Berita Terkini
Trending Tags

Soal Penghentian Produksi Beras Premium Bulan Emas, DKPP Madiun : Demi Kepatuhan Aturan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Foto : (Istimewa)/Tova – sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun menegaskan bahwa penghentian produksi beras premium bermerek Bulan Emas, Palur, Palur Pink oleh CV Martindo Rice bukan karena pelanggaran, melainkan bentuk kepatuhan terhadap regulasi mutu beras.

“Sebenarnya tidak ada masalah dengan CV Martindo Rice. Mereka hanya berusaha taat aturan dan memberi contoh bagi penggilingan padi lainnya,” kata Cahyo Sukmono Djati, Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Madiun, saat dihubungi Kamis (14/08/2025).

Menurut Cahyo, kekhawatiran muncul karena standar mutu beras premium diukur menggunakan alat khusus yang memastikan kadar beras patah (broken rice) maksimal 15 persen. Ketua Perpadi Kabupaten Madiun, Suwito, menjadi satu-satunya pelaku usaha lokal yang memiliki peralatan untuk menghasilkan beras premium.

“Kalau beras digiling kapasitas besar, tidak mungkin seluruh hasilnya diuji satu per satu. Karena itu spesifikasi harus ditaati supaya tidak ada perbedaan hasil ukur di lapangan,” jelasnya.

Permintaan beras premium, kata Cahyo, tetap ada di pasaran. Contohnya di Pasar Nglames, beras premium masih dijual dengan harga lebih tinggi daripada beras medium. Namun, penggilingan kecil hingga menengah khawatir soal konsistensi mutu dan kenaikan harga gabah yang memengaruhi harga beras jadi.

“Harga gabah basah sekarang sekitar Rp7.400 per kilogram, sedangkan gabah kering mencapai Rp8.200–Rp8.500. Ditambah biaya susut hasil giling, tenaga angkut, transportasi, hingga penjemuran, harga beras premium jelas terdorong naik,” ungkap Cahyo.

DKPP mengimbau seluruh penggilingan padi mematuhi spesifikasi mutu beras dan menghindari praktik pengoplosan dengan beras bantuan pemerintah, khususnya beras SPHP yang tengah marak di pasaran. Di Kabupaten Madiun, terdapat sekitar 23 hingga 32 penggilingan padi anggota Perpadi berskala menengah ke bawah.

“Faktor pembentuk harga itu bukan hanya gabah. Ada rendemen, biaya angkut, hingga kualitas panen. Karena itu, kita minta semua pihak disiplin mengikuti aturan agar pasar tetap sehat,” tutup Cahyo.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    Jembatan Ambrol Ancam Warga, DPRD Ponorogo Minta Inventarisasi Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Ambrolnya sejumlah jembatan penghubung antarwilayah di Ponorogo dalam beberapa bulan terakhir menyingkap persoalan serius tata kelola infrastruktur daerah. Keterbatasan fiskal akibat pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat dinilai membuat ruang gerak pemerintah daerah kian sempit dalam memperbaiki infrastruktur dasar. Sekretaris Komisi C DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menilai persoalan jembatan tidak bisa […]

    Bagikan
  • KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    KPK Geledah Kantor Bupati Ponorogo, Bawa Tiga Koper Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di kompleks Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/11/2025). Penggeledahan dilakukan di gedung Kantor Bupati Ponorogo di Jalan Alun-Alun Utara Sekitar pukul 11 siang. Setelah berlangsung sekitar lebih dari enam jam, tim penyidik KPK keluar dari gedung membawa tiga koper kecil berisi barang […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    Musrenbang Kecamatan Dagangan 2025: Fokus Peningkatan Infrastruktur dan Ketahanan Pangan Agroforestri

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Selasa (11/3/2025). Musrenbang yang diadakan di Gedung Panca Sakti Desa Dagangan ini memiliki makna strategis sebagai bagian dari proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Madiun Tahun 2026. Camat Dagangan, Tarji, mengungkapkan bahwa tema Musrenbang tahun ini adalah […]

    Bagikan
  • CCTV Rekam Aksi Pencurian Rokok di Toko Kelontong Magetan, Polisi Buru Pelaku

    CCTV Rekam Aksi Pencurian Rokok di Toko Kelontong Magetan, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergi | Magetan – Lagi, aksi pencurian menyasar wilayah Kabupaten Magetan pada Selasa (07/10/2025) lalu. Kali ini, sebuah warung di Desa Jungke, Kecamatan Karas menjadi target.  Aksi pencurian itu viral setelah terekam kamera CCTV. Video yang berdurasi sekitar satu menit itu memperlihatkan seorang pria dengan mengenakan jaket dan celana panjang, mengambil sejumlah bungkus rokok dari […]

    Bagikan
  • Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    Pusaran Angin Terekam Warga Sebelum Puting Beliung Menerjang, Puluhan Rumah Rusak

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia Ngawi – Puluhan rumah warga di Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, mengalami kerusakan setelah angin puting beliung menerjang wilayah tersebut pada Senin (2/3/2026) sore. Peristiwa itu terjadi hanya beberapa menit setelah warga menyaksikan fenomena pusaran angin di langit, yang mereka sebut sebagai Cleret Tahun. Dalam rekaman video milik warga, terlihat pusaran angin berada […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Benahi 43 Sekolah, Anggarkan Rp. 3,4 Miliar untuk benahi Kamar Mandi dan Lingkungan

    Pemkot Madiun Benahi 43 Sekolah, Anggarkan Rp. 3,4 Miliar untuk benahi Kamar Mandi dan Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Wali Kota Madiun, Maidi, melakukan inspeksi langsung ke sejumlah sekolah untuk mengecek kondisi sarana prasarana, khususnya kamar mandi (KM) dan lingkungan sekolah. “Cek sarpras sekolahan, KM rusak dan sebagainya kita benahi semua. Sarana untuk anak tidak boleh rusak,” tegas Maidi, […]

    Bagikan
expand_less