Berita Terkini
light_mode
Trending Tags

Terpaut 28 Tahun, Kisah Cinta Sisri dan Ahmad Viral di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 557
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
pasangan suami istri Ahmad Suryatna dengan Sisri. Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Kisah cinta pasangan suami istri asal Kabupaten Ponorogo, Sisri (58) dan Ahmad Suryatna (30), menjadi perbincangan warganet. Pernikahan keduanya viral di media sosial lantaran perbedaan usia yang terpaut hingga 28 tahun.

Video prosesi ijab kabul pasangan ini beredar luas setelah Sisri dan Ahmad meresmikan pernikahan secara negara di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Rabu (28/1/2026) lalu. Dalam prosesi tersebut, keduanya tampak khidmat mengucapkan janji pernikahan di hadapan penghulu.

Sisri diketahui lahir pada tahun 1968, sementara Ahmad Suryatna lahir pada tahun 1996. Jauh sebelum menikah secara resmi, pasangan ini telah lebih dulu menikah secara siri pada tahun 2021.

Sisri mengaku sempat terkejut saat Ahmad menyatakan keseriusannya melamar dengan membawa orang tuanya. Namun seiring waktu, keyakinan itu tumbuh.

“Awalnya saya kaget karena dia melamar saya dengan membawa orang tuanya. Setelah empat tahun menikah siri, saya akhirnya mantap untuk dinikahi secara resmi oleh Mas Ahmad,” ujar Sisri.

Awal pertemuan keduanya bermula dari hubungan kerja. Ahmad merupakan sopir truk angkut barang yang bekerja kepada Sisri sejak tahun 2018. Hubungan yang semula bersifat profesional itu perlahan berkembang menjadi kedekatan emosional.

Ahmad mengungkapkan, perasaannya tumbuh karena kebersamaan dan kepedulian.

“Sebelumnya saya bekerja dengan istri saya sekitar tiga tahun. Karena kasihan beliau hidup sendiri, akhirnya saya menikahinya. Orangnya baik dan cantik,” kata Ahmad.

Perbedaan usia yang cukup jauh sempat menjadi keraguan bagi Sisri. Namun keteguhan Ahmad membuatnya yakin melangkah ke jenjang pernikahan. Selama empat tahun menjalani kehidupan rumah tangga, keduanya mengaku hidup harmonis meski kerap mendapat pandangan miring dari sebagian lingkungan sekitar.

Sebelum menikah dengan Ahmad, Sisri diketahui pernah menikah dan dikaruniai dua orang anak laki-laki. Dari pernikahan sebelumnya tersebut, Sisri kini juga telah memiliki dua orang cucu.

Pernikahan Sisri dan Ahmad menuai beragam tanggapan dari warganet. Meski demikian, pasangan ini tampak bahagia dan mantap menjalani kehidupan rumah tangga mereka. Kisah keduanya menjadi bukti bahwa cinta tak selalu memandang usia.(Ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    Tarif Baru Tol Ngawi–Kertosono Segera Diberlakukan, Berikut Tarifnya

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) akan memberlakukan penyesuaian tarif Jalan Tol Ruas Ngawi–Kertosono mulai Senin, 5 Januari 2026 pukul 00.00 WIB. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh golongan kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut. Penyesuaian tarif dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 1441/KPTS/M/2025 tentang Penyesuaian Tarif Jalan Tol Ngawi–Kertosono. […]

    Bagikan
  • Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Dikeroyok 198 Desa, Anggaran Hampir Rp. 6 Milyard

    Program Satu Rumah Satu Pohon Produktif Dikeroyok 198 Desa, Anggaran Hampir Rp. 6 Milyard

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Program unggulan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, satu rumah satu pohon, ternyata dikeroyok semua desa.Buktinya, tahun anggaran 2026 ini belanja bantuan bibit alpukat dan mangga dari 198 desa tembus di kisaran Rp. 6 Milyard. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, (DPMD) Supriadi mengatakan pos belanja dari masing masing desa untuk program satu […]

    Bagikan
  • Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    Putusan PSU Pilkada Magetan, Timses Paslon 3 Sujatno – Ida Panaskan Mesin Pemenangan

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi memutuskan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Magetan, dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada Senin (24/2/2025). Sebanyak 4 TPS yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi diantaranya 2 TPS di Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, 1 TPS Desa Selotinatah,Kecamatan Ngariboyo, dan 1 TPS Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan. Gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan […]

    Bagikan
  • Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    Sepotong Cerita di Balik OTT KPK yang Menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mendadak berubah mencekam pada Jumat (7/11/2025) sore. Sejumlah saksi mata mengisahkan detik-detik kedatangan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Menurut penuturan seorang saksi yang enggan menyebutkan nama, hanya beberapa jam setelah Bupati Sugiri […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa. Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana […]

    Bagikan
  • Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    Cerita Warga Soal Perlintasan KA Mangge Magetan, 3 Kali Makan Korban

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Perlintasan kereta api di wilayah Desa Mangge, Kecamatan Barat Magetan, Jawa Timur, kembali menorehkan luka. Empat orang tewas seketika setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam KA Malioboro Ekspres, Senin (19/05/2025). Tragedi ini menjadi kecelakaan ketiga dalam beberapa tahun terakhir di lokasi yang sama dan kali ini yang terparah sejauh ini. […]

    Bagikan
expand_less