Berita Terkini
Trending Tags

Plt Wali Kota Madiun Minta Pasien Diutamakan, Pelayanan Jangan Terkendala Administrasi BPJS Kesehatan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bagus Panuntun menegaskan pasien harus menjadi prioritas layanan. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan masyarakat yang sedang sakit harus menjadi prioritas dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Urusan administrasi BPJS Kesehatan tidak boleh menjadi alasan pasien tidak tertangani.

Hal itu disampaikan Bagus saat menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat, Selasa (6/10/2026).

“Orang sakit itu wajib diutamakan dan tidak boleh kalah hanya gara-gara urusan administrasi BPJS Kesehatan. Jadi harus diutamakan pelayanan kesehatannya dulu agar masyarakat tidak terbebani,” tegas Bagus.

Pemkot Madiun selama ini bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Pemerintah daerah juga berkomitmen menambah kepesertaan sesuai data yang ada.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan aktif di Kota Madiun saat ini mencapai 182.103 jiwa atau 90,39 persen. Angka tersebut masih di bawah target nasional sebesar 95 persen.

Image Not Found
Pemkot siapkan tambahan anggaran untuk peserta JKN. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, jika dihitung berdasarkan total kepesertaan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Madiun telah mencapai 98,80 persen.

“Namun dari segi kepesertaan total di Kota Madiun itu sudah mencapai 98,80 persen sesuai data dari BPJS Kesehatan. Pemerintah komitmen tambah peserta sesuai data. Seluruhnya akan dibiayai, tetapi jangan sampai ada orang sakit kalah sama administrasi,” jelasnya.

Pemkot Madiun saat ini meng-cover 69.957 jiwa dalam program jaminan kesehatan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 66.626 peserta tercatat sebagai peserta aktif.

Untuk membiayai program tersebut, Pemkot Madiun mengalokasikan anggaran sekitar Rp32 miliar setiap tahun kepada BPJS Kesehatan untuk pembayaran premi.

Bagus mengatakan Pemkot Madiun akan menambah kepesertaan sekitar 9.000 orang untuk mengejar target nasional. Penambahan peserta tersebut diperkirakan membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp2 miliar.

“Cakupan peserta aktif ternyata masih di bawah target nasional. Jadi nanti kita tambah kepesertaannya itu sekitar 9.000-an dengan penambahan anggaran Rp2 miliar. Itu yang kita siapkan untuk mengejar target nasional,” terangnya.

Seiring dengan besarnya anggaran yang dikeluarkan pemerintah daerah, Bagus meminta peningkatan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan. Pelayanan kepada pasien harus menjadi perhatian utama.

“Kami berharap tidak ada masyarakat Kota Madiun yang tidak tertangani hanya urusan administrasi BPJS. Termasuk pembayaran klaim untuk dokter dan lainnya yang dibayarkan BPJS Kesehatan juga harus lancar,” pungkasnya.

Pemkot Madiun selanjutnya akan terus melakukan monitoring terhadap berbagai program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, termasuk program jaminan kesehatan.

Pemerintah berharap perluasan kepesertaan dan peningkatan pelayanan kesehatan dapat memastikan masyarakat Kota Madiun memperoleh akses layanan kesehatan secara optimal. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Krs/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Ambil Daging Kurban, Tukang Becak Ditemukan Tergelatak di Dalam Selokan

    Usai Ambil Daging Kurban, Tukang Becak Ditemukan Tergelatak di Dalam Selokan

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kelurahan/Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun dikejutkan dengan temuan seseorang yang tergeletak di dalam selokan samping Hotel Kharisma pada Rabu (27/5/2026) sore. Pihak kepolisian yang menerima laporan dari warga menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tak jauh dari lokasi kejadian ditemukan becak milik korban. Usai dilakukan pemeriksaan barang ditemukan beberapa […]

    Bagikan
  • Tim Tenis Persit Koorcab Rem 081 Juara I, Danrem Untoro Siap Kucurkan Bonus

    Tim Tenis Persit Koorcab Rem 081 Juara I, Danrem Untoro Siap Kucurkan Bonus

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Tim Tenis Persit Koorcab Rem 081 berhasil meraih juara pada kejuaraan tenis dalam rangka HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) yang digelar di Lapangan Tenis Brawijaya, Surabaya, pada 27-28 Januari 2026. Kepastian gelar juara tersebut diperoleh setelah pada partai final, Rabu (28/1/2026), mereka sukses menundukkan Tim Persit Gabungan yang terdiri […]

    Bagikan
  • DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    DPRD Madiun Kritik Kinerja Damkar, Dorong Jadi OPD Mandiri dan Tambah Armada

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, mengkritisi penanganan kebakaran di wilayahnya yang dinilai belum maksimal. Evaluasi tersebut mengemuka setelah sejumlah insiden kebakaran terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Purwadi menilai, secara kelembagaan, bidang pemadam kebakaran (Damkar) sudah seharusnya berdiri sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) tersendiri dan tidak lagi bergabung dengan Satuan […]

    Bagikan
  • Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan. Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama […]

    Bagikan
  • Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    Dugaan Kebocoran PADes Dempelan Berujung Audit Inspektorat, Pihak Kecamatan Bantah Kebobolan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polemik dugaan kebocoran Pendapatan Asli Desa (PADes) Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun Jawa Timur, memunculkan desakan audit ke Inspektorat Kabupaten Madiun. Tuntutan ini mengemuka setelah ratusan warga menggelar aksi protes dan mencapai kesepakatan dengan pemerintah desa dalam forum mediasi yang turut disaksikan Muspika setempat pada Kamis (28/08/2025). Penjabat (Pj) Kepala […]

    Bagikan
  • Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) menjelang peringatan 1 Suro, jajaran Polsek Taman Kota Madiun kembali menggelar operasi penindakan di wilayah hukumnya. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan liter miras dari tangan seorang penjual berinisial S (71), warga Jalan Condong Campur, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. […]

    Bagikan
expand_less