Berita Terkini
Trending Tags

Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lukmanto teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di desa Sukomoro Magetan, (30/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri.

Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro.

Menurut keterangan pemilik rumah,  Sumadi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban datang untuk memperbaiki kabel WiFi yang dilaporkan rusak. Sekitar setengah jam kemudian, korban naik ke atap rumah untuk mengganti kabel yang diduga putus akibat digigit tikus.

“Sekitar setengah empat, saya sempat keluar sebentar. Tiba-tiba anak saya memanggil, katanya teknisi WiFi jatuh di atas. Saya dengar suara keras sebelumnya,” ujar Sumadi.

Ia mengaku sempat berniat memberikan pertolongan pertama. Namun, saat melihat kondisi korban yang tidak bergerak dan tidak merespons, ia mengurungkan niatnya karena khawatir dengan risiko serta untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara.

“Sempat mau saya tolong, tapi melihat kondisinya sudah tidak bergerak dan mencurigakan, saya tidak berani. Akhirnya kami lapor ke polisi,” imbuhnya.

Warga bersama pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di atas atap rumah. Petugas gabungan dari BPBD Magetan dan PLN diterjunkan untuk membantu, termasuk dengan memutus aliran listrik demi keamanan.

Image Not Found
Proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena adanya beberapa kendala, Foto : Kus-Sinergia

Kapolsek Sukomoro, AKP Tri Cahya Budi Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami mendapati korban terjatuh di atas genteng dan sudah meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena kondisi medan dan tubuh korban yang cukup besar, sehingga membutuhkan bantuan tim khusus.

“Evakuasi kami lakukan dengan bantuan BPBD. Alhamdulillah korban berhasil diturunkan dan langsung dilakukan pemeriksaan awal,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar akibat sengatan listrik pada tubuh korban. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Namun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka bakar,” tegas AKP Tri.

Dugaan sementara mengarah pada serangan jantung, diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usai proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di Madiun untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi. Kepala Badan Kepegawaian dan […]

    Bagikan
  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    Pemkab Ngawi Tunggu Aturan Pusat soal WFH, Siapkan Skema Hemat Energi bagi ASN

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Kabupaten Ngawi masih menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Hingga kini, mekanisme tersebut belum diterapkan di daerah karena masih menanti formula yang akan ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono, menyatakan bahwa pihaknya akan mengikuti […]

    Bagikan
  • Puluhan Anggota Polres Madiun Jalani Pemeriksaan Senjata Api dan Tes Urine 

    Puluhan Anggota Polres Madiun Jalani Pemeriksaan Senjata Api dan Tes Urine 

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Polres Madiun melaksanakan penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktibplin) berupa pemeriksaan senjata api (senpi) dinas dan tes urine bagi seluruh personel, Rabu (20/08/2025). Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelayakan penggunaan senjata sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian. Sebanyak 32 anggota Polres Madiun termasuk polsek jajaran pemegang senpi pendek pengecekan […]

    Bagikan
  • Monumen Lokomotif Segera Dipasang, Penataan Kawasan Stasiun Magetan Hampir Rampung

    Monumen Lokomotif Segera Dipasang, Penataan Kawasan Stasiun Magetan Hampir Rampung

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus menyempurnakan penataan kawasan depan Stasiun Magetan dengan menghadirkan monumen lokomotif sebagai ikon baru daerah. Proyek yang dikerjakan secara bertahap itu kini memasuki tahap lanjutan setelah sebelumnya akses jalan, trotoar, hingga area depan stasiun selesai dibangun dan mulai difungsikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan, […]

    Bagikan
expand_less