Berita Terkini
Trending Tags

Pengangkatan PPPK Tahap 1 di Ponorogo 2024 Masih Berproses, Ini Penjelasan BKPSDM

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 55
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi pengangkatan PPPK di Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 1 tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo masih terus berjalan. Saat ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo tengah mengajukan persetujuan teknis (Pertek) ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional II Surabaya untuk selanjutnya diusulkan ke BKN Pusat.

Kepala Bidang Perencanaan, Pengadaan, Pengolahan Data, dan Sistem Informasi ASN BKPSDM Ponorogo, Ahmad Zamroni, menjelaskan bahwa setelah Pertek dari BKN Pusat diterbitkan, proses pengangkatan di tingkat daerah dapat dilanjutkan dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo.

“PPPK nanti akan menerima SK Bupati bersamaan dengan penghadapan dan penandatanganan kontrak kerja. Saat ini masih dalam proses dan kami menunggu arahan dari pimpinan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (10/06/2025).

Zamroni menambahkan, proses pengurusan pertek sudah berada di BKN dan diperkirakan akan segera rampung. “Prosesnya sudah lebih dari setengah jalan di BKN. Kami terus memantau sambil menunggu petunjuk dari pimpinan terkait waktu penyerahan SK,” terangnya.

Menurutnya, pemerintah daerah dapat menginformasikan rencana waktu penyerahan SK kepada BKN, sehingga proses di tingkat pusat bisa dipercepat.

“Misalnya kami menyampaikan bahwa SK akan diserahkan pada Agustus, maka dari pusat kemungkinan bisa menyesuaikan dan mempercepat prosesnya. Karena BKN Surabaya juga menangani seluruh wilayah Jawa Timur, baik untuk penerbitan NIP CPNS maupun NIP PPPK,” jelasnya.

Total formasi pengadaan PPPK tahun 2024 di Kabupaten Ponorogo sebanyak 691 formasi, yang dibagi dalam dua tahap atau gelombang. Tahap pertama terdiri atas 357 formasi, dan tahap kedua sebanyak 334 formasi. Adapun rinciannya meliputi 131 formasi untuk tenaga pendidik (guru), 76 formasi tenaga kesehatan, dan 484 formasi untuk jabatan pelaksana.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    Polres Madiun Ungkap 73 Kasus dalam Operasi Pekat, Ratusan Barang Bukti Dimusnahkan

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, prostitusi dan pornografi serta perjudian hingga knalpot brong berhasil diungkap jajaran kepolisian Polres Madiun.  Selama sepekan Polres Madiun menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) mengungkap sebanyak 73 kasus.  Wakapolres Madiun, Kompol M. Asrori Khadafi, menyampaikan bahwa operasi ini berlangsung mulai 26 Februari hingga 9 Maret 2025, […]

    Bagikan
  • Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    Wisata Petik Melon Hidroponik di Madiun, Kisah Mantan TKI yang Bangkitkan Ekonomi Desa

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Di sudut Dusun Golang, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur deretan tanaman melon tumbuh rapi di dalam bangunan greenhouse. Bukan ladang luas dengan tanah terbuka, melainkan sistem hidroponik yang bersih, tertata, dan terbuka untuk siapa saja yang ingin memetik langsung buahnya. Greenhouse Paman Jack demikian warga menyebutnya menawarkan […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    DPRD Ponorogo Soroti Soal Pekerja Migran Diduga Ditahan di Hong Kong

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Ponorogo di Hong Kong yang diduga ditahan karena keterlibatan dalam pencucian uang, mendapat perhatian dari DPRD Ponorogo. Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menilai kejadian tersebut menjadi alarm penting bahwa pembekalan bagi calon pekerja migran masih perlu diperkuat sebelum diberangkatkan ke negara penempatan. Ribut […]

    Bagikan
  • Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    Polisi Bantah Membubarkan Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kepolisian membantah tudingan telah membubarkan kegiatan diskusi dan bedah buku Reset Indonesia yang digelar di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Sabtu malam (20/12/2025). Polisi menegaskan tidak pernah mengeluarkan perintah penghentian acara tersebut. Kapolsek Nglames AKP Gunawan mengatakan pihaknya hanya menerima pemberitahuan kegiatan secara mendadak dan tidak melalui prosedur resmi. Pemberitahuan tersebut diterima […]

    Bagikan
  • Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    Banyak Permasalahan Aset di Bumi Kampung Pesilat, Komisi C bakal panggil BPKAD

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik Permasalahan tukar guling aset Pemerintah Kabupaten Madiun dengan Pemerintah Desa Purwosari kian panjang. Komisi C DPRD Kabupaten Madiun bakal menginventarisir permasalahan aset yang kian menahun menjadi catatan dalam audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Ketua komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Rudi Triswahono menjelaskan pihaknya akan membahas bersama internal komisi. Serta […]

    Bagikan
  • Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    Tegas, Ini Arahan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy kepada Prajuritnya

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Tulungagung – Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin menekankan agar seluruh prajurit dan PNS di jajarannya tidak berbuat pelanggaran sekecil apapun. Baik itu judi online, narkoba, dan jenis-jenis pelanggaran lainnya.  “Kita bukan tentara, bukan PNS kemarin sore, sudah bertahun-tahun kita jadi tentara, jadi PNS, aturan dari dulu sampai sekarang di lingkungan kita (TNI) […]

    Bagikan
expand_less