Rabu, 14 Okt 2026
Trending Tags

Tinggal 3 Bulan, Anggaran Rp. 500 Miliar Masih Ngendon di OPD Pemkot Madiun

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 14 jam yang lalu
  • visibility 61
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Kota Madiun – Pergerakan serapan anggaran di Pemkot Madiun nampaknya kurang greget. Tercatat hingga 30 September lalu, realisasi anggaran yang terserap baru Rp. 563 miliar atau 51,96 persen dari total alokasi Rp. 1,083 triliun. 

Artinya, masih ada sekitar Rp. 520 miliar yang belum terealisasi alias masih ngendon menjelang tiga bulan terakhir di tahun anggaran 2026. 

Plt Walikota Madiun, F Bagus Panuntun menekankan capaian serapan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pelaksanaan APBD.  Menurutnya, belanja daerah harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

’’Bagaimana belanja ini bermanfaat bagi masyarakat. Itu fokus kami,’’ tegasnya belum lama ini.

Dia mengelak rendahnya serapan tersebut tidak mencerminkan progres pekerjaan di lapangan.  Menurut dia, sejumlah program dan proyek fisik sudah berjalan meski pembayarannya belum tercatat dalam realisasi keuangan.

’’Serapan itu sebenarnya sudah lebih dari 70 persen. Hanya saja prosesnya adalah proses pencairan, sehingga pekerjaan-pekerjaan yang sebenarnya sudah berjalan itu tidak bisa langsung masuk hitungan serapan,’’ terang Bagus.

Dia menjelaskan, realisasi belanja baru dapat dibukukan setelah melalui tahapan administrasi dan penagihan pembayaran. Sementara pekerjaan yang masih berlangsung maupun dalam proses pengajuan pembayaran belum masuk perhitungan serapan anggaran.

’’Yang bisa masuk serapan adalah yang sudah terealisasi penagihan pembayaran. Yang pekerjaan masih proses atau dalam proses penagihan itu belum bisa masuk realisasi,’’ katanya kalem.

Bagus memperkirakan realisasi belanja bakal meningkat pada triwulan keempat. Terutama setelah proses administrasi dan pembayaran pekerjaan yang telah berjalan diselesaikan. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lewat KAI Madiun Running Fest 2026, TNI Dorong Masyarakat Gemar Berolahraga

    Lewat KAI Madiun Running Fest 2026, TNI Dorong Masyarakat Gemar Berolahraga

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kepala Jasmani Korem (Kajasrem) 081/DSJ Kapten Inf Supriyanto mengikuti KAI Madiun Running Fest 2026 yang diselenggarakan di Kota Madiun, Minggu (13/9/2026).  Kajasrem mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang olahraga seperti KAI Madiun Running Fest tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, tetapi juga mampu membangun semangat persatuan dan kebersamaan di tengah […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Penutupan Pasar Hewan Jetis di Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, resmi diberlakukan sejak 8 Januari 2025. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun, sejumlah pedagang sapi mengaku kebingungan karena tidak mengetahui adanya penutupan tersebut. “Saya tidak tahu kalau pasar ini ditutup. Terpaksa sapi saya bawa […]

    Bagikan
  • SKCK Jadi Syarat PPPK, Polres Ponorogo Kebanjiran Pemohon

    SKCK Jadi Syarat PPPK, Polres Ponorogo Kebanjiran Pemohon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Permintaan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Satintelkam Polres Ponorogo mengalami lonjakan signifikan. Mayoritas pemohon berasal dari kalangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu. SKCK menjadi salah satu dokumen yang wajib dilampirkan dalam berkas daftar riwayat hidup (DRH) sebagai bagian dari persyaratan administrasi PPPK. Kasat Intelkam Polres Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    Cerita Supriyanto Lestarikan Seni Wayang Kulit Hingga Tembus Luar Jawa

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di tengah kian langkanya perajin wayang kulit, Supriyanto (38), warga Dukuh Ngrini, Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, menjadi salah satu sosok yang menjaga napas tradisi ini. Berawal dari kegemarannya menggambar di kertas duplek, kini karya tangannya telah merambah hingga Papua, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, bahkan Kalimantan. Sejak SMP ia terbiasa menggambar tokoh-tokoh […]

    Bagikan
  • Pemuda 20 Tahun di Ngawi Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak hingga 5 Kali

    Pemuda 20 Tahun di Ngawi Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak hingga 5 Kali

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi mengamankan seorang pemuda berinisial KY, 20, warga Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang diduga terlibat kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. KY diamankan polisi di rumahnya di wilayah Kecamatan Bringin pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 13.40 WIB, setelah penyidik melakukan serangkaian […]

    Bagikan
  • Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    Eks PPU Maospati Disulap Jadi Rest Area Strategis Tiga Kota, Pembangunan Secara Bertahap

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengebut pembangunan kawasan eks Pasar Produk Unggulan (PPU) Maospati yang kini memasuki tahap kedua. Proyek revitalisasi tersebut ditargetkan menjadi pusat jajanan dan kuliner yang mengusung konsep rest area modern, sekaligus menjadi wajah baru pintu masuk Kabupaten Magetan dari arah barat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less