Berita Terkini
Trending Tags

Tak Cukup Jual Bahan Mentah, Khofifah Minta Petani Hutan Garap Hilirisasi Produk

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gubernur Jawa Timur dalam acara Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban. (13/6/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan hilirisasi produk perhutanan sosial untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil hutan yang dikelola masyarakat. Menurutnya, produk perhutanan sosial tidak cukup hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi harus diolah agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.

Pesan itu disampaikan Khofifah saat membuka Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (13/6). Kegiatan bertema “Hutan Lestari, Masyarakat Sejahtera” tersebut diikuti kelompok tani hutan, perguruan tinggi, pelaku usaha, hingga pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Khofifah mengatakan Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan luasan perhutanan sosial terbesar di Indonesia, yakni hampir 30 persen dari total kawasan perhutanan sosial nasional. Selain itu, nilai transaksi ekonomi yang dihasilkan sektor tersebut juga menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi lain.

“Nilai tambah sekarang ada pada hilirisasi. Jangan berhenti pada penjualan bahan baku. Ketika ada dukungan teknologi, pendampingan perguruan tinggi, dan kemitraan dengan dunia usaha, produk perhutanan sosial bisa berkembang menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi,” ujar Khofifah.

Salah satu komoditas yang menjadi perhatian dalam pengembangan agroforestri adalah kopi. Khofifah menyebut sekitar 62 persen produksi kopi di Jawa Timur ditopang oleh sektor perhutanan sosial. Sementara secara nasional, kontribusi perhutanan sosial terhadap sektor kopi mencapai sekitar 60 persen.

Karena itu, ia menilai kolaborasi antara Kelompok Tani Hutan (KTH), perguruan tinggi, dan sektor industri perlu terus diperkuat. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas produk, pengembangan inovasi, hingga pendampingan proses hilirisasi.

Menurut Khofifah, kemitraan yang dibangun melalui jambore ini diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi para petani hutan sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha yang mereka jalankan.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam pengembangan perhutanan sosial. Salah satunya diberikan kepada Bupati Madiun Hari Wuryanto sebagai Kepala Daerah Terbaik dalam Pendampingan Perhutanan Sosial.

Sementara itu, Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Madiun sebagai tuan rumah Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026.

Menurutnya, perhutanan sosial menjadi program strategis karena mampu menggabungkan upaya pelestarian lingkungan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

“Tentunya kegiatan ini untuk memperkuat kelembagaan kelompok tani, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia. Juga dapat memperluas akses usaha dan pemasaran produk masyarakat hutan,” terangnya.

Pada momen yang sama, Hari juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur melanjutkan pembangunan jalur Selingkar Wilis yang menghubungkan Kabupaten Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Kediri, dan Nganjuk.

“Konektivitas kawasan Gunung Wilis akan membuka peluang ekonomi baru sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah selatan Jawa Timur,” pungkas Bupati. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    Konvoi Ugal-Ugalan, Polres Ngawi Amankan Puluhan Pemuda serta Sepeda Motor Tak Sesuai Standar

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Suasana jalan raya di wilayah Kabupaten Ngawi mendadak gaduh saat sekelompok pemuda melakukan konvoi ugal-ugalan yang meresahkan pengguna jalan lainnya. Aksi itu terjadi pada Minggu malam (15/06/2025) dan langsung ditindak oleh jajaran Polres Ngawi yang saat itu tengah menggelar patroli dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD). Petugas dengan sigap […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    Pemprov Jatim Verifikasi Penataan Kawasan Kumuh Kota Madiun

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Madiun memasuki tahap verifikasi. Tim dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi yang diajukan oleh Pemerintah Kota Madiun sebagai sasaran program, Rabu (30/07/2025). Tim menyasar dua kecamatan, yakni Manguharjo dan Kartoharjo, untuk mengecek kelayakan lahan yang direncanakan mendapatkan bantuan pendanaan […]

    Bagikan
  • Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    Kisah Misringah, Jamaah Haji Tertua Di Ponorogo Yang Menabung Dari Hasil Jualan Asam Jawa

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usia senja tak menghalangi tekad Misringah untuk menunaikan ibadah haji. Nenek berusia 90 tahun asal Desa Gandukepuh, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo ini akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun ini. Ia tercatat sebagai calon jamaah haji tertua di Ponorogo. Perjuangan Misringah untuk berangkat haji tak mudah. Semasa muda, […]

    Bagikan
  • Bagus Panuntun Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua DPW PSI Jatim

    Bagus Panuntun Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua DPW PSI Jatim

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sukses memenangi Pilkada 2024 sebagai Wakil Wali Kota Madiun mengantarkan F. Bagus Panuntun mengemban amanah baru di tubuh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep menunjuk Bagus Panuntun sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Jawa Timur menggantikan Aan Rochayanto yang kini menduduki posisi Ketua Harian Dewan Pimpinan […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    Dua Rombongan Jemaah Umrah Sindo Wisata Ulul Azmi Memulai Perjalanan Suci ke Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asrama Haji Kota Madiun menjadi titik awal sebelum 2 rombongan bus umrah Sindo Wisata Haji Ulul Azmi berangkat ke Tanah Suci. Minggu, 16 Februari 2025, pukul 1 dini hari, dengan membawa koper bawaan mereka, jemaah umrah Sindo Wisata Madiun ini mulai berdatangan. Satu persatu koper diterima oleh tim Sindo Wisata […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
expand_less