Musrenbangcam Manguharjo Catat 439 Usulan Prioritas untuk Pembangunan 2027
- account_circle Kriswanto
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- visibility 115
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan forum musyawarah antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati program pembangunan daerah. Seperti yang dilaksanakan dalam Musrenbang tahun 2026 untuk perencanaan pembangunan tahun 2027 di Kecamatan Manguharjo pada Kamis (05/02/2026).
Musrenbangcam Manguharjo ini dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, Ketua DPRD Armaya, Sekretaris Daerah beserta jajaran OPD Pemkot Madiun dan anggota DPRD Kota Madiun Dapil Manguharjo hingga tokoh masyarakat, tokoh agama dan stakeholder terkait.
Dalam sambutannya, Camat Manguharjo Lita Febriana Hapsari menyampaikan bahwa Musrenbangcam dengan maksud proses sinkronisasi usulan kegiatan prioritas dari tingkat RT, RW dan Kelurahan. Selain itu, juga melakukan klasifikasi usulan berdasarkan urusan pemerintah.
“Berdasarkan hasil diskusi kelompok telah disepakati usulan prioritas diantaranya bidang fisik tercatat 218 usulan dengan anggaran Rp. 24,3 miliar dan non fisik 221 usulan dengan anggaran Rp. 5,1 miliar,” terangnya.

7 usulan prioritas untuk bidang fisik diantaranya penyediaan/perbaikan penerangan jalan umum, RTLH, pavingisasi, jambanisasi, perbaikan jalan, saluran air hingga normalisasi sungai.
“Untuk non fisik prioritasnya seperti bantuan operasional peningkatan infrastruktur, peralatan persampahan, pelatihan pemberdayaan, pengadaan sarpras kelurahan hingga bantuan beasiswa,” kata Lita.
Lebih lanjut, Kecamatan Manguharjo juga telah membentuk kelompok masyarakat (Pokmas) sampah serta kelurahan wisata. Selain itu, kelompok produktif masyarakat di Kecamatan Manguharjo tercatat 14 lapak, 19 P2L dan 6 kampung tematik.
Sementara itu, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun mengatakan bahwa usulan yang diprioritaskan adalah yang dibutuhkan masyarakat. Untuk itu, Pemkot Madiun akan melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap usulan-usulan tersebut.
“Makanya tadi saya mengecek beberapa usulan-usulan mana yang benar-benar dibutuhkan. Makanya tadi saya menekankan khususnya yang untuk kepentingan masyarakat ini yang akan diprioritaskan,” ujarnya.
Lebih lanjut, OPD serta tim terkait akan melakukan filter untuk Musrenbang tingkat kota. Prioritas pembangunan di tahun 2027 nantinya akan disesuaikan dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
“Nanti akan difilter oleh tim bersama OPD. Yang mana semua harus sesuai dengan apa yang menjadi 5 prioritas di pembangunan tahun 2027. Semua itu dasarnya RKPD tahun 2027,” pungkas F. Bagus Panuntun.(Kris).
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

