Berita Terkini
Trending Tags

Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun, (1/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang. 

Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027.

Saat ini, progres pembangunan sekolah yang awalnya ditargetkan rampung pada Agustus 2026 telah mencapai sekitar 18 persen, dengan deviasi positif dari rencana kerja.

Meski demikian, Kementerian PUPR menargetkan percepatan penyelesaian hingga Juni 2026, sehingga fasilitas pendidikan tersebut sudah siap digunakan saat siswa mulai masuk pada Juli mendatang.

“Progres pembangunan untuk Sekolah Rakyat di Madiun sudah mencapai 18 persen dan deviasinya positif. Namun saya harapkan proyek ini bisa selesai pada bulan Juni, karena bulan Juli sudah ada siswa yang masuk,” ujar Diana usai meninjau lokasi.

Ia menegaskan, percepatan proyek tidak boleh mengabaikan aspek kualitas bangunan. Menurutnya, penyedia jasa harus tetap menjaga mutu konstruksi, estetika bangunan, serta keberlanjutan lingkungan agar hasil pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga layak dan tahan lama.

“Yang paling utama adalah kualitas. Selain itu, estetika dan keberlanjutan lingkungan juga harus diperhatikan agar bangunan ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, Diana meminta penambahan tenaga kerja secara bertahap. Pada April ini, jumlah pekerja ditargetkan meningkat menjadi sekitar 500 orang dari saat ini sekitar 300 orang. Selanjutnya pada Mei, tenaga kerja diproyeksikan kembali bertambah hingga 700–800 orang, terutama untuk pekerjaan arsitektural yang membutuhkan percepatan.

Pemerintah daerah juga diminta ikut mendukung penyediaan tenaga kerja lokal agar kebutuhan proyek dapat terpenuhi tanpa menghambat jadwal pembangunan. Selain itu, Wamen PUPR mendorong penggunaan elemen kearifan lokal, seperti tanaman endemik Madiun, dalam penataan kawasan sekolah.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun mencakup fasilitas ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta pekerjaan pendukung seperti pengurukan lahan dan pembangunan infrastruktur dasar. Sekolah ini dirancang untuk menampung ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    Siswa SMA Taruna Angkasa Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Senior, Orang Tua Laporkan ke Polisi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dunia pendidikan kembali diguncang oleh kasus dugaan kekerasan antarsiswa. Seorang pelajar kelas XI-7 SMA Taruna Angkasa Madiun berinisial AAM (16) mengalami penganiayaan yang diduga dilakukan oleh para seniornya. Orang tua korban, Edi Sutikno, telah melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian pada Kamis (04/12/2025). Insiden itu disebut terjadi pada Selasa malam […]

    Bagikan
  • Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    Protes Jalan Rusak, Warga Desa Kaponan Pilih Tanami Pohon Pisang dan Pepaya

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Resah dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga Desa Kaponan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, melakukan aksi protes dengan menanami lubang jalan menggunakan pohon pisang dan pepaya, Senin (12/1/2026). Aksi ini dilakukan di jalan poros penghubung Desa Kaponan dengan Desa Mlarak. Jalan tersebut merupakan akses utama warga untuk menuju sekolah, […]

    Bagikan
  • Ojol Madiun Doa Bersama untuk  Keselamatan Bangsa dan Alm. Affan Kurniawan 

    Ojol Madiun Doa Bersama untuk  Keselamatan Bangsa dan Alm. Affan Kurniawan 

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Madiun bersama komunitas Aspirasi Para Gus (Asparagus) menggelar doa bersama di Pendopo Muda Graha, Senin (01/09/2025). Kegiatan ini dihadiri jajaran tiga pilar pemerintah daerah, TNI, dan Polri sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan atas situasi bangsa beberapa hari terakhir. Selain mendoakan keselamatan Indonesia, doa […]

    Bagikan
  • Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    Korban Pembunuhan Dimakamkan Satu Liang Lahat, Polisi Dalami Kejiwaan Anak Pelaku

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Suasana duka menyelimuti pemakaman pasangan suami istri, Kaseno (65) dan Sarilah (60), korban pembunuhan oleh anak kandungnya sendiri di Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo. Keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seledok pada Selasa (23/09/2025) pagi, sekitar pukul 08.30 WIB. Sebelumnya, jenazah kedua korban sempat menjalani proses […]

    Bagikan
  • Pasca Libur Lebaran, Pemohon Adminduk di Dispendukcapil Membludak

    Pasca Libur Lebaran, Pemohon Adminduk di Dispendukcapil Membludak

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon pelayanan administrasi dan kependudukan (adminduk) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Madiun membludak pasca libur lebaran. Petugas Dispendukcapil Kabupaten Madiun pun sampai kewalahan, lantaran banyaknya pemohon yang mencapai ratusan orang per hari.  Pelayanan adminduk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) sempat libur per tanggal 28 Maret – 7 […]

    Bagikan
  • 1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    1.125 Honorer di Pemkab Magetan Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Ini Alasannya

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Magetan akhirnya mendapat kepastian status. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan resmi mengusulkan sebanyak 1.125 honorer untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Usulan tersebut mencakup 31 guru, 271 tenaga kesehatan, dan 823 tenaga teknis. Khusus tenaga kesehatan, selama ini banyak yang digaji melalui […]

    Bagikan
expand_less