Berita Terkini
Trending Tags

Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lukmanto teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di desa Sukomoro Magetan, (30/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri.

Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro.

Menurut keterangan pemilik rumah,  Sumadi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban datang untuk memperbaiki kabel WiFi yang dilaporkan rusak. Sekitar setengah jam kemudian, korban naik ke atap rumah untuk mengganti kabel yang diduga putus akibat digigit tikus.

“Sekitar setengah empat, saya sempat keluar sebentar. Tiba-tiba anak saya memanggil, katanya teknisi WiFi jatuh di atas. Saya dengar suara keras sebelumnya,” ujar Sumadi.

Ia mengaku sempat berniat memberikan pertolongan pertama. Namun, saat melihat kondisi korban yang tidak bergerak dan tidak merespons, ia mengurungkan niatnya karena khawatir dengan risiko serta untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara.

“Sempat mau saya tolong, tapi melihat kondisinya sudah tidak bergerak dan mencurigakan, saya tidak berani. Akhirnya kami lapor ke polisi,” imbuhnya.

Warga bersama pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di atas atap rumah. Petugas gabungan dari BPBD Magetan dan PLN diterjunkan untuk membantu, termasuk dengan memutus aliran listrik demi keamanan.

Image Not Found
Proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena adanya beberapa kendala, Foto : Kus-Sinergia

Kapolsek Sukomoro, AKP Tri Cahya Budi Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami mendapati korban terjatuh di atas genteng dan sudah meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena kondisi medan dan tubuh korban yang cukup besar, sehingga membutuhkan bantuan tim khusus.

“Evakuasi kami lakukan dengan bantuan BPBD. Alhamdulillah korban berhasil diturunkan dan langsung dilakukan pemeriksaan awal,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar akibat sengatan listrik pada tubuh korban. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Namun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka bakar,” tegas AKP Tri.

Dugaan sementara mengarah pada serangan jantung, diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usai proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di Madiun untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angka Investasi Kota Madiun Tahun 2024 Mencapai Rp. 498 miliar

    Angka Investasi Kota Madiun Tahun 2024 Mencapai Rp. 498 miliar

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun terus menunjukkan daya tariknya sebagai lokasi yang menjanjikan bagi para investor. Hal ini terbukti dari tingginya minat penanam modal yang melihat potensi besar di kota berjuluk Kota Pendekar tersebut. Koordinator Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Madiun, Nuning Udayanah Nurfiati mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Dapur Rumah di Saradan Madiun Terbakar, Diduga Berasal dari Tungku Kayu

    Dapur Rumah di Saradan Madiun Terbakar, Diduga Berasal dari Tungku Kayu

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran melanda bagian dapur rumah warga di Dusun Kampung Baru, Desa Sugihwaras, RT 08 RW 02, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (1/3/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta. Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
  • Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    Ini Penyebab Kebakaran Kandang Ayam Milik Sekdes Pragak

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kebakaran hebat yang melanda kandang ayam di Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Jumat dini hari (04/07/2025), dipastikan dipicu oleh korsleting listrik. Temuan ini menepis dugaan awal bahwa sumber api berasal dari oven pemanas. Kapolsek Parang, AKP Sukarno, menjelaskan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan arus pendek pada instalasi […]

    Bagikan
  • Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    Gebyar Pendidikan TK Kartika IV-17, Wujudkan Anak Pemberani dan Berprestasi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Gebyar Pendidikan dalam rangka memperingati Hari Kartini, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), dan HUT TK Kartika  IV-17 ke-65 digelar di TK Kartika  IV-17, Jl. Diponegoro 39 Kota Madiun, Jumat (16/05/2025). Ajang itu dilakukan dalam bentuk lomba fashion show baju adat dan lomba mewarnai. Wakil Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Rem 081 Cabang […]

    Bagikan
  • Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    Miris !! Satpol PP Madiun Temukan Kondom dari Dompet Seorang Pelajar

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Razia Satpol PP Kabupaten Madiun terhadap pelajar yang bolos sekolah berujung pada temuan mengejutkan. Seorang siswa yang terjaring operasi kedapatan menyimpan dua alat kontrasepsi kondom didalam dompetnya. Temuan itu terjadi pada Selasa (09/09/2025), saat Satpol PP menggelar razia gabungan di sejumlah warung, ruko penyewaan PlayStation, dan titik keramaian di sekitar […]

    Bagikan
expand_less