Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Tradisi Berburu Ikan Waduk Surut di Musim Kemarau

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga di Waduk Dawuhan panen ikan di musim kemarau. Foto : Tova Pradana

Sinergia | Madiun – Surutnya air Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun menjadi tanda dimulainya panen ikan tahunan yang ditunggu warga sekitar. Aktivitas ini telah berlangsung sejak dua hari terakhir dan diperkirakan hanya bertahan sekitar dua pekan selama musim kemarau.

Setiap tahun, ketika debit air waduk menyusut hingga sekitar 80 persen atau berada di bawah 7.000 meter kubik, warga berkelompok turun dengan jaring atau alat pancing. Hasil tangkapan mereka bisa mencapai 25 hingga 35 kilogram per hari, terdiri dari berbagai jenis ikan tawar seperti lele, nila, tombro, hingga ikan kutuk.

“Kalau waduk sudah surut seperti ini, biasanya bulan Agustus atau September, kami turun menjaring ikan. Sekali dapat bisa 25 sampai 35 kilo, langsung dijual ke warga yang sudah menunggu di pinggir waduk,” kata Kusnianto, salah satu petani setempat, Sabtu (6/9/2025).

Image Not Found
Warga serbu Waduk Dawuhan berburu ikan hasil tangkapan. Foto : Tova Pradana

Ikan hasil tangkapan dijual langsung di lokasi. Warga pembeli rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan ikan segar dengan harga terjangkau. Amin Nafi’ah, misalnya, mengaku sengaja datang lebih awal agar kebagian ikan nila. “Ini momen tahunan, jadi harus sabar nunggu. Ikan segar, harganya juga murah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nur Haryati, warga lain yang turut mengantre. Menurutnya, panen ikan di Waduk Dawuhan selalu membawa suasana berbeda. “Kalau air waduk penuh ya tidak ada panen. Jadi pas surut begini kami beli ikan nila dan kutuk segar. Harganya terjangkau, kualitasnya bagus,” ungkapnya.

Panen ikan ini bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga tradisi yang melekat bagi warga sekitar. Hanya kelompok tani ikan setempat yang diizinkan menjaring, sementara warga lainnya bisa menikmati hasil panen sebagai pembeli. Tradisi ini menjadi penanda musim kemarau sekaligus berkah yang hanya datang setahun sekali.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    Harga Pupuk Subsidi Turun, Tapi di Magetan Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sejumlah petani di Kabupaten Magetan masih mengeluhkan dengan harga pupuk bersubsidi yang dinilai belum turun. Padahal pemerintah pusat telah menetapkan penurunan Harga Eceran Tertinggi (HET). Menanggapi hal itu, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Magetan memberikan penjelasan. Staf Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pupuk Dinas TPHP Magetan, Edy Utomo, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas […]

    Bagikan
  • Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    Didik Haryono Calon Tunggal! Musda Golkar Magetan Adem Ayem, Fokus Konsolidasi 2025-2030

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penjaringan calon Ketua DPD Partai Golkar Magetan yang semula diprediksi akan diwarnai persaingan sengit justru berjalan sangat tenang. Hingga masa pendaftaran ditutup pada Kamis (4/12/2025) pukul 13.00 WIB, hanya satu nama yang secara resmi mendaftar: Didik Haryono. Didik Haryono, yang saat ini menjabat sebagai Plt Sekretaris DPD Golkar Magetan, dipastikan […]

    Bagikan
  • Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    Masuk Daerah Tertinggi ODGJ Pasung di Jatim, Dinsos Madiun Bantah : Itu Data Sudah Lama

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 370
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Timur mencatat masih ada 252 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di berbagai wilayah di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, Kabupaten Madiun menempati posisi kedua tertinggi dengan 24 kasus, setelah Kabupaten Sampang yang mencatat 27 kasus. Sementara Kabupaten Probolinggo berada di posisi ketiga dengan 19 kasus. […]

    Bagikan
  • Warga Dolopo Antusias Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Kradinan

    Warga Dolopo Antusias Ikuti Upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Kradinan

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Dolopo menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Desa Kradinan, Kabupaten Madiun, Minggu (17/08/2025). Upacara berlangsung khidmat dan mendapat sambutan meriah dari masyarakat setempat. Camat Dolopo, Hery Fajar Nugroho, bertindak sebagai inspektur upacara. Ia memimpin jalannya upacara yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
expand_less