Berita Terkini
Trending Tags

Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2025 di Kota Madiun

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi zakat fitrah dan Fidyah

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama Baznas, MUI, dan Kemenag Kota Madiun menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah jelang Ramadhan 1446 Hijriah. Hasil mufakat yang telah disepakati, zakat fitrah ditetapkan sebesar 3 kilogram beras, yang jika diubah dalam bentuk uang, setara dengan Rp45.000. Sementara itu, fidyah yang berdasarkan hadis yang sahih ditetapkan dengan 7 ons beras, yang setara dengan uang sebesar Rp 25.000.

Keputusan ini akan segera disampaikan oleh Pemerintah Kota Madiun melalui surat edaran yang akan diberikan kepada seluruh jajaran pemerintahan dan instansi terkait, dengan harapan dapat menjadi pedoman bagi umat muslim dalam membayar zakat fitrah dan fidyah.

“Keputusan ini kami tetapkan dengan berbagai pertimbangan untuk kemaslahatan umat Muslim di Kota Madiun. Nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat untuk dipedomani,” terang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Madiun, Budi Wibowo di Ruang 13 Balai Kota Madiun.

Sementara, Ketua Pelaksana BAZNAS Kota Madiun, Sukamto menjelaskan besaran zakat fitrah dan fidyah yang telah ditetapkan itu sudah melalui pertimbangan berbagai aspek. Termasuk, harga komoditas beras saat ini dan perkiraan kenaikannya beberapa hari ke depan.

“Kami juga asumsikan jika ada kenaikan hingga 10 persen ke depan. Karena kalau disesuaikan dengan harga sekarang dan nanti ternyata ada kenaikan harga, kami takutkan zakatnya menjadi tidak sah,” jelasnya.

Tidak hanya zakat, untuk fidyah pun anggota rapat menyepakati besarannya Rp 25 ribu dengan mempertimbangkan lauk pauk sebagai pendamping nasi.

“Untuk zakat fitrah dengan uang, sesuai rencana akan kami belikan beras untuk disalurkan. Kalau untuk fidyah akan disalurkan dalam bentuk makanan siap santap. Kami tetap salurkan sesuai syariatnya,” pungkasnya.

D. Kris – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Siswa Serbu Stasiun! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Cetak “Duta Keselamatan Cilik”

    Ratusan Siswa Serbu Stasiun! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Cetak “Duta Keselamatan Cilik”

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Ratusan siswa dari berbagai sekolah di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengikuti program edukasi perkeretaapian yang digelar PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kegiatan ini berlangsung di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Madiun, Stasiun Jombang, Stasiun Ngawi, Stasiun Magetan, dan Stasiun Caruban. Program bertajuk Eduspoor dan Fun Trip With BIAS tersebut bertujuan […]

    Bagikan
  • Wali Kota Madiun Maidi Bakal Optimalkan Potensi Besar Sektor Pertanian

    Wali Kota Madiun Maidi Bakal Optimalkan Potensi Besar Sektor Pertanian

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun, turut serta dalam panen raya serentak yang digelar di 14 provinsi, termasuk di Kota Madiun. Kegiatan ini dilaksanakan di area persawahan di Jalan Kartika Manis, Kota Madiun, dengan area seluas 2 hektar. Dalam kesempatan itu, Maidi menyampaikan bahwa Kota Madiun masih […]

    Bagikan
  • LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    LKBH PGRI Somasi Gubernur Khofifah, Protes Mutasi Kepala SMKN 1 Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Mutasi Katenan dari jabatan Kepala SMKN 1 Ponorogo ke SMAN 1 Tegalombo, Pacitan, berbuntut panjang. Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGRI Ponorogo resmi melayangkan somasi kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Ketua LKBH PGRI Ponorogo, Thohari, menyebut mutasi tersebut dinilai melanggar Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru […]

    Bagikan
  • Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    Aset Mangkrak Senilai Rp 8 Miliar, Kebocoran PAD Kabupaten Madiun Disorot

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun kian menjadi sorotan. Sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang terbengkalai tak hanya kehilangan potensi pemasukan, tetapi juga berisiko menambah beban pemeliharaan tanpa kontribusi nyata bagi kas daerah. Data dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun mencatat, setidaknya ada enam aset […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

    Pemkab Magetan Siapkan Langkah Cepat Atasi Banjir, Normalisasi Saluran Hingga Sudetan Air Jadi Prioritas

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani persoalan banjir yang kembali melanda sejumlah wilayah. Berbagai langkah strategis mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang telah disiapkan untuk mengurangi risiko banjir berulang. Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhtar Wakid, mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Bupati telah meninjau […]

    Bagikan
  • Unik! Pemuda Ponorogo Ngabuburit Tunggangi Sapi Cari Takjil

    Unik! Pemuda Ponorogo Ngabuburit Tunggangi Sapi Cari Takjil

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa biasanya dilakukan dengan berkeliling menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki. Namun, berbeda dengan yang dilakukan Akbar Chasbi Mahendra, warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Pemuda 24 tahun ini memilih ngabuburit dengan cara tak biasa, yakni menunggangi sapi peliharaannya sambil berburu takjil. Sapi jenis Peranakan Ongole […]

    Bagikan
expand_less