Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

Kejar Tahun Ajaran Baru, Wamen PU Perintahkan Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Madiun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
  • visibility 375
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun, (1/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Nglames, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (1/4/2026) Siang. 

Dalam kunjungan tersebut, ia meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja guna mempercepat penyelesaian proyek agar dapat digunakan pada tahun ajaran baru 2026–2027.

Saat ini, progres pembangunan sekolah yang awalnya ditargetkan rampung pada Agustus 2026 telah mencapai sekitar 18 persen, dengan deviasi positif dari rencana kerja.

Meski demikian, Kementerian PUPR menargetkan percepatan penyelesaian hingga Juni 2026, sehingga fasilitas pendidikan tersebut sudah siap digunakan saat siswa mulai masuk pada Juli mendatang.

“Progres pembangunan untuk Sekolah Rakyat di Madiun sudah mencapai 18 persen dan deviasinya positif. Namun saya harapkan proyek ini bisa selesai pada bulan Juni, karena bulan Juli sudah ada siswa yang masuk,” ujar Diana usai meninjau lokasi.

Ia menegaskan, percepatan proyek tidak boleh mengabaikan aspek kualitas bangunan. Menurutnya, penyedia jasa harus tetap menjaga mutu konstruksi, estetika bangunan, serta keberlanjutan lingkungan agar hasil pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga layak dan tahan lama.

“Yang paling utama adalah kualitas. Selain itu, estetika dan keberlanjutan lingkungan juga harus diperhatikan agar bangunan ini benar-benar memberi manfaat jangka panjang,” katanya.

Untuk mengejar target tersebut, Diana meminta penambahan tenaga kerja secara bertahap. Pada April ini, jumlah pekerja ditargetkan meningkat menjadi sekitar 500 orang dari saat ini sekitar 300 orang. Selanjutnya pada Mei, tenaga kerja diproyeksikan kembali bertambah hingga 700–800 orang, terutama untuk pekerjaan arsitektural yang membutuhkan percepatan.

Pemerintah daerah juga diminta ikut mendukung penyediaan tenaga kerja lokal agar kebutuhan proyek dapat terpenuhi tanpa menghambat jadwal pembangunan. Selain itu, Wamen PUPR mendorong penggunaan elemen kearifan lokal, seperti tanaman endemik Madiun, dalam penataan kawasan sekolah.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun mencakup fasilitas ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta pekerjaan pendukung seperti pengurukan lahan dan pembangunan infrastruktur dasar. Sekolah ini dirancang untuk menampung ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    Semarak Pencak Silat Bupati Madiun Cup 2025, 470 Pelajar Unjuk Gigi di Kampung Pesilat

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2025 sebagai bagian dari program 100 hari kerja Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Purnomo Hadi. Ajang bergengsi ini berlangsung selama empat hari, mulai 20 hingga 24 Mei, di Padepokan Kampung Pesilat dan diikuti oleh 470 pelajar tingkat SD, SMP, hingga […]

    Bagikan
  • Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 174
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun. Jenazah tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut pada bambu. Identitas korban masih belum diketahui, dan kasus ini kini dalam penyelidikan pihak berwajib. Kepala Desa Waruk Tengah, Supono, menjelaskan bahwa jenazah pertama […]

    Bagikan
  • Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen Play Button photo_camera 2

    Musim Hujan Hambat Produksi, Perajin Genteng Magetan Terpaksa Kurangi Kapasitas Hingga 20 Persen

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim penghujan yang terjadi sejak awal tahun menjadi tantangan berat bagi para perajin genteng tradisional di Kabupaten Magetan. Ketergantungan pada panas matahari untuk proses pengeringan membuat produksi genteng rentan terganggu ketika cuaca tiba-tiba berubah. Kondisi itu dirasakan para perajin di Desa Dukuh, Kecamatan Bendo, salah satu sentra industri genteng rumahan di […]

    Bagikan
  • Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    Tebing 15 Meter Longsor, Seorang Petani di Panekan Magetan Nyaris Tertimbun

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan memicu bencana tanah longsor kembali. Seorang petani bernama Pardi, warga Dusun Dagung, Desa Bedagung, Kecamatan Panekan, nyaris kehilangan nyawa setelah tertimbun material longsor di area kebun, Selasa (11/11/2025) sore. Peristiwa terjadi ketika korban hendak menuju sawah di tengah cuaca gerimis setelah hujan lebat. Saat melintas […]

    Bagikan
  • Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia photo_camera 3

    Sarasehan Implementasi Perbup 48/2025, Madiun Kampung Pesilat Indonesia

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kabupaten Madiun telah dicanangkan sebagai Kampung Pesilat Indonesia. Belasan perguruan pencak silat lahir dan berkembang di Bumi Kandung Madiun. Pencak silat sudah menjadi identitas budaya yang melekat bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sarasehan Kampung Pesilat bertempat di aula pertemuan Balai Desa Teguhan Kecamatan Jiwan pada Selasa (03/02/2026). Dalam […]

    Bagikan
  • Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    Kekecewaan Wali Murid yang Anaknya Ikut MPLS tetapi Dinyatakan Tak Terdaftar di SMPN 2 Dagangan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Harapan Kartini, warga Dusun Sebakah, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun untuk menyekolahkan putranya di SMP Negeri 2 Dagangan pupus di tengah jalan. Alih-alih mendapatkan sekolah impian, ia justru mengalami pengalaman membingungkan usai putranya dinyatakan tidak terdaftar sebagai siswa baru, meskipun sudah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Insiden ini […]

    Bagikan
expand_less