Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Selisih Perencanaan RAPBD TA. 2027, DPRD Madiun Pertanyakan Pos Anggaran yang Terkoreksi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 42
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti perubahan postur anggaran sekitar Rp 80 miliar antara dokumen perencanaan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027. Perbedaan tersebut menjadi perhatian legislatif karena perlu diperjelas pos anggaran yang mengalami penyesuaian, terlebih di tengah penurunan transfer pemerintah pusat ke daerah.

Dalam rancangan RAPBD 2027, pendapatan Kabupaten Madiun diproyeksikan sebesar Rp 1,88 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp 2,02 triliun. DPRD meminta pemerintah kabupaten menjelaskan perubahan postur anggaran tersebut sekaligus memastikan penyesuaian tidak mengganggu program prioritas dan pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, meminta pemerintah kabupaten mengoptimalkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) agar penggunaan anggaran tahun depan benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia juga menyoroti penyesuaian anggaran sekitar Rp 80 miliar yang harus ditelusuri lebih lanjut dalam pembahasan RAPBD bersama pihak eksekutif. DPRD ingin mengetahui pos belanja mana saja yang mengalami pengurangan serta dampaknya terhadap program pemerintah daerah.

“Dengan adanya APBD yang disampaikan, kenyataannya tidak sama dengan realitasnya karena ada penurunan sekitar Rp 80 miliar. Nanti pos mana saja yang dikurangi akan kita lihat dalam pembahasan,” kata Fery.

Selain persoalan selisih anggaran, DPRD Kabupaten Madiun memberi perhatian terhadap transfer ke daerah, khususnya Dana Desa (DD), yang disebut tidak mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, desa tetap membutuhkan kepastian anggaran untuk menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Politisi PDI Perjuangan itu secara khusus meminta agar alokasi Anggaran Dana Desa (ADD) sebesar 20 persen tetap dipertahankan dan tidak dipangkas di tengah penyesuaian fiskal daerah.

“Dampaknya tentu dirasakan teman-teman di desa karena anggarannya seperti tahun ini. Kami berharap ADD tetap dipertahankan 20 persen. Jangan sampai ADD dipotong karena kalau dikurangi, pemerintah desa juga akan menghadapi persoalan,” ujarnya.

DPRD menilai kepastian alokasi anggaran desa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pemerintah kabupaten saat menyusun prioritas belanja 2027. 

Setelah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap RAPBD 2027, pembahasan akan berlanjut dengan menunggu jawaban dari pihak eksekutif. Berbagai catatan yang disampaikan fraksi akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    Petani Tembakau Ngawi Terpuruk, Harga Anjlok Panen Merosot

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Cuaca ekstrem memukul keras petani tembakau di Kabupaten Ngawi. Selain kualitas daun tembakau yang menurun, luas lahan panen juga menyusut drastis. Data terbaru menyebutkan sekitar 500 hektare lahan gagal panen, sementara produksi yang berhasil dipetik pun jauh di bawah target. Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, menjelaskan bahwa pada […]

    Bagikan
  • Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    Elemen Masyarakat Magetan Kompak Deklarasi Jaga Keamanan Bersama TNI-Polri

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan pendekar perguruan silat, anggota Banser, hingga kader PP Muhammadiyah di Kabupaten Magetan menggelar deklarasi kebersamaan untuk mendukung TNI-Polri menjaga stabilitas wilayah. Deklarasi ini berlangsung bersamaan dengan Apel Siaga Gabungan pengamanan aksi “Rakyat Magetan Bersuara” yang digelar PC PMII Magetan di sekitar Gedung DPRD dan Polres Magetan, Senin (01/09/2025). Apel tersebut […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.   Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) […]

    Bagikan
  • Ketua PCNU Magetan Diduga Dianiaya Oknum Kades Usai Isi Pengajian di Madiun

    Ketua PCNU Magetan Diduga Dianiaya Oknum Kades Usai Isi Pengajian di Madiun

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa, usai mengisi pengajian di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, memicu keprihatinan dari LBH Ansor Wilayah Mataraman. Koordinator LBH Ansor, Zainal Faizin, menyayangkan peristiwa terjadi pada Minggu (30/11/2025). Pihaknya mendesak terduga pelaku menunjukkan itikad baik sebelum langkah hukum ditempuh. Menurut Zainal, […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    KPU Kota Madiun Tetapkan 156.583 Pemilih dalam Rapat Pleno Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan 2025

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menggelar rapat pleno terbuka pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) tahun 2025 untuk periode kedua triwulan kedua. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat undang-undang dan PKPU Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur pentingnya pemeliharaan dan pemutakhiran data pemilih secara berkala. Ketua KPU Kota Madiun, […]

    Bagikan
expand_less