Berita Terkini
Trending Tags

Pembangunan Kantor Desa Serag Mulai Berjalan, Camat Pulung Pastikan Pengawasan Diperketat

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Jaka wardaya, Camat Pulung. Foto : Ega

Sinergia | Ponorogo – Polemik pembongkaran Kantor Desa Serag, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, yang sempat memicu aksi warga pada akhir September 2026, mulai memasuki babak baru. Pemerintah Kecamatan Pulung memastikan pembangunan kantor desa tersebut mulai direalisasikan tahun ini dengan pola pembangunan bertahap atau multiyears.

Jaka wardaya , Camat Pulung mengatakan, pembongkaran kantor desa sebelumnya dilakukan dengan tujuan tertentu dan melibatkan lembaga desa, termasuk Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Namun, pembangunan kembali gedung tersebut memang belum terealisasi selama sekitar dua tahun.

Menurutnya, pada 2026 pembangunan mulai dijalankan. Tahap awal pembangunan disebut menggunakan anggaran sekitar Rp110 juta.

“Selama dua tahun memang belum ada anggaran yang turun. Namun demikian, untuk tahun 2026 ini, insyaallah kemarin sudah dimulai pembangunan,” ujar Jaka.

Ia menjelaskan, pembangunan kantor desa tidak dilakukan sekaligus. Anggaran akan dialokasikan secara bertahap hingga pembangunan selesai. Dalam keterangannya, total kebutuhan pembangunan diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.

“Sudah jadi itu pembangunan multiyears. Untuk tahun ini dimulai. Insyaallah membiayainya Rp110 juta. Berikutnya sekitar Rp100 juta sama Rp190 juta, berapa ke totalnya Rp500 juta,” jelasnya.

Pembangunan tersebut menjadi perhatian karena masa jabatan Kepala Desa Serag saat ini disebut tinggal sekitar satu setengah bulan. Kondisi itu membuat keberlanjutan pembangunan setelah pergantian kepemimpinan menjadi salah satu hal yang turut diperhatikan.

Camat Pulung memastikan pengawasan pembangunan tetap akan dilakukan, termasuk ketika nantinya terjadi pergantian kepala desa.

“Nanti kan ada PJ. Dan kami akan menempatkan orang yang punya integritas yang tinggi untuk pengawasan pembangunan itu,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan melakukan monitoring terhadap proses pembangunan, terutama agar penggunaan anggaran tahap awal dapat berjalan sesuai peruntukannya.

Sementara itu, mengenai sumber pembiayaan pembangunan pada tahun-tahun berikutnya, Camat menyebut Desa Serag memiliki potensi pendapatan asli desa (PAD) yang dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan. Namun, bagian mengenai besaran maupun rincian potensi PAD tersebut belum diperoleh secara jelas dari rekaman wawancara.

Pembangunan Kantor Desa Serag sebelumnya menjadi sorotan setelah puluhan warga menggelar aksi tirakatan di lokasi bekas kantor desa pada Sabtu malam, 26 September 2026. Warga mempertanyakan kepastian pembangunan sekaligus kondisi pelayanan administrasi yang selama ini berlangsung di lokasi lain.

Kepala Desa Serag Haryadi sebelumnya menyatakan pembangunan dilakukan bertahap karena sumber pembiayaannya bukan berasal dari Dana Desa. Untuk tahap awal 2026, pemerintah desa menganggarkan Rp110 juta dan menargetkan bangunan pada akhirnya memiliki dua lantai.

Terkait pelayanan masyarakat, Camat Pulung menjelaskan bahwa setelah kantor desa dibongkar, pelayanan sementara menggunakan bangunan yang berada di kawasan TK. Menurutnya, bangunan tersebut memang digunakan karena kantor desa belum kembali tersedia.

“Jadi gedung TK itu meminjam, meminjam pakai. Terus berhubung untuk layanan masyarakat, balai desanya itu gedungnya dibongkar, akhirnya…” ujar Camat.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Kantor Desa Serag tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keberlanjutan pelayanan administrasi masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan tahap awal, perhatian selanjutnya tertuju pada konsistensi pelaksanaan pembangunan, transparansi penggunaan anggaran, serta keberlanjutan proyek hingga gedung kantor desa benar-benar dapat digunakan kembali untuk pelayanan masyarakat. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Idul Fitri, Pemkab Ponorogo Berikan Kado Spesial Untuk Atlet Berprestasi Popda 14

    Jelang Idul Fitri, Pemkab Ponorogo Berikan Kado Spesial Untuk Atlet Berprestasi Popda 14

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, puluhan atlet berprestasi yang berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur ke-14 menerima hadiah spesial dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Sebagai bentuk apresiasi, para atlet dan pelatih mendapatkan tunjangan hari raya (THR) berupa uang prestasi atas kerja keras mereka dalam mengharumkan nama daerah. Besaran […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    Pemprov Jatim Hati-hati Tanggapi Polemik Tambang Galian C di Magetan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memilih bersikap hati-hati dalam menanggapi polemik tambang galian C milik PT Anugrah Karya Pasti di Desa Trosono, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Aktivitas tambang tersebut menjadi sorotan publik setelah tebing setinggi belasan meter longsor dan menewaskan satu orang sopir truk beberapa waktu lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah […]

    Bagikan
  • DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    DPRD Apresiasi WTP ke-13 Pemkab Madiun, Minta OPD Segera Tindaklanjuti Catatan BPK

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-13 kalinya secara berturut-turut. Meski memberikan apresiasi atas capaian tersebut, DPRD Kabupaten Madiun mengingatkan agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak terlena. […]

    Bagikan
  • Sentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat, Danrem 081/DSJ Paparkan Capaian Program TNI AD

    Sentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat, Danrem 081/DSJ Paparkan Capaian Program TNI AD

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Melalui program Podcast Gesah Nusantara, Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto memaparkan berbagai capaian program TNI Angkatan Darat yang telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah jajaran Korem 081/DSJ. Berbagai program yang dilaksanakan mulai dari pembangunan Jembatan Garuda, TNI AD Manunggal Air Bersih dan Air Persawahan, ketahanan pangan, Karya Bakti […]

    Bagikan
  • DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    DPRD dan Bupati Madiun Sepakati Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun resmi menandatangani kesepakatan bersama terhadap perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2025. Penandatanganan ini berlangsung dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Rabu (18/06/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati, Ketua […]

    Bagikan
  • Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Kini Hampir Rampung Dibangun Ulang

    Dua Jembatan Rusak Akibat Banjir Kini Hampir Rampung Dibangun Ulang

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dua jembatan penghubung antar kampung yang rusak dan roboh akibat banjir pada awal 2025 kini hampir rampung dibangun kembali. Proyek rekonstruksi Jembatan Josaren di Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, serta Jembatan di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, saat ini telah mencapai progres fisik sekitar 85 persen. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum […]

    Bagikan
expand_less