Berita Terkini
Trending Tags

Polemik Tak Berujung PBNU, Ini Sikap PCNU Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 294
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polemik Tak Berujung PBNU, PCNU Kota Madiun membuat pernyataan sikap bersama syuriah-tanfidziyah,
Foto : Jepretan Gambar

Sinergia | Kota Madiun – Polemik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga kini belum ada kata selesai. Menyikapi hal itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun membuat pernyataan sikap bersama syuriah-tanfidziyah. Selain itu, juga meninda atas musyawarah kubro Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, pada Minggu (21/12/2025) lalu.

Ketua PCNU Kota Madiun, KH Agus Musoffa Izzudin mengungkapkan dalam musyawarah kubro tersebut kedua belah pihak melakukan islah dengan batas waktu selambat-lambatnya tiga hari terhitung dari musyawarah kubro. Namun, jika tidak ditemukan kesepakatan untuk islah, maka kedua belah pihak harus menyerahkan mandat kepada mustasyar untuk membentuk panitia muktamar netral dengan tempo paling lama satu hari ke depan.

Image Not Found
Hasil Musyawaroh Kubro yang dilaksanakan di Lirboyo, Foto : Sinergia

“Dan kalau nanti keduanya tidak bisa dilakukan maka pengurus-pengurus cabang akan siap untuk melakukan muktamar luar biasa (MLB),” ujarnya, Selasa (23/12/2025).

Meski begitu, pihaknya berharap ada kesepakatan yang tercapai sehingga tidak ada MLB. Pihaknya juga menghormati keputusan masyaikh dan para kyai sepuh NU yang peduli terhadap organisasi Islam besar di Indonesia ini.

“Para masyayikh turun gunung. Ini perlu dicermati bersama,” ucap Gus Soffa.

Kemenkumham hingga kini masih mencatat KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH Miftachul Akhyar sebagai rais PBNU. Namun ditengah polemik tersebut, hasil rapat pleno PBNU terbaru yang dilaksanakan pada 9 Desember, KH Zulfa Mustofa telah ditetapkan sebagai Penjabat (Pj.) Ketua Umum PBNU.

Namun, menurut musyawarah kubro, para mustasyar dan masyaikh menganggap tidak sesuai dengan AD ART.

Gus Soffa berharap permasalahan jajaran PBNU cepat terselesaikan karena dapat mengganggu dalam urusan adminitrasi PCNU, PWNU seluruh Indonesia ke depannya.

“Ini adalah ujiannya Nahdlatul Ulama, mudah-mudahan setelah ini nanti di abad kedua insyaallah akan lebih mendunia dan cita-cita Mbah Hasyim Asy’ari tentang memperjuangkan ahlusunah waljamaah an-naqdiyyah itu bisa betul-betul terlaksana khususnya di negeri tercinta,” tutupnya.(Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    Pasien DBD di RS Muslimat Ponorogo Terus Bertambah

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Rumah Sakit Muslimat Ponorogo mencatat lonjakan jumlah pasien demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari 2025. Hingga saat ini, 14 pasien telah dirawat akibat penyakit dari gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Salah satu pasien, Muhammad Hilman, menceritakan pengalamannya dirawat di rumah sakit setelah mengalami demam tinggi selama beberapa hari. “Setelah […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
  • Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang […]

    Bagikan
  • Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    Yuks Jangan Lewatkan Menikmati Perpaduan Unik Pecel Ayam Lodho

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Jika biasanya nasi pecel hanya disajikan dengan sayuran segar dan siraman sambal kacang, berbeda dengan yang ada di Warung Juanda Cinta Buk Tin, Kelurahan Tonatan, Kecamatan Kota, Ponorogo. Di warung ini, pecel hadir dengan cita rasa berbeda, yakni dipadukan dengan ayam lodho lengkap dengan kuahnya. Meski berada di tengah kota, suasana […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat “Sore di Kabupaten” Session 2

    Pemkab Madiun Dorong Kreativitas Generasi Muda Lewat “Sore di Kabupaten” Session 2

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga terus mendorong ruang ekspresi bagi generasi muda kreatif lewat event “Sore di Kabupaten (SDK)” Session 2 yang resmi dibuka di Alun-Alun Reksogati, Caruban, Jumat (24/4/2026). Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan. “SDK Session 2 ini kami rancang […]

    Bagikan
  • Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    Jadi Koki di Restoran Kota Madiun,  WNA Asal China Dideportasi

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun mendeportasi seorang warga negara China berinisial ZK (46), setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian. ZK diketahui overstay sekaligus bekerja sebagai juru masak di salah satu restoran di Kota Madiun tanpa izin yang sesuai. ZK diamankan petugas Imigrasi Madiun pada 4 Agustus 2026. Penindakan dilakukan setelah […]

    Bagikan
expand_less