Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Madiun Luncurkan Kampung Kendali Penyakit Tidak Menular

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
  • visibility 139
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kota Madiun oleh Wali Kota Madiun, Maidi, Foto: Surya Wibawa – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Upaya menekan angka Penyakit Tidak Menular (PTM) di Kota Madiun terus digencarkan. Salah satunya melalui peresmian Kampung Kendali PTM yang berada di Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Program ini diinisiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Madiun, Maidi.

Kampung Kendali PTM ini dibentuk sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular. Khususnya hipertensi dan diabetes mellitus yang mendominasi kasus PTM di Kota Madiun.

Sekretaris Dinkes-PPKB Kota Madiun, Endria Triningsih Kusdiana, menjelaskan bahwa program ini melibatkan masyarakat secara langsung melalui pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) yang telah dibagikan ke seluruh RT di Kelurahan Banjarejo.

“Kita edukasi masyarakat dengan memanfaatkan toga yang sudah diberikan untuk dibudidayakan. Harapannya bisa dimanfaatkan untuk mencegah penyakit hipertensi dan diabetes mellitus,” ujar Endria.

Ia menambahkan bahwa hipertensi merupakan kasus PTM terbesar di Kota Madiun dengan total kunjungan mencapai 13 ribu kunjungan. Sementara itu, kasus diabetes mellitus tercatat mencapai 6 ribu orang.

Sebanyak 35 RT di Banjarejo mendapat pembagian bibit tanaman TOGA, masing-masing RT menerima 80 bibit tanaman. Jenis tanaman yang dibagikan antara lain kumis kucing, pegagan, brotowali, seledri, dan timun. Melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), diharapkan setiap RT dapat membudidayakan tanaman tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh warga.

“Dengan adanya Kampung Kendali PTM ini, kami berharap angka penyakit tidak menular di Kota Madiun semakin menurun,” tambah Endria.

Sementara itu, Wali Kota Madiun Maidi menyambut baik langkah ini sebagai inovasi kesehatan berbasis masyarakat.

“Penyakit tidak menular bisa dicegah, salah satunya dengan pemanfaatan herbal. Kalau hipertensi, edukasinya ada di sini. Siapa yang tekanan darahnya tinggi silakan datang ke Kampung Hipertensi,” kata Maidi.

Ia menegaskan bahwa kampung tersebut bukan hanya sebagai pusat tanaman herbal, tetapi juga ruang edukasi mengenai pola makan, olahraga, hingga gaya hidup sehat.

Dengan adanya Kampung Kendali PTM, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan PTM sejak dini sehingga kualitas kesehatan warga Kota Madiun dapat terus meningkat. (Sur/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    18,6 Juta Mata Bibit Tebu Bersertifikat Disalurkan ke Madiun, Jadi Modal Tingkatkan Produksi Gula Nasional

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 18,6 juta mata bibit tebu bersertifikat kepada petani di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pengembangan tanaman tebu di lahan seluas 310 hektare sebagai upaya meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat target swasembada gula nasional. Bibit yang disalurkan merupakan bibit unggul yang telah mengantongi sertifikasi, […]

    Bagikan
  • “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    “September Hitam” Aliansi BEM Madiun, Refleksi Tragedi Kemanusiaan dan Tegakkan Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aliansi BEM Madiun menggelar Aksi Simbolik September Hitam sebagai bentuk gerakan kesadaran terhadap pentingnya menegakkan nilai-nilai demokrasi, hukum, dan hak asasi manusia (HAM) pada Kamis (26/09/2025). Aksi ini menjadi refleksi kolektif mahasiswa atas berbagai tragedi kemanusiaan yang terjadi di Indonesia, sekaligus momentum untuk menegaskan komitmen terhadap keadilan sosial. Momen ini […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    Belanja Pegawai Pemkab Magetan Capai Rp. 596 Miliar, 34 Persen dari APBD 2025

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan mengalokasikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp. 596 miliar pada tahun 2025. Jumlah itu menyerap sekitar 34 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Magetan, Yayuk Sri Rahayu, menjelaskan sebagian besar anggaran tersebut diperuntukkan bagi pembayaran […]

    Bagikan
  • 125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    125 Siswa Resmi Jadi Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat Ponorogo

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebanyak 125 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA resmi ditetapkan sebagai peserta didik baru Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo. Penetapan itu ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang berlangsung di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Senin (14/07/2025) siang. SK tersebut menjadi bukti sah bahwa mereka kini tercatat […]

    Bagikan
  • R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    R-APBD Magetan 2026 Cuma Dibahas 2 Hari, Banggar DPRD Pertanyakan Kinerja TAPD

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Magetan Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan tajam. Nota Keuangan R-APBD baru diserahkan Pemerintah Kabupaten Magetan kepada DPRD pada 25 November 2025. Artinya hanya dua hari sebelum batas pengesahan pada 28 November 2025. Keterlambatan ini dinilai memperburuk kualitas perencanaan anggaran dan kinerja […]

    Bagikan
expand_less