Berita Terkini
Trending Tags

Jelang Ramadan, Warga Serbu Pasar Sembako Murah di Magetan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 267
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
puluhan warga yang mayoritas ibu rumah tangga memadati pasar sembako murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, puluhan warga yang mayoritas ibu rumah tangga memadati pasar sembako murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Magetan di Lapangan Desa Bogem, Kecamatan Sukomoro, Rabu (11/2/2026) pagi. Sejak pasar dibuka pukul 09.00 WIB, antrean panjang langsung terbentuk karena tingginya minat warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Dalam kegiatan ini, warga memborong berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, telur, hingga daging ayam. Semua barang dijual dengan harga lebih rendah dibanding pasar tradisional, sehingga banyak warga memanfaatkan momentum tersebut untuk persiapan kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Salah satu komoditas yang paling diburu adalah beras ukuran 5 kilogram yang dihargai Rp55.000, atau lebih murah Rp5.000 dari harga pasar yang mencapai Rp60.000. Sementara itu, selisih harga sejumlah kebutuhan pokok lainnya berkisar Rp2.000 hingga Rp4.000 per kilogram.

Di Pasar Sayur Magetan, misalnya, harga daging ayam kini mencapai Rp39.000 dari sebelumnya Rp36.000 per kilogram. Daging sapi juga naik dari Rp130.000 menjadi Rp135.000 per kilogram. Kenaikan serupa terjadi pada telur ayam yang kini dibanderol Rp30.000 per kilogram dari sebelumnya Rp27.000.

Kenaikan harga bumbu dapur juga tak terhindarkan. Cabai rawit yang sebelumnya Rp82.000 kini menembus Rp85.000 per kilogram.

Warga mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini. “Di sini harganya lebih miring, Mas. Saya tadi beli macam-macam, termasuk gula dan minyak goreng untuk kebutuhan jelang Ramadan,” ujar Nina Nadiningsih, salah seorang warga.

Di sisi lain, para pedagang juga mengakui bahwa kenaikan harga sudah mulai terasa. “Menjelang Ramadan ini semua naik—telur, gula, minyak goreng. Ya mau tidak mau kami ikut menyesuaikan,” kata Sumilah, salah satu pedagang sembako.

Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan kegiatan pasar murah akan digelar secara berkelanjutan di sejumlah titik hingga Idulfitri. Upaya ini dilakukan untuk menekan lonjakan harga kebutuhan pokok serta memberikan akses bahan pangan terjangkau bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan di tengah tingginya permintaan menjelang bulan suci.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa  photo_camera 3

    Jembatan Gantung Desa Prigi, Menghapus Jarak, Menguatkan Asa 

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 424
    • 0Komentar

    Sinergia | Trenggalek – Suara gemericik Sungai Pacar mengalun pelan di bawah jembatan gantung yang baru saja rampung dibangun di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Jembatan sepanjang 38 meter itu tampak kokoh membentang, menjadi penghubung yang selama ini dinantikan warga dari tiga desa yakni Prigi, Margo, dan Karanggandu. Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, akses […]

    Bagikan
  • Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

    Telur Rebus Kotor di Paket MBG Lembeyan Viral, Standar Kebersihan Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bergulir di Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, kembali menjadi perbincangan publik. Bukan soal rasa atau porsi seperti sebelumnya, melainkan temuan satu butir telur rebus yang masih tampak kotor di bagian cangkangnya hingga viral di media sosial. Foto yang diunggah oleh akun Facebook Tri Winarsih dalam grup […]

    Bagikan
  • Polsek Padas Tindak Lanjuti Laporan Balap Liar Masuk Lewat Call Center 110

    Polsek Padas Tindak Lanjuti Laporan Balap Liar Masuk Lewat Call Center 110

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Komitmen Polres Ngawi dalam memberikan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat kembali ditunjukkan melalui tindak lanjut aduan yang masuk melalui layanan Call Center 110. Kali ini, laporan terkait dugaan aksi balap liar di wilayah Kecamatan Padas langsung direspons dengan pengecekan lapangan oleh jajaran Polsek Padas. Laporan tersebut menyebutkan adanya aktivitas balap […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gandeng UNS Percepat Skrining TBC Lewat Mobil Rontgen Keliling, Warga Bisa Periksa Gratis

    Pemkab Madiun Gandeng UNS Percepat Skrining TBC Lewat Mobil Rontgen Keliling, Warga Bisa Periksa Gratis

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini tuberkulosis (TBC) melalui kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Caruban Madiun. Kerja sama itu ditandai dengan penyerahan teknologi Tibi Smart untuk mendukung layanan skrining TBC menggunakan mobil rontgen milik Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian program Bakti Harmoni […]

    Bagikan
  • Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    Harga Bawang Merah di Pasar Legi Naik Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Harga bawang merah di Pasar Legi, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melonjak tajam dalam sepekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai dua kali lipat dari harga normal. Saat ini, harga bawang merah di pasar tradisional terbesar di Ponorogo tersebut berada di kisaran Rp55.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Padahal, sebelumnya harga normal berkisar antara Rp25.000 […]

    Bagikan
  • Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    Lambat Serap Anggaran, Puluhan OPD di Magetan Kena Sanksi TPP Ditunda

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 137
    • 1Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai menerapkan sanksi tegas terhadap puluhan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kinerjanya dinilai belum optimal dalam merealisasikan anggaran belanja. Hingga pertengahan Juli 2025, rata-rata serapan anggaran baru menyentuh angka 40 persen, jauh di bawah ekspektasi. Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Magetan, Muchtar Wahid, mengungkapkan bahwa keterlambatan ini berimbas  […]

    Bagikan
expand_less