Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Persaingan Kursi Sekda Magetan Menghangat, Delapan Kandidat Resmi Bertarung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 203
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pendopo Surya Graha Kab. Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan memasuki babak baru. Delapan nama telah dinyatakan lolos administrasi dan siap melangkah ke tahap berikutnya.

Daftar peserta diumumkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Magetan pada Senin (25/8/2025). Dari delapan kandidat, tujuh di antaranya merupakan pejabat Pemkab Magetan, sementara satu nama berasal dari luar daerah, yakni Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Madiun, Ansar Rasidi.

Tujuh pejabat internal yang ikut bersaing adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Eko Muryanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Joko Trihono, Kepala Dinas Perhubungan Welly Kristanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Cahaya Wijaya, Kepala Dinas Sosial Parminto Budi Utomo, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pangan Saif Muchlissun. Selain itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Magetan, Benny Adrian, juga tercatat dalam bursa.

Image Not Found
Hasil Seleksi Sekda Kab Magetan, Foto : Dokumen resmi Panitia Seleksi sekda magetan – Sinergia

Penjabat (Pj) Sekda Magetan, Muchtar Wahid, mengonfirmasi jumlah peserta tersebut. “Sampai hari terakhir pendaftaran, jumlahnya ada delapan orang,” katanya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Magetan, Masruri, menegaskan bahwa tahapan seleksi belum selesai. Para kandidat akan mengikuti tes kompetensi manajerial dan sosio kultural di Kota Surabaya pada Kamis (28/8/2025).

Dengan jumlah kandidat yang relatif banyak, peluang dan tantangan setiap peserta dipastikan berbeda. Persaingan pun kian menarik karena keterlibatan pejabat dari Kota Madiun memberi warna baru dalam seleksi kali ini.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    BNN Jatim Dorong Pembentukan 10 Desa Bersinar di Magetan, Perkuat Pencegahan Narkoba di Wilayah Perbatasan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN) terus diperkuat di Kabupaten Magetan. Hal itu ditandai dengan digelarnya Forum Koordinasi Satuan Tugas P4GN dan Implementasi Program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Ruang Rapat Ki Mageti, Kantor Bupati Magetan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Badan Kesatuan Bangsa dan […]

    Bagikan
  • 15 Pohon Trembesi di Sumber Ngrowo Magetan Diduga Ditebang Tanpa Izin

    15 Pohon Trembesi di Sumber Ngrowo Magetan Diduga Ditebang Tanpa Izin

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sekitar 15 pohon trembesi di kawasan sempadan sumber air Sumber Ngrowo, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, diduga ditebang dan diambil tanpa izin. Temuan tersebut ditindaklanjuti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengairan Bringin dengan melaporkannya kepada pemerintah desa dan menyiapkan laporan kepada kepolisian. Penebangan di kawasan yang memiliki fungsi […]

    Bagikan
  • Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    Minyakita Langka di Pasar Tradisional Ngawi, Harga Tembus Rp22 Ribu per Liter

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 341
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita mulai dirasakan di sejumlah pasar tradisional di Ngawi, Jawa Timur. Sejak dua bulan terakhir, komoditas tersebut sulit ditemukan di lapak pedagang. Kalaupun tersedia, harganya melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini masih terjadi pada Senin (20/4/2026) pagi. Minyakita dijual […]

    Bagikan
  • Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    Sugiri Sancoko Tekankan Tiga Pilar RPJMD Ponorogo Tahun 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sasana Praja tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pembangunan Ponorogo lima tahun ke depan. Dalam Musrenbang ini, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memaparkan sejumlah program strategis yang akan […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Lakukan Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Kloter 52 dan 55

    Kemenag Kota Madiun Lakukan Pengumpulan Koper Calon Jemaah Haji Kloter 52 dan 55

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun mulai pengumpulan koper calon jemaah haji pada Kamis (15/05/2025). Kegiatan ini diperuntukkan bagi calon jemaah dari kloter 52 dan 55. Kepala Kemenag Kota Madiun, Zainut Tamam, menjelaskan bahwa koper milik para jemaah akan dikirim secara kolektif pada sore hari dan akan dipisahkan kembali saat tiba […]

    Bagikan
  • Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    Ironi Wacana Pengangkatan Staff SPPG menjadi PPPK, Guru di Madiun Bergaji Rp250 Ribu per Bulan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 464
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di tengah rencana pemerintah pusat mengangkat puluhan ribu pegawai inti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ironi justru dirasakan tenaga pendidik di daerah. Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar negeri Kabupaten Madiun mengaku hanya menerima upah Rp. 250 ribu per bulan. Pemerintah […]

    Bagikan
expand_less