Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Krisis Air Bersih Melanda Wungu Madiun, Warga Terpaksa Begadang demi Menampung Air PDAM

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kelurahan Wungu Kecamatan Wungu mengalami krisis air bersih. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Krisis air bersih mulai membebani kehidupan ratusan warga Kelurahan Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Di tengah musim kemarau yang diperparah fenomena El nino pasokan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) justru semakin sulit diandalkan. Warga bahkan terpaksa begadang hingga dini hari hanya untuk menampung air demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut telah berlangsung lebih dari sebulan. Ironisnya, mayoritas warga terdampak merupakan pelanggan PDAM yang selama ini mengandalkan perpipaan untuk memenuhi kebutuhan air bersih rumah tangga.

Alih-alih mengalir sepanjang hari, air PDAM di wilayah tersebut hanya tersedia pada waktu-waktu tertentu, yakni sekitar pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Itu pun dengan debit yang kecil dan tidak selalu mengalir lancar.

Wahyuni (47), warga RT 6 RW 1 Kelurahan Wungu, mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih keluarganya akibat kondisi tersebut. Menurut dia, gangguan pasokan air tahun ini berlangsung lebih lama dibandingkan musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya tidak sampai seperti ini lamanya. Air PDAM macet, kalau mengalir itu hanya malam, sekitar jam 12 sampai setengah 4 pagi. Setelah itu habis, tidak ada air lagi sampai malam berikutnya,” ujar Wahyuni, Jumat.

Terbatasnya pasokan air membuat warga harus mengatur penggunaan air secara ketat. Kebutuhan mendasar seperti memasak, mencuci, mandi, hingga keperluan sanitasi terpaksa dipenuhi dengan persediaan air seadanya.

Wahyuni mengatakan, keluarganya kini lebih memprioritaskan air untuk minum dan kebutuhan anak-anak, terutama untuk mandi sebelum berangkat sekolah. Sementara kebutuhan lainnya harus disesuaikan dengan jumlah air yang tersedia.

“Ya diirit-irit untuk keperluan sehari-hari. Yang penting untuk minum dan anak-anak mandi pagi sebelum sekolah,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan air bersih dari tangki menjadi salah satu sumber pasokan alternatif bagi warga. Sejumlah ember dan galon disiapkan untuk menampung air bantuan agar bisa digunakan saat aliran PDAM kembali terhenti.

BPBD Kabupaten Madiun telah menurunkan sebanyak 2 tandor air yang berkapasitas 1200 Liter per tandon untuk di Kelurahan Wungu. Sedangkan pasokan air bersih nantinya akan didistribusikan oleh PDAM, BBWS dan Satuan Batalyon 532.

Image Not Found
Bantuan air bersih disiapkan untuk warga terdampak krisis air. Foto : Tova-Sinergia

Kondisi serupa dirasakan Winarni (48), warga setempat. Ia mengaku harus mengorbankan waktu istirahat demi mendapatkan pasokan air dari jaringan PDAM yang baru mengalir saat tengah malam.

Menurut Winarni, air biasanya mulai mengalir sekitar pukul 00.00 WIB dan kembali berhenti sekitar pukul 04.00 WIB. Agar tidak kehilangan kesempatan menampung air, ia terpaksa terjaga hingga dini hari.

“Ya itu, tidak tidur. Tidurnya nanti kalau sudah penuh baru tidur. Paling tidak tidur setengah 3 pagi, karena airnya jam 12 hidup, mati jam 4,” tutur Winarni.

Ia menduga berkurangnya pasokan air berkaitan dengan semakin menipisnya sumber resapan air akibat musim kemarau. Namun, kondisi tahun ini dinilai jauh lebih parah dibandingkan tahun sebelumnya.

Winarni berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut. Sebab, keterbatasan air bersih tidak hanya mengganggu aktivitas rumah tangga, tetapi juga memaksa warga mengubah pola istirahat demi mendapatkan pasokan air. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    Unik, Masjid Al Ishaq Coper Sebar Uang Koin Jutaan Rupiah Saat Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tradisi unik masih lestari di Masjid Al Ishaq, Desa Coper, Kecamatan Jetis, Ponorogo. Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (05/09/2025) siang, takmir masjid menyebar uang koin senilai Rp25 juta kepada warga. Tradisi turun-temurun ini menjadi simbol berbagi rezeki sekaligus ajang kebersamaan masyarakat. Sejak siang hari, ribuan warga sudah memenuhi halaman […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    DPRD Ponorogo Bentuk Pansus Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo resmi membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2024. Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang digelar Rabu (11/06/2025), menyusul ketidakpuasan sejumlah fraksi terhadap jawaban Bupati Sugiri Sancoko atas pandangan umum fraksi-fraksi. Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras, Stok di Penggilingan Capai 50 Ton

    Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras, Stok di Penggilingan Capai 50 Ton

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Satuan Tugas Pangan Polres Madiun turun langsung memantau harga dan stok beras di Kabupaten Madiun. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pangan tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran harga, keamanan, dan mutu pangan. Pemantauan dilakukan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI di sejumlah titik pada Kamis (01/01/2026). Tim menyasar penggilingan padi hingga […]

    Bagikan
  • Razia Indekos, Miras dan Pasangan Kumpul Kebo Diamankan

    Razia Indekos, Miras dan Pasangan Kumpul Kebo Diamankan

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 170
    • 0Komentar

    KABUPATEN MADIUN – Pada Selasa sore, 24 Desember 2024, sehari sebelum perayaan Natal, petugas Satpol PP Kabupaten Madiun melakukan razia ke sejumlah indekos di wilayah Caruban, Kecamatan Mejayan. Dalam razia tersebut, beberapa penghuni kos dimintai data KTP dan dilakukan pemeriksaan. Dari sejumlah rumah kos yang diperiksa, petugas menemukan sebuah kamar yang dihuni oleh pasangan bukan […]

    Bagikan
  • Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lahan kosong seluas 500 meter persegi yang dulunya tak terurus di Jalan Halmahera, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun kini menjelma menjadi kebun hijau penuh potensi. Di atas tanah itu, ratusan tanaman nilam tumbuh subur dan bersiap dipanen. Siapa sangka, daun-daun kecil ini menyimpan peluang besar untuk menjadi […]

    Bagikan
  • Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    Polres Madiun Segera Panggil Pelapor dan Terlapor Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua PCNU Magetan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Kabupaten Magetan, KH Susanto. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PCNU Magetan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, mengatakan laporan itu mencantumkan AS yang disebut menjabat sebagai kepala desa di Kabupaten Madiun sebagai terlapor. […]

    Bagikan
expand_less