
Foto : Jepretan Gambar
Sinergia | Madiun – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025, kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh jemaat Gereja Pantekosta Imanuel (GPI) Eklesia di Kelurahan Munggut Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Pihak gereja menggelar aksi sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga di sekitar lingkungan gereja. Dalam kegiatan tersebut, panitia Natal GPI Eklesia membagikan sebanyak 118 paket sembako kepada warga sekitar Rabu (24/12/2025).
Suasana keakraban dan keharmonisan tampak mewarnai jalannya pembagian bantuan yang dilaksanakan di dalam gereja. Penerima bantuan didominasi oleh kalangan lanjut usia serta masyarakat prasejahtera. Warga yang datang terlebih dahulu menunjukkan kupon yang sebelumnya telah dibagikan oleh panitia, sehingga proses pembagian berjalan tertib dan penuh kekeluargaan.

Salah seorang warga penerima bantuan, Giono, mengaku senang dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pihak gereja. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama menjelang akhir tahun.
“Ya senang mas, sangat membantu untuk kebutuhan sehari hari”, ucap Giono.
Paket sembako yang dibagikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya minyak goreng, mi instan, gula, serta bahan pangan lainnya.
Panitia Natal 2025 GPI Eklesia, Ajar Suwito, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang perayaan Natal. Meski sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, aksi sosial ini kembali digelar sebagai bentuk komitmen gereja untuk hadir di tengah masyarakat.
“Selain untuk membantu meringankan beban warga, khususnya masyarakat kurang mampu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan,” ujar Ajar Suwito.
Ia menambahkan, aksi sosial menyambut Natal ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat toleransi serta menjaga keharmonisan antar umat beragama di Kabupaten Madiun. Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata peran aktif gereja dalam kehidupan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas lintas iman menjelang perayaan hari besar keagamaan.(Tov/Krs).