Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Satpol PP Ngamuk, Reklame Bodong Jalur Puspem Hingga Balerejo Madiun Dipreteli

  • account_circle Mandor
  • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satpol PP dan Damkar Pemkab Madiun tertibkan reklame bodong di sejumlah titik strategis, (30/03/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kab Madiun – Maraknya reklame liar atau tidak berijin membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Pemkab Madiun gerah. Tidak ingin dicap sebagai macan ompong rombongan Satpol PP melakukan penertiban reklame bodong di sejumlah titik strategis, Senin (30/03/2026).

Sasaran petugas yakni di ruas kawasan lingkungan Alun-alun Rekso Gathi Mejayan serta Jalan raya Madiun–Surabaya yang melintasi Kecamatan Wonoasri hingga Balerejo.

Kabid PPHD Satpol PP dan Damkar Pemkab Madiun Madiun, Danny Yudi Satriawan, menjelaskan langkah ini diambil setelah petugas menemukan banyak pelanggaran di lapangan.

“Berdasarkan hasil pengecekan, kami menemukan cukup banyak reklame yang tidak memiliki izin. Selain itu, ada juga sejumlah reklame yang masa berlaku izinnya sudah habis namun masih tetap terpasang,” tegasnya.

Image Not Found
Penertiban akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik lain yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran, Foto : Istimewa

Dijelaskan, penertiban ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban umum, menjaga estetika kawasan, serta memastikan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pemilik usaha, pemasang iklan, maupun pihak terkait agar selalu mengurus perizinan reklame sesuai aturan yang berlaku dan memperhatikan masa berlaku izin sebelum memasang kembali reklame.

“Kami berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat mematuhi perda yang ada, sehingga penataan wilayah Kabupaten Madiun tetap tertib, aman, dan indah,” katanya.

Satpol PP mengancam, kegiatan penertiban akan terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik lain yang dinilai rawan terjadinya pelanggaran. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    Hendak Ganti Oli dan Servis Motor, Seorang Pria Meninggal Mendadak di Teras Bengkel

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga di Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendadak heboh, Selasa (4/11/2025) pagi. Seorang pria ditemukan meninggal dunia secara tiba-tiba di teras sebuah bengkel motor. Korban diketahui bernama Sukardi (60), warga Desa Grabahan, Kecamatan Karangrejo. Ia sempat datang ke Bengkel Aldo Motor sekitar pukul 09.15 WIB untuk mengganti oli sekaligus melakukan […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    Menyambut Idul Fitri, Pemkot Madiun Gelar Festival Nasi Pecel

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Idul Fitri, Pemerintah Kota Madiun menggelar Festival Nasi Pecel yang menjadi salah satu daya tarik utama kota ini. Kota Madiun yang dikenal dengan julukan “Kota Pecel” tidak pernah lepas dari makanan khas tersebut. Untuk memperkuat eksistensi nasi pecel yang sudah menjadi ikon kuliner, festival ini digelar dengan tujuan memperkenalkan […]

    Bagikan
  • Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    Klaim Asuransi Aset Daerah Kota Madiun Tahun 2024 Hanya 10 Persen dari Nilai Polis

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pengadaan asuransi untuk aset Pemerintah Kota Madiun tahun lalu tetap menggunakan pagu anggaran yang sama seperti tahun sebelumnya. Namun, dari hasil evaluasi, klaim asuransi yang diajukan sepanjang tahun 2024 didominasi oleh kendaraan dinas, baik kendaraan operasional maupun kendaraan pejabat. Menurut Lilis Hartutik, Kepala Bidang Akuntansi dan Aset BKAD Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar photo_camera 2

    Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 62 Sekolah di Madiun Raya, Anggaran Capai Rp51,3 Miliar

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 400
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan program revitalisasi dan rehabilitasi sarana prasarana pendidikan di wilayah Madiun Raya. Peresmian dipusatkan di SMAN 2 Madiun pada Kamis (12/3/2026). Program revitalisasi tersebut mencakup 62 sekolah yang tersebar di Kota dan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, serta Magetan. Total anggaran dalam program tersebut sekitar […]

    Bagikan
  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 260
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
  • TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    TPA Baru Kabupaten Madiun Disepakati di Kawasan Alas Kamukti Makmur

    • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Lokasi baru Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kabupaten Madiun akhirnya disepakati. Lokasinya berada di kawasan hutan Alas Kamukti Makmur, Desa Blabakan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lahan seluas 24 hektare tersebut saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Madiun bersama Perhutani KPH Madiun. Peninjauan ini […]

    Bagikan
expand_less