Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 157
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkab Madiun Apresiasi 165 Pegiat Lingkungan Lewat Lestari Award 2025, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memberikan penghargaan kepada 165 pegiat lingkungan dalam ajang Lestari Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Madiun, Senin (27/10/2025). Kegiatan yang diprakarsai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun itu menjadi bentuk apresiasi bagi sekolah, pondok pesantren, pelaku usaha, hingga komunitas yang berkontribusi menjaga kelestarian alam di wilayah setempat.

Terdapat delapan kategori penghargaan yang diberikan, yakni Program Kampung Iklim (Proklim), Sekolah Adiwiyata, Pesantren Ramah Lingkungan, Putra-Putri Lingkungan Hidup, Desa Berseri (Bersih dan Lestari), Ketaatan Pelaku Usaha, Bank Sampah, serta Apresiasi Mandor Lapangan DLH. Para penerima berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pesantren, pemerintah desa dan kecamatan, hingga pelaku usaha.

Selain penyerahan penghargaan, kegiatan juga dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi SIPEPILING (Sistem Pengaduan dan Pelaporan Lingkungan). Aplikasi ini dihadirkan sebagai inovasi digital untuk mempermudah masyarakat melaporkan dugaan pelanggaran atau pencemaran lingkungan.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menegaskan bahwa Lestari Award bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata komitmen Pemkab Madiun dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan lintas generasi.

“Permasalahan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Anak cucu kita akan menikmati hasil dari tindakan hari ini,” ujar Purnomo.

Ia menjelaskan bahwa tantangan lingkungan hidup kini bersifat global, sehingga setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan ajang perlombaan, melainkan bentuk pembinaan dan ruang apresiasi bagi mereka yang konsisten menjaga kebersihan dan kelestarian alam.

“Melalui Lestari Award 2025, kami ingin menumbuhkan semangat agar para penggiat lingkungan semakin bersemangat dan menularkan kepeduliannya kepada yang lain. Ini adalah bentuk penghormatan bagi mereka yang bekerja senyap tapi berdampak,” ucapnya.

Wabup dr Purnomo menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Madiun yang “Bersahaja”, terutama dalam aspek keberlanjutan ekosistem dan penghijauan produktif.

“Ini bukan lomba, tapi pembinaan dan ruang apresiasi bagi seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan,” tutupnya.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Bagi Sebagian orang, perjalanan ke daerah terpencil merupakan perjalanan yang penuh rintangan dan menyusahkan. Namun, bagi tim ekspedisi patriot, pengalaman ini merupakan kesempatan berharga untuk ikut berkontribusi pada Pembangunan di daerah transmigrasi, khususnya di daerah luwu timur.  Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program Kementrian Transmigrasi yang berkolaborasi dengan beberapa Universitas […]

    Bagikan
  • Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    Harga Emas Naik 35 Persen Sejak Awal Tahun, Pegadaian Magetan Catat Antusias Masyarakat Menabung

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sisnergia | Magetan – Harga emas terus meroket sepanjang 2025. Per Kamis (25/9/2025), harga emas 24 karat tercatat naik sekitar 35 persen dibandingkan awal tahun. Saat ini, harga per gram emas berada di kisaran Rp2,1 juta hingga Rp2,2 juta, tergantung jenisnya. Data terkini menunjukkan harga emas batangan: – Antam : Rp. 2.272.000/gram – Galeri 24 […]

    Bagikan
  • Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    Rekonstruksi Pembunuhan di Goa Lowo, Suami Perankan 21 Adegan

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satreskrim Polres Ponorogo menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan perempuan yang jasadnya ditemukan di kawasan hutan Goa Lowo, Kecamatan Sampung, Kamis (21/08/2025). Tersangka Hartono (38), yang tak lain adalah suami korban, memperagakan 21 adegan mulai dari penjemputan hingga eksekusi korban, Alip Rahayu Arianti (30). Rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi. Pertama, di pertigaan Somoroto, […]

    Bagikan
  • Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    Pemuda Ponorogo Diringkus Usai Ketahuan Jual Kambing Curian, Sempat Kabur Dikejar Warga

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang pemuda asal Kecamatan Babadan, Ponorogo, nyaris menjadi bulan-bulanan warga setelah tertangkap basah menjual kambing hasil curian. Aksi nekat ini terjadi pada Rabu malam, (18/06/2025), sekitar pukul 22.00 WIB. Pemuda berinisial RA (19), warga Desa Japan, sempat diamankan warga di rumah seorang pedagang kambing bernama Kadimin (50), yang juga merupakan […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    Sungai di Magetan Jadi Tempat Sampah, DLHP : Mohon Masukannya

    • calendar_month Minggu, 14 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan kini justru berubah fungsi menjadi “tempat sampah” di Kabupaten Magetan. Di perbatasan Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, aliran sungai tampak dipenuhi plastik, botol bekas, popok bayi, hingga sisa makanan. Tumpukan itu menimbulkan bau menyengat, air keruh, serta gundukan sampah bercampur tanaman liar. Kondisi […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut. Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan […]

    Bagikan
expand_less