Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 289
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 6 ekor landak jawa titipan dari Kejari Madiun di kantor BKSDA Madiun, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang.

Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan ke rumah pria 45 tahun tersebut. Dari lokasi itu aparat menemukan enam ekor Landak Jawa yang dipelihara di lingkungan rumah warga. Temuan itu kemudian berlanjut ke proses penyidikan hingga akhirnya dilimpahkan ke pengadilan.

Saat ini, perkara tersebut tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun. Jaksa penuntut umum menjerat Darwanto dengan Pasal 40A ayat (1) huruf d juncto Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur larangan memelihara satwa dilindungi.

Kepala BKSDA Wilayah Madiun, Agustinus Krisdijantoro, menjelaskan bahwa keenam ekor Landak Jawa tersebut kini menjadi barang bukti titipan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun selama proses hukum berjalan.

“Waktu itu kami bersama penyidik Satreskrim Polres Madiun mengecek langsung ke rumah yang bersangkutan. Saudara Darwanto mengakui bahwa landak tersebut miliknya dan memang dipelihara,” kata Agustinus, Rabu (18/12/2025).

Dalam sidang terakhir yang digelar Senin (16/12/2025), majelis hakim mendengarkan keterangan ahli dari BKSDA yang menegaskan bahwa Landak Jawa merupakan satwa dilindungi, sehingga segala bentuk pemeliharaan tanpa izin melanggar hukum.

Sementara itu, kuasa hukum Darwanto, Suryajiyoso dari LKBH UIN Ponorogo, menyatakan bahwa perbuatan kliennya tidak dilandasi unsur kesengajaan maupun motif ekonomi.

“Klien kami adalah petani. Ia tidak mengetahui status hukum Landak Jawa. Saat satwa itu terperangkap, pilihannya adalah merawat, bukan memperjualbelikan. Tidak ada transaksi, tidak ada keuntungan ekonomi,” ujar Suryajiyoso, Selasa (16/12/2025).

Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan adanya benturan antara warga dengan aparat penegak hukum. Selain itu, juga menjadi pengingat bahwa perlindungan keanekaragaman hayati tetap memiliki konsekuensi hukum, meski tanpa niat komersial. (Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    Petani Ponorogo Hadapi Penyakit Tanaman Padi, Gunakan Pestisida Alternatif Bubur California

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sejumlah tanaman padi milik petani di Ponorogo mengalami penyakit yang dikenal dengan istilah ‘asem-aseman’. Gejala awal penyakit ini terlihat dari daun padi yang menguning kemerahan, dimulai dari ujung, menjalar ke pangkal, hingga akhirnya mengering dan menyebabkan pertumbuhan terhambat. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengurangi hasil panen bahkan berpotensi menyebabkan gagal […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pemkab Madiun Luncurkan SPPG Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah. Peluncuran dilakukan Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati Purnomo Hadi, di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Selasa (05/08/2025). Peluncuran ditandai pelepasan armada pengangkut makanan menuju sekolah-sekolah penerima program. […]

    Bagikan
  • Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    Mengabdi Tanpa Pengakuan, Ribuan Guru Honorer Ponorogo Menantikan Dapodik

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 795
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Di tengah keterbatasan dan ketidakpastian status, ribuan guru tidak tetap (GTT) di Kabupaten Ponorogo masih bertahan mengabdi demi pendidikan. Salah satunya Mahmud Danuri, guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Slahung yang telah hampir lima tahun mengajar dengan gaji hanya Rp500 ribu per bulan. Mahmud Danuri, warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, […]

    Bagikan
  • Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    Antisipasi Judol, Ratusan HP Anggota Korem 081/DSJ Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia – Kota Madiun|Ratusan handphone (HP) milik anggota Korem 081/DSJ mendadak diperiksa, Kamis (16/01/2025) selepas apel pagi. Hal ini sebagai langkah agar tidak kecolongan ada anggota yang bermain judi online. Tak hanya judol, pemeriksaan yang dilakukan juga bertujuan untuk melihat ada tidaknya keterlibatan anggota Korem 081/DSJ dalam pinjaman online (pinjol). “Pengecekan yang kita lakukan ini […]

    Bagikan
  • BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    BPBD Magetan Siaga Hadapi Kemarau Panjang, Petakan Wilayah Rawan Kekeringan dan Karhutla

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan mulai meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diperkirakan berlangsung lebih kering dan lebih panjang dibanding tahun sebelumnya. Langkah tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi kesiapsiagaan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan guna mengantisipasi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Pelaksana (Kalaksa) […]

    Bagikan
  • Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    Sapi “Bruno” Seberat 1,1 Ton Milik Pemuda Madiun Dibeli Presiden Prabowo 

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 326
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Di sebuah kandang sederhana di Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, suara kunyahan sapi terdengar bersahut-sahutan sejak pagi. Di antara puluhan sapi yang memenuhi kandang itu, seekor sapi jantan berbadan jumbo bernama Bruno tampak paling mencolok. Bobotnya mencapai 1,1 ton, tak banyak yang menyangka, sapi jenis simental itu kini menjadi hewan […]

    Bagikan
expand_less