Bus Gunung Harta Terbakar di Tol Madiun-Nganjuk, 30 Penumpang Selamat
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Sebuah bus tingkat milik PO Gunung Harta jurusan Jakarta–Jember ludes terbakar di KM 631 ruas Tol Madiun–Surabaya, tepatnya di wilayah Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (1/8/2026) dini hari. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, meski seluruh badan bus hangus dilalap api.
Bus Volvo bernomor polisi B 7572 KGA itu dilaporkan membawa 30 penumpang, dua sopir, dan seorang kernet saat kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WIB. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Bus dikemudikan oleh Purwanto (61), warga Dusun Tamanrejo, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Sementara sopir cadangan diketahui bernama Abdul Rajak, warga Desa Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada Jumat (31/7/2026) pukul 23.40 WIB dari petugas tol.

“Tim Damkar Kabupaten Madiun tiba di lokasi sekitar pukul 00.01 WIB dan langsung melakukan pemadaman bersama Damkar Kabupaten Nganjuk” ujar Andy.
Dalam proses penanganan, Damkar Kabupaten Madiun mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis Fuso Fighter, sedangkan Damkar Kabupaten Nganjuk mengirimkan tiga unit armada.
“Petugas berkolaborasi dengan Damkar Kabupaten Nganjuk untuk memadamkan api dan memastikan titik kebakaran benar-benar padam sebelum kembali ke pos,” tambah Andy.
Personel Patroli Jalan Raya (PJR) dan petugas tol juga turut mengamankan lokasi kejadian serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut.
“Hasil pendataan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik pada bus. Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bagian kendaraan” tambah Andy.
Akibat kejadian itu, satu unit bus double decker dilaporkan terbakar total dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp1,2 miliar. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez




