak berhenti pada satu spot, tetapi turut mengunjungi objek wisata lain, sentra oleh-oleh dan berbagai destinasi yang berada di kawasan Sarangan maupun wilayah Magetan lainnya.

“Kami berharap wisatawan juga mengunjungi destinasi dan sentra oleh-oleh lain di sekitar Sarangan,” tutur Yosef.

Dengan meningkatnya popularitas Sarangan di media sosial, pemerintah daerah menilai momentum tersebut perlu diimbangi dengan pengelolaan destinasi yang baik, terutama dalam aspek keamanan, kenyamanan, kebersihan dan kelancaran arus wisatawan.

Viralnya spot foto bugenvil sekaligus menjadi bentuk promosi wisata secara organik. Foto dan video yang dibagikan wisatawan di media sosial diharapkan semakin memperluas jangkauan promosi Telaga Sarangan dan menarik lebih banyak wisatawan dari luar daerah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    Kelas SDN Bukur 02 Rusak Parah Tertimpa Pohon Tumbang Kegiatan Belajar Mengajar Siswa Kelas VI Dipindah

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SD Negeri Bukur 02, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, terganggu setelah sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang dan menimpa atap ruang kelas VI pada Minggu (04/05/2025) malam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena terjadi di luar jam sekolah. Kepala SDN Bukur 02, Heni Erawati, […]

    Bagikan
  • Aliansi BEM Madiun Audiensi dengan DPRD, Aspirasi Mahasiswa Akan Diteruskan ke DPR RI

    Aliansi BEM Madiun Audiensi dengan DPRD, Aspirasi Mahasiswa Akan Diteruskan ke DPR RI

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Madiun pada Rabu (01/10/2025). Agenda ini merupakan tindak lanjut dari aksi simbolis September Hitam yang sebelumnya digelar sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi bangsa. Dalam kesempatan tersebut, aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. “Hal […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    Pemprov Jatim Evaluasi Tambang di Magetan, Pj Bupati: Kami yang Punya Wilayah, Kami yang Rugi

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengevaluasi aktivitas tambang di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Tambang tersebut mendapat izin dari Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Jawa Timur. Evaluasi ini dilakukan menyusul keluhan Pj Bupati Magetan, Nizhamul, terkait kerusakan infrastruktur akibat kegiatan pertambangan tersebut. Wakil Gubernur Jawa […]

    Bagikan
  • Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 297
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun dipastikan akan mengurangi alokasi anggaran untuk program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat, pagu anggaran yang semula mencapai Rp. 5,98 miliar pada 2025 akan turun menjadi Rp. 1,46 miliar. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    Dapur MBG Belum Kantongi Sertifikat, Pemkab Magetan Tegaskan Program Tetap Aman

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski belum seluruh dapur pelaksana memenuhi standar administrasi. Dari target 45 dapur yang direncanakan, saat ini baru terbentuk 16, dengan 15 di antaranya sudah beroperasi. Namun, belum ada satu pun yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS). Koordinator Wilayah BGN […]

    Bagikan
  • Denpom V/1 Madiun Tegakkan Tertib Berlalu Lintas di Lingkungan TNI

    Denpom V/1 Madiun Tegakkan Tertib Berlalu Lintas di Lingkungan TNI

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Denpom V/1 Madiun melakukan pemeriksaan surat-surat dan kelengkapan kendaraan bermotor milik anggota Korem 081/DSJ dan Satdisjan (satuan dinas jawatan) Madiun, Senin (10/11/2025). Pemeriksaan dilakukan usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan. Pemeriksaan tersebut merupakan langkah Denpom V/1 Madiun dalam penegakan hukum disiplin tata tertib di lingkungan TNI. “Sesuai dengan rencana kegiatan operasi […]

    Bagikan
expand_less