Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Aduan Roti Berjamur, Dinkes Madiun Cek SPPG Assalam Geger

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 337
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger,
Foto : Tova/Sinergia

Sinergia | Madiun — Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melakukan pengecekan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Selasa (30/12/2025). Langkah ini menyusul adanya aduan dari wali murid terkait paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) berupa roti berjamur yang diterima peserta didik PAUD.

Tim Dinkes memantau lokasi penyimpanan bahan makanan serta meminta keterangan dari tim gizi SPPG Assalam. Setelah itu, petugas juga mendatangi salah satu UMKM pemasok roti kemasan di Desa Slambur, Kabupaten Madiun.

Namun, pihak Dinas Kesehatan enggan memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan pemeriksaan tersebut.

Sementara itu, Ahli Gizi SPPG Assalam Purworejo, Rizka Nabela, mengatakan kunjungan Dinkes hanya sebatas klarifikasi atas kejadian yang dilaporkan.

“Tim Dinkes ke sini hanya konfirmasi terkait kejadian kemarin. Menanyakan bagaimana proses penerimaan bahan, apakah saat diterima sudah ada jamur atau tidak,” kata Rizka.

Image Not Found
Foto : Tim Dinkes Cek Lokasi Penyimpanan Makanan di SPPG Assalam. 

Ia menegaskan, bahan makanan yang diterima SPPG awalnya dalam kondisi baik. Setelah laporan muncul, pihak SPPG langsung berkoordinasi dengan sekolah agar makanan tersebut tidak dikonsumsi.

“Kepala SPPG hari ini juga sudah ke sekolah untuk menanyakan mekanisme penggantian MBG. Makanan kemarin akan diganti baru,” ujarnya.

Menurut Rizka, produk makanan tersebut berasal dari UMKM di wilayah Slambur dan Balerejo, Kabupaten Madiun, berupa kue kering. Untuk penggantian, SPPG akan menyiapkan menu berbeda meski tetap melibatkan pelaku UMKM.

“Ke depan quality control akan kami perketat, dicek dan dikroscek ulang apakah bahan yang diterima sudah sesuai standar atau belum,” tambahnya.

Di sisi lain, wali murid penerima paket MBG, Abdul Jalil, mengungkapkan kronologi kejadian. Ia mengatakan paket MBG diambil di sekolah pada hari Senin (29/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB untuk konsumsi satu pekan.

“Di dalam paket ada buah, keripik, susu, dan empat jenis kue. Setelah saya cek, semua kuenya berjamur,” ujarnya.

Ia mengaku satu jenis kue sempat dikonsumsi anaknya sebelum sempat diperiksa. Menurutnya, kondisi terparah terdapat pada bolu kukus dan roti pisang.

“Harapan saya ini jadi evaluasi serius. Quality control SPPG menurut saya tidak profesional. Ini soal kesehatan anak, apalagi yang menerima anak PAUD dan balita. Tidak seharusnya makanan berjamur dibagikan,” tegas Abdul Jalil.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    Pemkab Madiun Hadirkan Layanan DPMPTSP Lewat BST Muneng, Akses Perizinan UMKM Kian Mudah

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun menghadirkan layanan Mall Pelayanan Publik (MPP) secara mobile dalam gelaran Bhakti Sosial Terpadu (BST) 2025 di Desa Muneng, Kecamatan Pilangkenceng. Langkah ini disebut sebagai upaya mendekatkan berbagai layanan administrasi publik kepada masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan akses cepat ke layanan perizinan. Dalam BST ini, Dinas Penanaman Modal […]

    Bagikan
  • Sengketa Lahan TK Masyitoh Madiun Berakhir, PN Kota Madiun Jelaskan Runtutan Sidang hingga Eksekusi

    Sengketa Lahan TK Masyitoh Madiun Berakhir, PN Kota Madiun Jelaskan Runtutan Sidang hingga Eksekusi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 734
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pengadilan Negeri Kota Madiun akhirnya melaksanakan eksekusi terhadap tanah dan bangunan RA/TK Islam Masyitoh yang berada di Jalan Alun-Alun Barat Nomor 6, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun. Eksekusi pada Selasa (12/5/2026) dilakukan setelah perkara sengketa lahan tersebut melalui rangkaian proses hukum panjang hingga berkekuatan hukum tetap. Juru Bicara Pengadilan Negeri Kota […]

    Bagikan
  • Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar Hari Jadi ke-108, Perkuat Doa Bersama dan Dorong Ekonomi Kota

    Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar Hari Jadi ke-108, Perkuat Doa Bersama dan Dorong Ekonomi Kota

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Madiun Bersholawat dan Kenduri Akbar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Madiun ke-108Sabtu (20/6/2026) di Pahlawan Business Center (PBC). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    DPRD Ponorogo Wanti-Wanti Calon Direktur RSUD dr.Harjono

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – DPRD Kabupaten Ponorogo menilai RSUD dr. Harjono harus segera berbenah. Legislatif menegaskan bahwa rumah sakit daerah terbesar di kabupaten ini membutuhkan sosok pemimpin yang memiliki rekam jejak profesional dan kemampuan manajerial yang kuat. Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto, menanggapi kekosongan posisi Direktur Utama RSUD dr. Harjono setelah […]

    Bagikan
  • Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    Viral di Media Sosial, Sekelompok Pemuda Tak Dikenal Berbuat Keributan di Magetan

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Sebuah video berdurasi pendek viral di media sosial, menayangkan aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok pemuda tidak dikenal. Informasi yang beredar, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (20/12/2024), sekira pukul 23.00 WIB,di Kelurahan Lembeyan Kulon dan Desa Pupus, wilayah Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Kejadian itu menyebabkan 2 pemuda dibawah umur inisial R […]

    Bagikan
  • Audit Jadi Kunci, Polisi Komitmen Tuntaskan Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI Magetan

    Audit Jadi Kunci, Polisi Komitmen Tuntaskan Kasus Gagal Bayar Koperasi MSI Magetan

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kasus gagal bayar yang membelit Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan terus menjadi sorotan. Ribuan warga yang merasa menjadi korban masih menggantungkan harapan pada proses hukum. Sementara Polres Magetan memastikan penanganan perkara ini tak akan dibiarkan berlarut-larut. Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pihaknya serius […]

    Bagikan
expand_less