Berita Terkini
Trending Tags

Cari Ibunya di Surabaya, Remaja 15 Tahun di Magetan Nekad Gondol Motor Tetangga

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
AIF seorang remaja 15 tahun beserta barang bukti 1 unit sepeda motor berhasil diamankan petugas, Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebuah kasus pilu terungkap dalam perkara pencurian sepeda motor di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan. Tindakan kriminal seorang remaja berusia 15 tahun AIF nekad membawa kabur motor tetangganya. Pelajar SMP tersebut mengaku hendak mencari ibunya di Surabaya.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah toko sekaligus jasa penitipan sepeda motor di dekat Terminal Bus Maospati pada Selasa (30/12/2025) lalu. Dari rekaman CCTV memperlihatkan AIF masuk ke area penyimpanan, mengambil uang sekitar Rp. 70 ribu dari toples kas, kemudian membawa kabur Honda Beat milik pemilik toko, Sutikno Sigit (64).

Sutikno mengaku tak pernah menyangka remaja yang sering ia sambut layaknya keluarga itu menjadi pelaku pencurian.

“Anak itu saya anggap seperti anak sendiri. Biasa main ke rumah. Tapi waktu itu, saya ke belakang sebentar, kuncinya hilang. Saya curiga, langsung buka CCTV, ternyata memang dia,” ungkap Sutikno.

Ia menuturkan, AIF memanfaatkan momen ketika situasi di rumah sedang sepi. “Di dalam kaleng ada sekitar tujuh puluh ribu, dia ambil. Motor saya juga langsung dibawa,” ujarnya.

Unit Reskrim Polsek Maospati berhasil mengamankan pelaku pada Selasa (6/1/2026) dini hari. AIF ditemukan tertidur kelelahan di pinggir jalan setelah menempuh perjalanan lebih dari 200 kilometer dari Magetan menuju Sidoarjo dengan motor curian tersebut.

“Dari identifikasi dan hasil pencarian titik koordinat, pelaku kami temukan di daerah Krian, Sidoarjo,” ujar Kapolsek Maospati, AKP Vista Dwi Pujiningsih.

Dalam pemeriksaan, remaja itu mengaku mengambil motor karena rindu ibunya yang tinggal bersama kerabat di Surabaya.

“Motifnya karena ingin menemui ibunya. Itu yang disampaikan pelaku,” kata Kapolsek.

Polisi menyita motor dan uang sebagai barang bukti. AIF dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian. Namun karena masih di bawah umur, kasus ditangani melalui Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA). Untuk sementara, pelaku dikenai wajib lapor setiap Senin di Polsek Maospati. Sementara proses diversi tengah disiapkan agar penyelesaian dapat mengedepankan pendekatan keadilan restoratif.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    Kasus Ternak Suspek PMK Makin Bertambah, Pemkab Enggan Tutup Pasar Hewan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Madiun | Gejala hewan ternak mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK ) makin bertambah setiap harinya. Namun Pemerintah Kabupaten Madiun masih enggan melakukan kebijakan penutupan sementara pada pasar hewan di wilayahnya. Saat ditemui awak media PJ Bupati Madiun Tontro Pahlawanto mengakui jika ada beberapa wilayah di Kabupaten Madiun yang terdampak virus PMK […]

    Bagikan
  • Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    Sinergi TNI-Polri Patroli Bersama dan Bagikan Bingkisan Kepada Warga Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam upaya penguatan sinergi antar TNI-Polri, Komandan Kodim 0804/Magetan bersama Kapolres Magetan mengadakan Patroli bersama di Kecamatan Barat dan Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini bagian dari menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Magetan,. Selain untuk menjaga kondusifitas wilayah juga memberikan bingkisan […]

    Bagikan
  • Pelecehan Terhadap Pegawai Kejaksaan Terekam CCTV, Terduga Pelaku Ditangkap

    Pelecehan Terhadap Pegawai Kejaksaan Terekam CCTV, Terduga Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Terduga pelaku pelecehan terhadap perempuan berinisial BI (52) warga Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun diamankan tim Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Madiun pada Jumat (25/04/2025). Penangkapan pelaku bermula dari laporan salah satu pegawai kejaksaan yang menjadi korban tindakan pelaku saat berhenti di traffic light Jalan Jawa Kota Madiun. Aksi pelaku […]

    Bagikan
  • Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    Tragedi Maut di Turunan Kare, Diduga Rem Blong, Pasutri Magetan Tewas Terjun ke Jurang

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 428
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kecelakaan maut terjadi di jalur perbukitan Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Senin (23/3/2026) siang. Sepasang suami istri asal Kabupaten Magetan dilaporkan tewas di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjun ke jurang. Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 12.45 WIB di Desa Cermo. Kapolsek Kare, AKP Gunawan, membenarkan adanya insiden kecelakaan […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    Bupati Madiun : Presiden Tidak Mau Kemiskinan Terus Naik Meski Pertumbuhan Ekonomi Cukup Bagus

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun, Hari Wuryanto membeberkan pengalaman paling menarik dan berkesan saat menjalani retret. Salah satu hal pokok adalah Presiden RI tidak ingin kemiskinan terus naik meskipun angka pertumbuhan ekonomi cukup bagus. Sepekan di Magelang, pertemuan dengan sejumlah kepala daerah membuat Bupati Madiun Hari Wuyanto mendapatkan suatu pelajaran untuk kemajuan di […]

    Bagikan
  • 5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    5 Pekerja Diduga Terinfeksi HIV, Lokalisasi Pasar Janti Ponorogo Ditutup Total

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hiruk pikuk lokalisasi Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, mendadak senyap. Puluhan warung kopi esek-esek yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut resmi ditutup oleh Satpol PP Kabupaten Ponorogo. Penutupan dilakukan setelah muncul temuan mencengangkan yakni lima pekerjanya diduga terinfeksi HIV. Langkah tegas itu diambil menyusul hasil tracing yang dilakukan sejak April lalu […]

    Bagikan
expand_less