Berita Terkini
Trending Tags

Polres Madiun Kota Lakukan Pengamanan Massa yang Merangsek ke Padepokan PSHT Pusat Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 1.620
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sekelompok massa dari PSHT kubu M.Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Madiun – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) kubu Ketua Umum (Ketum) Muhammad Taufiq mencoba masuk ke area Padepokan PSHT Pusat Madiun pada Kamis (05/02/2026). Personil gabungan mencoba melakukan penyekatan di pintu masuk Kota Madiun seperti di Jembatan Ngebrak dari Takeran Magetan ke Josenan Kota Madiun serta Jembatan Sambirejo Jiwan yang menuju Kelurahan Nambangan Kidul Kota Madiun.

Sempat terjadi aksi dorong antara massa dengan personil kepolisian yang melakukan pengamanan. Massa tetap mendekat ke arah padepokan di Jalan Merak. Mereka diduga menolak terkait akan dilaksanakannya Parapatan Luhur (Parluh) 2026 PSHT Pusat Madiun

“Ya memang ada beberapa massa yang datang mencoba memasuki area padepokan, kita kembalikan. Karena perkumpulan massa tersebut tidak ada pemberitahuan. Kami juga akan memberikan pengamanan saat dikembalikan,” ujar Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi.

Kapolres memastikan pengamanan dilakukan secara tepat dan humanis. Usai dilakukan koordinasi dengan salah satu koordinator aksi, massa yang diduga dari luar kota ini akhirnya kembali ke daerah masing-masing.

“Karena tidak ada pemberitahuan dikhawatirkan bisa mengganggu ketertiban umum. Kita bisa lihat tadi sempat ada kemacetan di jalan,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengantisipasi terkait dugaan narasi-narasi provokasi yang tersebar di media sosial. Hal itu itu menjadi pertimbangan dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Madiun.

“Ada beberapa narasi-narasi bersifat provokatif melalui media sosial. Disitu ada narasi hitamkan kota dan sebagainya. Tentunya itu menjadi pertimbangan Kamtibmas secara aman dengan upaya yang baik dan humanis,” terang AKBP Wiwin.

1.500 Personil Gabungan Amankan Parluh 2026 PSHT Pusat Madiun

Image Not Found
Polres Madiun Kota Melakukan Penjagaan Ketat di Padepokan PSHT Pusat Madiun. Foto : Kris-Sinergia

Sementara itu, terkait pengamanan Parluh PSHT Pusat Madiun, sebanyak 1.500 personil gabungan dikerahkan. Diketahui, Parluh akan dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. Titik-titik masuk Kota Madiun akan dilakukan pengamanan serta pemetaan titik rawan.

“Personil yang kita libatkan sebanyak 1.500. Itu ada perbantuan dari Polres sekitar Kota Madiun dan juga Polda Jatim. Karena banyak titik-titik pintu yang perlu kita antisipasi situasi keamanan,” kata Kapolres Madiun Kota.

Lebih lanjut, nanti juga akan dibantu dari Satgas Sentot Prawirodirdjo dari Paguyuban Pencak Silat Madiun. Kepolisian telah melakukan pemetaan serta ploting personil di sejumlah titik rawan.

“Kami telah ploting di area penyekatan, area padepokan hingga titik-titik yang memiliki kerawanan. Banyaknya personil keamanan ini mempertimbangkan situasi Kamtibmas. Kami berupaya memberikan rasa aman, nyaman bagi masyarakat Kota Madiun,” pungkas AKBP Wiwin.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Buyung

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    Koperasi Merah Putih di Magetan: Antara Harapan dan Ketidakpastian

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di atas kertas, Program Koperasi Merah Putih (KMP) digadang-gadang menjadi lokomotif ekonomi desa. Tapi di lapangan, program ini justru terhenti sebelum benar-benar berjalan. Di Kabupaten Magetan, hanya satu dari 235 koperasi yang aktif, dan itu pun berdiri tanpa sepeser pun bantuan dari pemerintah. Di tengah ambisi besar memberdayakan ekonomi rakyat melalui […]

    Bagikan
  • Pencuri Pompa Air Dibekuk Polisi Usai Dijebak COD, Sempat Diamuk Warga

    Pencuri Pompa Air Dibekuk Polisi Usai Dijebak COD, Sempat Diamuk Warga

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Aksi pencurian mesin pompa air yang meresahkan petani di wilayah Kabupaten Magetan akhirnya terungkap. Seorang pelaku berhasil ditangkap jajaran Unit Reskrim Polsek Kartoharjo setelah dijebak melalui transaksi cash on delivery (COD) atau bayar di tempat, Selasa (14/4/2026) malam. Penangkapan berlangsung di pinggir jalan raya Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, sekitar […]

    Bagikan
  • Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    Harga Jual Anjlok, Petani Bawang Merah di Magetan Makin Merana Akibat Serangan Hama

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Petani bawang merah di Kabupaten Magetan menghadapi tantangan berat pada musim tanam kali ini. Selain ancaman hama, anjloknya harga jual di pasaran turut menambah beban petani. Suratin (50), Petani Bawang Merah asal Desa Panekan, mengungkapkan bahwa serangan ulat menjadi kendala paling serius saat ini. Menurutnya, hama tersebut sangat sulit dikendalikan, terutama […]

    Bagikan
  • Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan. Kepala […]

    Bagikan
  • Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    Laptop Berisi Data Kerja Raib, Pemkab Magetan Evaluasi Sistem Keamanan Perkantoran

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop dan satu hard disk di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan tidak hanya menimbulkan kerugian materiil. Hilangnya perangkat kerja tersebut juga berpotensi mengganggu aktivitas pemerintahan karena sebagian data pekerjaan pegawai diduga ikut hilang. Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Magetan, Hendrawan Prastawa Adhi, menjelaskan perangkat yang dicuri […]

    Bagikan
  • APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    APBD Magetan 2025 Surplus, Sisakan SILPA Rp135 Miliar

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan menutup tahun anggaran 2025 dengan capaian surplus anggaran dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) yang cukup besar. Dalam laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025, Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah mencapai Rp2,07 triliun, sementara realisasi belanja dan transfer tercatat sebesar Rp2,04 triliun. Dari capaian tersebut, […]

    Bagikan
expand_less