Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 1.745
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekelompok massa dari PSHT kubu M.Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju Kelurahan Nambangan Kidul Kota Madiun.

Sempat terjadi aksi dorong antara massa dengan personil kepolisian yang melakukan pengamanan. Massa tetap mendekat ke arah padepokan di Jalan Merak. Mereka diduga menolak terkait akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) 2026 PSHT Pusat Madiun

“Ya memang ada beberapa massa yang datang mencoba memasuki area padepokan, kita kembalikan. Karena perkumpulan massa tersebut tidak ada pemberitahuan. Kami juga akan memberikan pengamanan saat dikembalikan,” ujar Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi.

Kapolres memastikan pengamanan dilakukan secara tepat dan humanis. Usai dilakukan koordinasi dengan salah satu koordinator aksi, massa yang diduga dari luar kota ini akhirnya kembali ke daerah masing-masing.

“Karena tidak ada pemberitahuan dikhawatirkan bisa mengganggu ketertiban umum. Kita bisa lihat tadi sempat ada kemacetan di jalan,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengantisipasi terkait dugaan narasi-narasi provokasi yang tersebar di media sosial. Hal itu itu menjadi pertimbangan dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Madiun.

“Ada beberapa narasi-narasi bersifat provokatif melalui media sosial. Disitu ada narasi hitamkan kota dan sebagainya. Tentunya itu menjadi pertimbangan Kamtibmas secara aman dengan upaya yang baik dan humanis,” terang AKBP Wiwin.

1.500 Personil Gabungan Amankan Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun

Image Not Found
Polres Madiun Kota Melakukan Penjagaan Ketat di Padepokan PSHT Pusat Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, terkait pengamanan Parluh PSHT Pusat Madiun, sebanyak 1.500 personil gabungan dikerahkan. Diketahui, Parluh akan dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. Titik-titik masuk Kota Madiun akan dilakukan pengamanan serta pemetaan titik rawan.

“Personil yang kita libatkan sebanyak 1.500. Itu ada perbantuan dari Polres sekitar Kota Madiun dan juga Polda Jatim. Karena banyak titik-titik pintu yang perlu kita antisipasi situasi keamanan,” kata Kapolres Madiun Kota.

Lebih lanjut, nanti juga akan dibantu dari Satgas Sentot Prawirodirdjo dari Paguyuban Pencak Silat Madiun. Kepolisian telah melakukan pemetaan serta ploting personil di sejumlah titik rawan.

“Kami telah ploting di area penyekatan, area padepokan hingga titik-titik yang memiliki kerawanan. Banyaknya personil keamanan ini mempertimbangkan situasi Kamtibmas. Kami berupaya memberikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat Kota Madiun,” pungkas AKBP Wiwin.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    Puluhan SMP Negeri di Ponorogo Kekurangan Siswa, Dindik Buka Pendaftaran hingga Akhir Juli

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Ponorogo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di sejumlah SMP Negeri. Hasil evaluasi menunjukkan proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat 24 dari total 56 SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo yang belum memenuhi pagu penerimaan peserta didik baru. […]

    Bagikan
  • Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    Maknyus, Pempek “Wong Kitoe” Asli Palembang Hadir di Bumi Reog

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Pecinta kuliner khas nusantara kini tak perlu jauh-jauh melancong ke Sumatera Selatan untuk mencicipi pempek asli Palembang. Di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tepatnya di Jalan Brigjen Katamso Gang 1, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, terdapat sebuah usaha rumahan yang menawarkan pempek otentik dengan cita rasa khas Wong Kito. Usaha ini digagas […]

    Bagikan
  • Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

    Diduga Sengaja Dimatikan Oknum, Pohon Ratusan Tahun di Ponorogo Akhirnya Ditebang

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Sebuah pohon yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Jalan Arif Rahman Hakim, Kabupaten Ponorogo, ditebang petugas setelah mati dan mengering. Pohon tersebut diduga sengaja dimatikan oleh oknum tidak bertanggung jawab dengan cara mengebor batang pohon dan memberikan cairan tertentu. Penebangan dilakukan karena kondisi pohon dinilai membahayakan pengguna jalan. Jika tumbang, pohon […]

    Bagikan
  • Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    Menyamar Minta Donasi, Seorang Pria Gasak Dua Handphone Kasir Minimarket

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian terjadi di Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Minggu siang (23/3/2025). Seorang pria yang menyamar sebagai peminta donasi berhasil membawa kabur dua unit handphone milik karyawan Garon Mart, dengan total kerugian mencapai Rp 15 juta. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV), pelaku terlihat mengenakan masker dan menyerahkan […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    Harga Bahan Impor Melonjak, Industri Kulit Magetan Kian Tertekan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 334
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaku industri penyamakan kulit di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, tengah menghadapi tekanan berat seiring kenaikan harga bahan baku impor. Situasi ini terjadi saat kondisi pasar masih cenderung lesu, sehingga memperberat beban produksi yang terus meningkat. Lonjakan harga terutama terjadi pada bahan pembantu, seperti krom, zat pewarna, dan pelembut kulit, yang naik […]

    Bagikan
  • Panik Ada Tikus di Mobil, Kijang Hantam Median Jalan di Kota Madiun

    Panik Ada Tikus di Mobil, Kijang Hantam Median Jalan di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kaget dan Panik. Itulah yang dialami oleh Heri Purwanto saat mengemudikan mobil Kijang nopol AE 1387 BV bersama keluarganya di Jalan Soekarno Hatta Kota Madiun pada Selasa (13/01/2026). Kepanikan dipicu lantaran ada seekor tikus di dalam mobil. Akibat panik dan kurang konsentrasi, mobil tersebut menabrak media jalan. Kasat Lantas Polres […]

    Bagikan
expand_less