Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan warga Desa Tanjungsepreh menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Puluhan warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Rabu (04/06/2025). Warga menolak keras truk over dimension over loading (ODOL) bermuatan tanah urug melintas di jalan desa mereka.

Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk bertuliskan: “Truk Over Dimensi Over Loading (ODOL) Muatan Tanah Urug Dilarang Lewat Jalan Desa Tanjungsepreh”. Aksi berjalan tertib dengan pengawalan dari aparat TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Kingkin Prasetya, perwakilan warga, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki, terutama akibat lalu lalang truk bermuatan berlebih.

“Ini reaksi warga karena jalannya rusak parah, tidak ada pembenahan cepat. Rollag-nya juga rusak. Truk muatannya melebihi tonase. Sudah over bak, masih ditambah muatan lagi,” kata Kingkin.

Menurutnya, permasalahan ini bukan pertama kali terjadi. Pada tahun 2017, warga juga sempat melakukan aksi serupa dan berhasil menghentikan operasional truk sejenis untuk sementara waktu.

“Ini sudah terjadi dua kali. Dulu sempat berhenti, sekarang terulang lagi. Warga minta ada kepastian hukum dari pemerintah,” tegasnya.

Selain rusaknya infrastruktur jalan, warga juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan akibat jalan yang sempit, ditambah pelebaran jalan yang belum terealisasi meski perencanaan sudah berlangsung lama. Perencanaan pelebaran jalan disebut sudah ada sejak lima hingga tujuh tahun lalu, namun tidak pernah ditindaklanjuti secara konkret.

“Jalan Cempaka ini menuju ke Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, pondok besar, tapi kok jalannya rusak parah dari sini sampai Jalan Raya Maospati-Ngawi? Harusnya segera diperbaiki, bukan cuma ditambal,” lanjut Kingkin.

Warga berharap agar pemerintah tidak hanya melakukan tambal sulam, tetapi segera membangun ulang jalan tersebut dengan kualitas yang baik, termasuk melakukan pelebaran.

“Jangan hanya ditambal, tapi dibangun kembali. Warga mendukung penuh jika ada pelebaran,” ujarnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    Diduga Penyakit Bawaan Kambuh, Pencari Rumput Tewas di Waduk Pondok Ngawi

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Seorang pencari rumput, Talam (63), warga Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Ngawi, ditemukan tewas setelah terjatuh ke dalam Waduk Pondok pada Senin siang 6/1/2025. Kematian korban diduga disebabkan oleh kambuhnya penyakit bawaan yang dideritanya. Menurut Waidi (52), tetangga korban, kejadian bermula ketika Talam, bersama istrinya dan seorang tetangga lainnya, pergi mencari rumput dengan […]

    Bagikan
  • Semarak HUT ke-81 TNI, Korem 081/DSJ Sediakan Makan Gratis dan Bagi-Bagi Bansos

    Semarak HUT ke-81 TNI, Korem 081/DSJ Sediakan Makan Gratis dan Bagi-Bagi Bansos

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ratusan warga antusias menikmati makan gratis yang disediakan Korem 081/DSJ. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian acara dalam memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kegiatan yang digelar usai upacara peringatan HUT ke-81 TNI itu tidak hanya diisi dengan makan gratis, tetapi juga aksi sosial berupa pembagian bantuan sosial (bansos) kepada […]

    Bagikan
  • DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    DLH Kota Madiun Gencar Uju Emisi, Perkuat Pengawasan Kualitas Udara

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pengendalian polusi udara terus digencarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun melalui pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Program yang menjadi agenda rutin ini berkeliling ke seluruh kelurahan sebagai bentuk pengawasan kualitas udara sekaligus sarana penyadaran publik. Subkoordinator Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kota Madiun, Annita Yuli Mayasari, […]

    Bagikan
  • Disdikpora Magetan Klarifikasi Siswa Belajar di Teras, Janji Perbaikan Bertahap

    Disdikpora Magetan Klarifikasi Siswa Belajar di Teras, Janji Perbaikan Bertahap

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magetan akhirnya angkat bicara terkait kondisi siswa SD Negeri Sumbersawit 3 yang sempat viral karena belajar di teras dan tanpa alas memadai. Pemerintah memastikan situasi tersebut dipicu keterbatasan ruang saat pelaksanaan ujian, sekaligus menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan secara bertahap. Kepala Disdikpora Magetan, Suhardi, […]

    Bagikan
  • Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    Usulan Rp8,5 Miliar untuk Mobil Camat dan Videotron di Magetan Dikritik, DPRD Soroti Prioritas Jalan Rusak

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran sekitar Rp8,5 miliar untuk pengadaan 18 mobil operasional camat dan lima unit videotron mendapat sorotan dari DPRD Magetan. Di tengah ruang fiskal daerah yang terbatas, belanja tersebut dinilai perlu dikaji kembali agar anggaran lebih banyak diarahkan untuk kebutuhan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Anggota […]

    Bagikan
  • Harga Jagung Magetan Tembus Rp7.400 per Kilogram, Petani Raup Cuan di Tengah Panen Raya

    Harga Jagung Magetan Tembus Rp7.400 per Kilogram, Petani Raup Cuan di Tengah Panen Raya

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 465
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani jagung di Kabupaten Magetan mendapat angin segar di tengah tingginya biaya produksi. Harga jagung pipil kering di tingkat petani kini menembus Rp7.400 per kilogram, bahkan berada sekitar Rp1.000 di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram. Harga tersebut meningkat sekitar 27,4 persen dibanding rata-rata harga jagung di […]

    Bagikan
expand_less