Berita Terkini
Trending Tags

Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 1.079
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan melakukan pengamanan wilayah jalur perbatasan Magetan–Madiun. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut juga sempat terjadi di Alun-Alun Kota Madiun beberapa waktu lalu.

Untuk mengantisipasi potensi kerawanan, Polres Magetan menurunkan personel ke jalur perbatasan Magetan–Madiun. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif serta mengawal pergerakan massa.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan di wilayah tetangga.

Menurutnya, Polres Magetan turut membantu pengamanan aksi penyampaian aspirasi di Madiun sebagai bagian dari koordinasi lintas wilayah. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melakukan penyekatan maupun penutupan jalur alternatif.

“Kami memastikan pengamanan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan massa menuju Madiun. Seluruh jalur tetap dibuka agar masyarakat bisa beraktivitas normal seperti biasa,” ujar Kapolres.

Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas.

“Kami berharap seluruh kegiatan berlangsung tertib, penuh persaudaraan, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di jalur Magetan–Madiun terpantau aman dan terkendali. Polisi terus berjaga di beberapa titik untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar di tengah meningkatnya arus massa PSHT.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    Pasar Murah di Ponorogo Diserbu Warga, Berdesak desakan Demi Pangan Murah

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Ponorogo dalam program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Selasa (25/03/2025). Mereka saling berdesakan demi mendapatkan bahan pangan murah, di tengah kenaikan harga menjelang Lebaran tahun ini. Dalam GPM ini, harga bawang merah dijual Rp30.000 per kilogram, lebih […]

    Bagikan
  • Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    Duh ! Ayah dan Anak di Madiun Kompak Curi Burung

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Polisi menangkap ayah dan anak yang terlibat kasus pencurian burung di Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Aksi keduanya sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diungkap jajaran Polres Madiun dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara mengatakan, pelaku utama berinisial Eko (58) merupakan warga Kabupaten Madiun yang dikenal […]

    Bagikan
  • Ketimpangan Distribusi Program MBG di Magetan, Perluasan Sasaran Belum Diiringi Pemerataan

    Ketimpangan Distribusi Program MBG di Magetan, Perluasan Sasaran Belum Diiringi Pemerataan

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai mencakup guru dan tenaga kependidikan sejak Januari 2026 membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan pelaku pendidikan. Namun, pelaksanaan di Kabupaten Magetan justru memunculkan ironi. Ketika kelompok penerima manfaat bertambah, ribuan siswa di sejumlah wilayah masih belum merasakan program MBG sejak pertama kali digulirkan. […]

    Bagikan
  • Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    Buronan Kasus Korupsi Hibah P2SEM Ngawi Ditangkap di Surabaya, Jadi Sopir Taksi Online

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Setelah 13 tahun berstatus buron, seorang terpidana kasus korupsi di Kabupaten Ngawi akhirnya berhasil ditangkap Kejaksaan. Terpidana bernama Musyafak Choirudin (MC) itu diamankan tim gabungan Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dan Kejaksaan Negeri Ngawi di wilayah Surabaya. Saat diringkus, MC diketahui bekerja sebagai sopir taksi online. Kepala Kejaksaan Negeri Ngawi, […]

    Bagikan
  • Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    Halal Bihalal Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Jalin Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Jamu

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Asosiasi UMKM Rempah Rimpang Kota Madiun kembali menggelar kegiatan tahunan halal bihalal yang menjadi agenda rutin organisasi tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada sore hari ini dihadiri oleh para pelaku usaha jamu tradisional serta dihadiri oleh Wali Kota Madiun, Maidi dan sejumlah pemimpin daerah di Kota Madiun. Ketua Asosiasi Rempah Rimpang, […]

    Bagikan
  • Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    Niat Laporkan WNI Karena Ditipu, WNA Asal Irak Dideportasi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang warga negara asing (WNA) asal Irak, Husam Hasan Mustofa harus menelanpilpahit saat hendak mencari keadilan. Bukannya mendapat perlindungan hukum setelah mengaku ditipu rekan bisnisnya, dirinya justru ditangkap petugas Imigrasi Ponorogo karena menyalahgunakan izin tinggal dan kini menanti proses deportasi ke negara asalnya. Pria berusia 43 tahun tersebut ditangkap usai […]

    Bagikan
expand_less