Limbah Restoran Mie Ternama Dikeluhkan Warga, Plt Wali Kota Madiun Turun Tangan
- account_circle Mandor
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 60
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – Ada temuan yang cukup membuat miris saat gowes Walikota Bersama Rakyat ( WBR). Plt Walikota Madiun F Bagus Panuntun menemukan pengelolaan limbah restoran mie ternama dikeluhkan warga setempat, Rabu (7/10/2026)
Limbah aktivitas dapur dan pencucian peralatan makan disebut mengalir ke saluran di sekitar tempat usaha yang berada di Kelurahan Kejuron itu.
Imbasnya, selokan mampet dan dikeluhkan menimbulkan bau tak sedap. Keluhan tersebut ditindaklanjuti. Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun turun langsung mengecek kondisi saluran dan pengelolaan limbah tempat usaha yang dimaksud.
“Lingkungan pada protes ke pemkot. Melaporkan ke kami, kami tindak lanjuti,’’ ujarnya di sela kegiatan gowes WBR.
Bagus meminta pengelola segera melakukan pembenahan. Menurut dia, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) tempat usaha tersebut belum sesuai dengan kebutuhan.

’’IPAL-nya belum sesuai. Makanya nanti akan ditindaklanjuti dengan DLH, standar dengan usaha kapasitas seperti itu harus IPAL-nya seperti apa. Ini harus dipenuhi,’’ tegasnya.
Dia menyebut pembenahan memang membutuhkan waktu. Karena itu, pemkot bakal menentukan tenggat penyelesaian bersama pelaku usaha.
Namun, dia mengingatkan ada konsekuensi apabila kewajiban tersebut tidak dipenuhi.
Penutupan sementara dapat dilakukan sampai persoalan pengolahan limbah dibereskan.
’’Ya sementara tutup, biar dibenerin dulu. Karena itu kan makanan, yang pasti ganggu lingkungan nanti,’’ katanya.
Bagus menegaskan pemkot tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi. Namun, aktivitas usaha tidak boleh mengabaikan kondisi lingkungan sekitar.
“Silakan berinvestasi di Kota Madiun. Tapi poin penting dalam investasi itu harus bisa menjaga lingkungan,’’ tandasnya. (Ndor)
- Penulis: Mandor
- Editor: Ndor/Diez





