Berita Terkini
Trending Tags

Bocah TK di Ponorogo Tewas Tenggelam di Sungai Sekayu, Sang Ibu Menangis Histeris

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 32
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
bocah berusia lima tahun ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di sungai Sekayu.

Sinergia | Ponorogo – Seorang bocah berusia lima tahun, Mohammad Tohip Sabilul Haq, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai aliran Sekayu, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Jumat (9/10/2026). Korban ditemukan warga setelah dilakukan pencarian selama sekitar satu jam.

Suasana duka menyelimuti keluarga korban saat jasad bocah tersebut berhasil ditemukan. Sang ibu, Sofi Nganurohmah (39), menangis histeris ketika melihat putra semata wayangnya itu telah meninggal dunia. Rumah keluarga korban berjarak sekitar 50 meter dari sungai tempat peristiwa nahas tersebut terjadi.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban diduga tenggelam saat bermain di sungai bersama dua orang temannya tanpa pengawasan orang tua maupun orang dewasa.

Kapolsek Sukorejo, Iptu Agus Tri Cahyo Wiyono, menjelaskan, korban bersama kedua temannya bermain di sungai dengan maksud berenang. Namun, korban diduga tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam.

“Kronologinya dia dengan dua temannya tanpa pengawasan keluarga atau orang yang lebih tua, bermain-main di sungai, bermaksud berenang dan korban ternyata tidak bisa berenang. Akhirnya terjadi laka air,” jelas Iptu Agus.

Mengetahui adanya kejadian tersebut, warga setempat berupaya mencari korban hingga ke dasar sungai. Proses pencarian dilakukan dengan menyelami bagian sungai yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.

Salah seorang warga yang ikut melakukan pencarian, Arif Efendi, mengaku sempat merasakan bagian tubuh korban saat menyelam. Namun, jasad korban tidak dapat langsung diangkat karena diduga tersangkut di dasar sungai.

“Saya tadi nyelam, terus kerasa ada tangan. Saya tarik nggak bisa karena kejepit, akhirnya saya keluarkan dulu baru saya angkat ke atas. Yang terlihat pertama kali ini kakinya,” jelas Arif.

Jasad korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 10.43 WIB. Penemuan tersebut terjadi kurang lebih satu jam setelah peristiwa tenggelam dilaporkan atau diketahui warga.

Kapolsek Sukorejo mengatakan, lokasi penemuan jasad tidak jauh dari titik awal korban diduga tenggelam. Meski demikian, proses pencarian membutuhkan waktu karena kondisi sungai yang cukup dalam.

“Jadi antara lokasi tenggelam dengan ditemukannya itu tidak jauh. Memang agak dalam dan butuh proses, tapi alhamdulillah berhasil kita temukan,” urainya.

Iptu Agus menyebut, sungai aliran Sekayu memiliki kedalaman sekitar lima meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diwaspadai, terutama bagi anak-anak yang bermain di sekitar sungai.

Kepolisian memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan air. Dari keterangan awal, korban bermain bersama dua temannya tanpa didampingi keluarga atau orang yang lebih tua.

Atas kejadian ini, Iptu Agus mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya ketika bermain di sekitar sungai maupun lokasi perairan lainnya.

Ia mengingatkan agar anak-anak tidak dibiarkan bermain di sungai tanpa pendampingan orang dewasa, terlebih di lokasi yang memiliki kedalaman cukup tinggi dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua untuk selalu memastikan keselamatan anak saat bermain, termasuk menjauhkan mereka dari area sungai yang berbahaya tanpa pengawasan.(ega).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Byg

Rekomendasi Untuk Anda

  • 3 Unit Rumah di Perkara Penyalahgunaan PSU Segel Kejaksaan

    3 Unit Rumah di Perkara Penyalahgunaan PSU Segel Kejaksaan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun mengambil langkah tegas dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) prasarana, sarana, utilitas umum (PSU) perumahan puri asri lestari. Rabu (22/1/2025) Korps Adyaksa melakukan penyegelan 3 unit rumah di perumahan yang berada di Jalan Pilang Amd Kelurahan Kanigoro Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Penyitaan objek itu […]

    Bagikan
  • DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    DPRD Magetan Bentuk Tim Verifikasi Tambang Galian C di Sayutan, Operasional Diminta Ditunda

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aspirasi ratusan warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, yang menuntut penutupan tambang galian C akhirnya difasilitasi DPRD Magetan melalui forum audiensi yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) Rabu (3/6/2026). Audiensi tersebut mempertemukan perwakilan warga dengan pimpinan DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak pengelola tambang yang menjadi objek penolakan masyarakat.  […]

    Bagikan
  • Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    Dinas Sosial Siagakan 42 Petugas SLRT, Turun ke Rumah Warga Penerima Bansos

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Sosial ( Dinsos) Kabupaten Madiun mengumpulkan puluhan petugas Sistem Layanan Rujukan Terpadu atau SLRT untuk menyamakan persepsi penanganan bantuan sosial. Para petugas ini akan menjadi garda terdepan dalam pendataan dan verifikasi warga penerima manfaat di lapangan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menegaskan pentingnya kesamaan persepsi agar seluruh petugas memiliki […]

    Bagikan
  • Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    Ngawi Siaga Jelang Aksi Demonstrasi, Aparat Gabungan Diterjunkan di Sekitar Gedung DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Kota Ngawi, Senin (1/9/2025), tampak lebih ketat dari biasanya. Ratusan aparat gabungan TNI-Polri bersiap berjaga di beberapa titik menjelang aksi demonstrasi yang direncanakan berlangsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Ngawi. Sejumlah personel terlihat melengkapi diri dengan perlengkapan pengamanan, mulai dari tameng hingga pentungan. Di beberapa ruas jalan menuju lokasi aksi […]

    Bagikan
  • Ini Kesepakatan Rakor Lintas Sektor Soal Parluh PSHT Pimpinan M.Taufiq di Kota Madiun

    Ini Kesepakatan Rakor Lintas Sektor Soal Parluh PSHT Pimpinan M.Taufiq di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 1.003
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rencana Parapatan Luhur (Parluh) Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dibawah pimpinan M. Taufiq di Kota Madiun menjadi atensi serius Pemerintah Daerah. Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektor terkait ketentraman dan ketertiban umum di gedung GCIO Diskominfo Kota Madiun pada Senin (16/8/2026). Rakor ini dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi […]

    Bagikan
  • Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    Menilik Penyulingan Tanaman Nilam, Jadi Bahan Baku Minyak Atsiri Bernilai Tinggi

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Lahan kosong seluas 500 meter persegi yang dulunya tak terurus di Jalan Halmahera, Kelurahan Oro Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun kini menjelma menjadi kebun hijau penuh potensi. Di atas tanah itu, ratusan tanaman nilam tumbuh subur dan bersiap dipanen. Siapa sangka, daun-daun kecil ini menyimpan peluang besar untuk menjadi […]

    Bagikan
expand_less