Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Berburu Ikan Waduk Surut di Musim Kemarau

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
  • visibility 71
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga di Waduk Dawuhan panen ikan di musim kemarau. Foto : Tova Pradana

Sinergia | Madiun – Surutnya air Waduk Dawuhan di Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun menjadi tanda dimulainya panen ikan tahunan yang ditunggu warga sekitar. Aktivitas ini telah berlangsung sejak dua hari terakhir dan diperkirakan hanya bertahan sekitar dua pekan selama musim kemarau.

Setiap tahun, ketika debit air waduk menyusut hingga sekitar 80 persen atau berada di bawah 7.000 meter kubik, warga berkelompok turun dengan jaring atau alat pancing. Hasil tangkapan mereka bisa mencapai 25 hingga 35 kilogram per hari, terdiri dari berbagai jenis ikan tawar seperti lele, nila, tombro, hingga ikan kutuk.

“Kalau waduk sudah surut seperti ini, biasanya bulan Agustus atau September, kami turun menjaring ikan. Sekali dapat bisa 25 sampai 35 kilo, langsung dijual ke warga yang sudah menunggu di pinggir waduk,” kata Kusnianto, salah satu petani setempat, Sabtu (6/9/2025).

Image Not Found
Warga serbu Waduk Dawuhan berburu ikan hasil tangkapan. Foto : Tova Pradana

Ikan hasil tangkapan dijual langsung di lokasi. Warga pembeli rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan ikan segar dengan harga terjangkau. Amin Nafi’ah, misalnya, mengaku sengaja datang lebih awal agar kebagian ikan nila. “Ini momen tahunan, jadi harus sabar nunggu. Ikan segar, harganya juga murah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Nur Haryati, warga lain yang turut mengantre. Menurutnya, panen ikan di Waduk Dawuhan selalu membawa suasana berbeda. “Kalau air waduk penuh ya tidak ada panen. Jadi pas surut begini kami beli ikan nila dan kutuk segar. Harganya terjangkau, kualitasnya bagus,” ungkapnya.

Panen ikan ini bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga tradisi yang melekat bagi warga sekitar. Hanya kelompok tani ikan setempat yang diizinkan menjaring, sementara warga lainnya bisa menikmati hasil panen sebagai pembeli. Tradisi ini menjadi penanda musim kemarau sekaligus berkah yang hanya datang setahun sekali.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV. Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu […]

    Bagikan
  • AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ikut berlari bersama ratusan warga dan anak muda dalam ajang Merdeka Run 2025 di Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/08/2025). Start dan finish kegiatan ini dipusatkan di kompleks Monumen Reog Ponorogo. Sejak pagi, peserta yang didominasi kalangan muda tampak antusias mengikuti jalannya […]

    Bagikan
  • Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    Dampak Perang Timur Tengah, Disbudpar Magetan Waspadai Penurunan Kunjungan Wisatawan

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai dikhawatirkan berdampak pada sektor pariwisata daerah. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Magetan menyatakan kegelisahan apabila situasi internasional tersebut berlarut dan memengaruhi minat wisatawan. Kepala Disbudpar Magetan, Suwito, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisata harian saat ini berada pada kisaran […]

    Bagikan
  • Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    Tiba di Kota Madiun, Maidi-F.Bagus Panuntun Disambut Ribuan Pelajar dan Warga

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ubur-ubur ikan lele, pak Walikota Madiun sampun rawuh le. Ya, Wali Kota Madiun, Maidi tiba di Kota Madiun pada Jumat (28/2/2025) usai menyelesaikan retret di Lembah Tidar Magelang Jawa Tengah. Didampingi, Wakil Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun dengan masih mengenakan seragam militer, Maidi menyapa ribuan masyarakat yang menunggu di […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    Pemkab Madiun Gandeng Yayasan Nurul Hayat Bangun Rumah Layak Huni

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus menggencarkan upaya pengentasan kemiskinan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk yayasan sosial. Salah satu kolaborasi terbaru dilakukan bersama Yayasan Nurul Hayat dalam program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Pasangan suami istri Mardi dan Ngatinem, warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut. […]

    Bagikan
  • Dikbud Kabupaten Madiun Targetkan Rehabilitasi 20 Sekolah Sepanjang 2026

    Dikbud Kabupaten Madiun Targetkan Rehabilitasi 20 Sekolah Sepanjang 2026

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) berencana melakukan rehabilitasi puluhan gedung sekolah yang dinilai tidak lagi layak digunakan. Sepanjang tahun 2026, sedikitnya 20 lembaga pendidikan masuk dalam daftar prioritas pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar dikbud Kabupaten Madiun, Nur Arif Indro Karyoto, mengatakan program rehabilitasi […]

    Bagikan
expand_less