Berita Terkini
Trending Tags

Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lukmanto teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di desa Sukomoro Magetan, (30/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri.

Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro.

Menurut keterangan pemilik rumah,  Sumadi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban datang untuk memperbaiki kabel WiFi yang dilaporkan rusak. Sekitar setengah jam kemudian, korban naik ke atap rumah untuk mengganti kabel yang diduga putus akibat digigit tikus.

“Sekitar setengah empat, saya sempat keluar sebentar. Tiba-tiba anak saya memanggil, katanya teknisi WiFi jatuh di atas. Saya dengar suara keras sebelumnya,” ujar Sumadi.

Ia mengaku sempat berniat memberikan pertolongan pertama. Namun, saat melihat kondisi korban yang tidak bergerak dan tidak merespons, ia mengurungkan niatnya karena khawatir dengan risiko serta untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara.

“Sempat mau saya tolong, tapi melihat kondisinya sudah tidak bergerak dan mencurigakan, saya tidak berani. Akhirnya kami lapor ke polisi,” imbuhnya.

Warga bersama pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di atas atap rumah. Petugas gabungan dari BPBD Magetan dan PLN diterjunkan untuk membantu, termasuk dengan memutus aliran listrik demi keamanan.

Image Not Found
Proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena adanya beberapa kendala, Foto : Kus-Sinergia

Kapolsek Sukomoro, AKP Tri Cahya Budi Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami mendapati korban terjatuh di atas genteng dan sudah meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena kondisi medan dan tubuh korban yang cukup besar, sehingga membutuhkan bantuan tim khusus.

“Evakuasi kami lakukan dengan bantuan BPBD. Alhamdulillah korban berhasil diturunkan dan langsung dilakukan pemeriksaan awal,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar akibat sengatan listrik pada tubuh korban. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Namun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka bakar,” tegas AKP Tri.

Dugaan sementara mengarah pada serangan jantung, diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usai proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di Madiun untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    Stop Peredaran Miras! Polsek Taman Amankan Puluhan Liter Miras

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka mengantisipasi peredaran minuman keras (miras) menjelang peringatan 1 Suro, jajaran Polsek Taman Kota Madiun kembali menggelar operasi penindakan di wilayah hukumnya. Dari hasil operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan puluhan liter miras dari tangan seorang penjual berinisial S (71), warga Jalan Condong Campur, Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    Aksi Demo Mahasiswa Soroti Kebijakan Mobil Dinas Baru, Ini Kata Wabup Magetan

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM STAIM Maarif Magetan dan PMII Magetan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025). Mereka menyoroti kebijakan pengadaan mobil dinas baru di awal pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Magetan. Massa aksi membawa poster bertuliskan “Rakyat Magetan Bersuara” dan melakukan orasi yang menyinggung […]

    Bagikan
  • Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika Kota Madiun getol dalam penerapan digitalisasi melakui program Smart City. Bahkan, kinerja digitalisasi Pemerintah Kota Madiun menorehkan prestasi tingkat nasional. Dalam ajang TOP Digital Awards 2025, Kota Madiun sukses memborong tiga penghargaan sekaligus. Tiga penghargaan tersebut yakni TOP Digital Implementation 2025 #Stars 5 untuk Pemerintah Kota Madiun, TOP […]

    Bagikan
  • Wabah PMK di Ponorogo, Penjualan Daging Sapi Anjlok

    Wabah PMK di Ponorogo, Penjualan Daging Sapi Anjlok

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang meluas di Kabupaten Ponorogo memberikan dampak signifikan pada para pedagang daging sapi. Penurunan penjualan secara drastis membuat sejumlah pedagang memilih menutup lapak. Namun sebagian lainnya tetap bertahan meski harus menanggung kerugian harian. Seperti yang dirasakan oleh Suprapto, pedagang sekaligus pemilik usaha penggilingan daging […]

    Bagikan
  • 72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 72 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magetan resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025) malam. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, didampingi Wakil Bupati Suyatni Proasmoro. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala […]

    Bagikan
  • Jelang Tahun Baru 2026, Polres Madiun Kota Perketat Pengawasan Kembang Api dan Petasan

    Jelang Tahun Baru 2026, Polres Madiun Kota Perketat Pengawasan Kembang Api dan Petasan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kembang api dan petasan identik dengan momen pergantian tahun baru. Untuk itu, perlu adanya pengawasan ketat menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026 nanti. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun Kota pun menggelar operasi kepada penjual kembang api dan petasan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Kota Madiun. Kasi Humas Polres Madiun […]

    Bagikan
expand_less