Kamis, 15 Okt 2026
Trending Tags

Teknisi WiFi Ditemukan Tewas di Atap Rumah Warga Magetan, Diduga Alami Serangan Jantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • visibility 334
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lukmanto teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di desa Sukomoro Magetan, (30/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Seorang teknisi jaringan internet ditemukan tewas di atas atap rumah warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Senin (30/3/2026) sore. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat melakukan perbaikan kabel WiFi seorang diri.

Korban diketahui bernama Lukmanto (48), warga Madiun. Ia saat itu tengah memperbaiki jaringan internet di rumah milik Sumadi, warga Desa Sukomoro, Kecamatan Sukomoro.

Menurut keterangan pemilik rumah,  Sumadi, kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB saat korban datang untuk memperbaiki kabel WiFi yang dilaporkan rusak. Sekitar setengah jam kemudian, korban naik ke atap rumah untuk mengganti kabel yang diduga putus akibat digigit tikus.

“Sekitar setengah empat, saya sempat keluar sebentar. Tiba-tiba anak saya memanggil, katanya teknisi WiFi jatuh di atas. Saya dengar suara keras sebelumnya,” ujar Sumadi.

Ia mengaku sempat berniat memberikan pertolongan pertama. Namun, saat melihat kondisi korban yang tidak bergerak dan tidak merespons, ia mengurungkan niatnya karena khawatir dengan risiko serta untuk menjaga kondisi tempat kejadian perkara.

“Sempat mau saya tolong, tapi melihat kondisinya sudah tidak bergerak dan mencurigakan, saya tidak berani. Akhirnya kami lapor ke polisi,” imbuhnya.

Warga bersama pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Proses evakuasi korban berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di atas atap rumah. Petugas gabungan dari BPBD Magetan dan PLN diterjunkan untuk membantu, termasuk dengan memutus aliran listrik demi keamanan.

Image Not Found
Proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena adanya beberapa kendala, Foto : Kus-Sinergia

Kapolsek Sukomoro, AKP Tri Cahya Budi Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, saat petugas tiba di lokasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Kami mendapati korban terjatuh di atas genteng dan sudah meninggal dunia. Kemudian dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses evakuasi memerlukan waktu sekitar satu jam karena kondisi medan dan tubuh korban yang cukup besar, sehingga membutuhkan bantuan tim khusus.

“Evakuasi kami lakukan dengan bantuan BPBD. Alhamdulillah korban berhasil diturunkan dan langsung dilakukan pemeriksaan awal,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka bakar akibat sengatan listrik pada tubuh korban. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Namun dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka bakar,” tegas AKP Tri.

Dugaan sementara mengarah pada serangan jantung, diperkuat dengan keterangan pihak keluarga yang menyebut korban memiliki riwayat penyakit jantung dan masih rutin mengonsumsi obat.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Usai proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga di Madiun untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    Pembalap Muda Magetan, Adenanta Putra Torehkan Podium Kemenangan di Motegi Jepang

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema di Sirkuit Motegi Mobility Resort, Jepang, Minggu (13/07/2025), tepatnya dari arena balap motor Asia Road Racing Championship (ARRC). Muhammad Adenanta Putra, pembalap muda asal Magetan, Jawa Timur, mencetak sejarah dengan meraih kemenangan gemilang di kelas Supersport 600 (SS600), Race 2. Namun, lebih dari sekadar kemenangan, sorotan […]

    Bagikan
  • Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe di Ponorogo Kecilkan Ukuran

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kenaikan harga kedelai impor di pasaran memaksa sejumlah perajin tempe di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengurangi ukuran produk mereka. Langkah ini diambil karena para perajin tidak berani menaikkan harga jual di tengah tuntutan pasar dan daya beli masyarakat yang terbatas. Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Hadi Prayitno, perajin tempe asal Desa […]

    Bagikan
  • Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    Hadiri Sertijab Bupati Magetan, Gubernur Khofifah Tekankan Pelaksanaan Program MBG, KMP, dan Sekolah Rakyat

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara serah terima jabatan (Sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, Hj. Nanik Endang Rusminiarti dan Suyatni Priasmoro, di ruang rapat paripurna DPRD Magetan, Senin (26/5/2025). Dalam sambutannya, Khofifah menekankan pentingnya percepatan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia mengingatkan bahwa waktu yang […]

    Bagikan
  • Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    Kepala SPPG Banyudono Angkat Bicara Soal Relawan MBG Yang Dirumahkan

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Setelah sebelumnya enggan merespons permintaan konfirmasi, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Anggun Retno, akhirnya memberikan hak jawab terkait pemberitaan mengenai relawan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak masuk bekerja. Hak jawab ini sekaligus menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya yang menyoroti keluhan sejumlah relawan mengenai status kerja […]

    Bagikan
  • Musrenbang Kabupaten Madiun Tahun 2026 Tentukan 12 Program Prioritas

    Musrenbang Kabupaten Madiun Tahun 2026 Tentukan 12 Program Prioritas

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah Kabupaten Madiun menggelar  Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Madiun dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, di Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Selasa (25/3/2025).  Dalam sambutannya, Bupati Madiun menyampaikan kinerja pembangunan Kabupaten Madiun di tahun 2024 lalu, diantaranya, adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi, […]

    Bagikan
  • Potret Pendidikan di Magetan, Siswa SDN Sumbersawit 3 Magetan Belajar di Teras

    Potret Pendidikan di Magetan, Siswa SDN Sumbersawit 3 Magetan Belajar di Teras

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Keterbatasan sarana prasarana masih menjadi persoalan serius di dunia pendidikan daerah. Hal ini terlihat di SD Negeri Sumbersawit 3, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, di mana puluhan siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di teras sekolah hingga mushola akibat minimnya ruang kelas yang layak. Kondisi tersebut semakin terasa saat pelaksanaan […]

    Bagikan
expand_less