Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pengangkatan PPPK di Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo masih terus berjalan. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo tengah mengajukan persetujuan teknis (Pertek) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Surabaya untuk selanjutnya diusulkan ke BKN Pusat.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, menjelaskan bahwa setelah Pertek dari BKN Pusat diterbitkan, proses pengangkatan di tingkat daerah dapat dilanjutkan dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo.

“PPPK nanti akan menerima SK Bupati bersamaan dengan penghadapan dan penandatanganan kontrak kerja. Saat ini masih dalam proses dan kami menunggu arahan dari pimpinan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/06/2025).

Zamroni menambahkan, proses pengurusan pertek sudah berada di BKN dan diperkirakan akan segera rampung. “Prosesnya sudah lebih dari setengah jalan di BKN. Kami terus memantau sambil menunggu petunjuk dari pimpinan terkait waktu penyerahan SK,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat menginformasikan rencana waktu penyerahan SK kepada BKN, sehingga proses di tingkat pusat bisa dipercepat.

“Misalnya kami menyampaikan bahwa SK akan diserahkan pada Agustus, maka dari pusat kemungkinan bisa menyesuaikan dan mempercepat prosesnya. Karena BKN Surabaya juga menangani seluruh wilayah Jawa Timur, baik untuk penerbitan NIP CPNS maupun NIP PPPK,” jelasnya.

Total formasi pengadaan PPPK tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo sebanyak 691 formasi, yang dibagi dalam dua tahap atau gelombang. Tahap pertama terdiri atas 357 formasi, dan tahap kedua sebanyak 334 formasi. Adapun rinciannya meliputi 131 formasi untuk tenaga pendidik (guru), 76 formasi tenaga kesehatan, dan 484 formasi untuk jabatan pelaksana.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Kota Serahkan Motor ke Pemiliknya usai Ungkap Kasus Curanmor 

    Polres Madiun Kota Serahkan Motor ke Pemiliknya usai Ungkap Kasus Curanmor 

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perasaan haru dan lega dirasakan oleh Nitra Cahnia warga Jalan Puter Kelurahan Nambangan Kidul Kecamatan Manguharjo Kota Madiun saat di Mapolres Madiun Kota. Bagaimana tidak, usai konferensi pers ungkap kasus curat dan curanmor pada Kamis (30/1/2025), Nitra kembali mendapatkan motornya yang hilang dicuri pada Kamis (16/1/2025) lalu. Motor diserahkan langsung […]

    Bagikan
  • Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    Semarak Hari Kartini, Flashmob Karyawan PT KAI dan Bagi Buket Bumbu Ke Penumpang KA

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2025, suasana berbeda tampak di Stasiun Madiun. Para karyawan PT KAI Daop 7 Madiun tampil anggun dengan mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap sosok R.A. Kartini, pahlawan emansipasi perempuan Indonesia, […]

    Bagikan
  • Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    Kerajinan Rebana Ngrukem Tembus Mancanegara

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sentra kerajinan rebana di Dukuh Jalen, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, telah dikenal luas, bahkan hingga ke mancanegara. Berkat kualitas yang unggul, rebana dari desa ini banyak diminati oleh pasar luar negeri seperti Hongkong, Taiwan, hingga Korea Selatan. Kerajinan ini telah ada sejak tahun 1980 dan kini diteruskan […]

    Bagikan
  • DPRD Kab Madiun Terima Audiensi Dari PPDI, Bahas 5 Poin Aduan

    DPRD Kab Madiun Terima Audiensi Dari PPDI, Bahas 5 Poin Aduan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Madiun dibawah pimpinan Suntoyo bersama 13 anggotanya melakukan Audensi dan Silaturahmi dengan Komisi A DPRD Kabupaten Madiun serta Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kabupaten Madiun, Senin siang (06/01/2025). Pertemuan yang digelar di ruang rapat DPRD Kabupaten ini, dari pihak PPDI menyampaikan beberapa poin aduan. […]

    Bagikan
  • Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    Proses PAW Usman Ependi, DPRD Kota Madiun Tunggu SK Gubernur

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kota Madiun tinggal selangkah lagi rampung. Usman Ependi yang diusulkan menggantikan almarhum Andi Raya Bagus Miko Saputra saat ini tinggal menunggu Surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, menjelaskan bahwa DPRD telah menerima surat balasan dari Komisi Pemilihan Umum […]

    Bagikan
  • Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    Harga Telur Lesu, Peternak Ayam Petelur di Magetan Terpaksa Gadai Sertifikat hingga Jual Sapi demi Bertahan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali menghadapi tekanan ekonomi setelah penjualan telur mengalami perlambatan dalam beberapa pekan terakhir. Meski harga telur sempat membaik, kondisi tersebut belum mampu menutup kerugian yang telah mereka alami selama berbulan-bulan akibat tingginya biaya produksi dan rendahnya harga jual. Di Kelurahan Alas Tuwo, […]

    Bagikan
expand_less